Kring Pajak: Call Center Pajak buat Informasi dan Pengaduan

Kring Pajak 1500200

Pelayanan di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) gak memuaskan? Mau ajukan pertanyaan soal perpajakan? Laporkan dan cari tahu aja di layanan Kring Pajak.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) menyediakan Kring Pajak buat para Wajib Pajak demi meningkatkan mutu pelayanan perpajakan. Seperti yang kamu tahu, masih ada orang yang mengeluhkan layanan perpajakan dari DJP.

Malahan cukup banyak Wajib Pajak yang menemukan kesulitan dalam menjalankan kewajibannya, tapi gak tahu harus bertanya atau konsultasi ke mana. 

Dengan kehadiran Kring Pajak, keluhan ataupun masalah yang dihadapi Wajib Pajak bisa diatasi dengan baik sehingga Wajib Pajak pun gak enggan dalam memenuhi kewajiban perpajakannya.

Apa itu Kring Pajak?

Call center DJP Kring Pajak
Layanan call center

Kring Pajak adalah saluran resmi yang dikelola Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan Direktorat Jenderal Pajak buat menerima pengaduan ataupun laporan dari Wajib Pajak.

Sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, Kring Pajak hadir demi meningkatkan pelayanan. Keberadaan saluran resmi pengaduan ini telah diatur dalam Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER- 07/PJ/2019 tentang Tata Cara Penyampaian Pengaduan Pelayanan Perpajakan.

Selain Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan DJP, laporan aduan juga diterima:

  • Direktorat Penyuluhan, Pelayanan, Hubungan Masyarakat (P2Humas).
  • Unit Kerja lainnya.

Jenis-jenis layanan Kring Pajak

Panduan layanan Kring Pajak
Panduan layanan Interactive Voice Response (IVR)

Dikutip dari Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER- 07/PJ/2019, layanan Kring Pajak sebenarnya adalah saluran telepon ataupun ponsel buat sarana pengaduan atau pelaporan. Namun, layanan ini diperluas hingga mencakup media sosial.

Berikut ini adalah beberapa jenis layanan Kring Pajak.

  1. Layanan call center Kring Pajak 1500200
  2. Layanan faksimile  (021) 5251245
  3. Layanan Twitter  @kring_pajak
  4. Layanan email informasi dan pengaduan
  5. Layanan Live Chat 

Layanan call center Kring Pajak 1500200

Ini adalah layanan yang komunikasinya dilakukan melalui sambungan telekomunikasi atau telepon. Para Wajib Pajak menyampaikan aduan atau laporan dengan menghubungi nomor 1500200.

Nantinya Wajib Pajak (WP) terhubung dengan Respons Suara Interaktif (Interactive Voice Response) sebagai pemandu. Respons Suara Interaktif bakal mengarahkan Wajib Pajak menemukan informasi yang dibutuhkannya atau menghubungkan WP ke petugas.

Layanan faksimile (021) 5251245

Pengaduan atau laporan juga bisa disampaikan dalam bentuk tercetak lewat faksimile di nomor (021) 5251245. Terkadang, Wajib Pajak diminta mengisi Formulir Pengaduan Pelayanan Perpajakan lalu mengirimnya lewat faksimile.

Layanan Twitter @kring_pajak

Twitter @kring_pajak menjadi saluran menyampaikan keluhan atau laporan soal perpajakan yang terbilang efisien dan interaktif. Namun, gak seperti sambungan telepon, Wajib Pajak harus menunggu pertanyaan atau keluhannya direspons admin.

Layanan email informasi dan pengaduan

Gak punya mesin faksimile? Kirim aja laporan aduan ke email di alamat [email protected]. Berkas Formulir Pengaduan Pelayanan Perpajakan dan berkas-berkas lainnya bisa dikirim ke email tersebut dalam format PDF.

Layanan Live Chat

Lakukanlah percakapan secara online alias live chat di laman pajak.go.id sebagai saluran penyampaian laporan aduan. Wajib Pajak yang hendak menggunakan saluran ini bakal diminta buat memberi identitas dan aduan yang ingin disampaikan.

Seputar pengaduan di Kring Pajak menurut Peraturan DJP No. PER- 07/PJ/2019

Selain Kring Pajak, adukan persoalan ke KPP
KPP Pratama Kayu Agung, Palembang, Sumatera Selatan

Telah disinggung sebelumnya kalau saluran resmi pengaduan Kring Pajak diatur keberadaannya dalam Peraturan DJP No. PER- 07/PJ/2019. Berikut ini ringkasan isi yang termuat dalam peraturan tersebut.

Di mana Wajib Pajak dapat melakukan pengaduan?

Pengaduan resmi terkait layanan perpajakan diterima unit kerja DJP yang dalam hal ini Kantor Layanan Informasi dan Pengaduan DJP melalui:

  • Kring Pajak, nomor telepon: 1500 200, ponsel: (021) 1500 200.
  • Faksimile: (021) 525 1245.
  • Email: [email protected].
  • Situs pengaduan.pajak.go.id.
  • Twitter: @kring_pajak.
  • Chat pajak di laman pajak.go.id.

Apa aja syarat-syarat buat melakukan pengaduan?

Pelapor dalam melakukan pengaduan paling sedikit melengkapi:

  • Identitas pelapor berupa Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP).
  • Nomor telepon atau email.
  • Identitas terlapor, yaitu Unit Kerja ataupun pegawai Unit Kerja yang dikeluhkan pelapor.
  • Uraian pengaduan yang memuat tanggal pelayanan perpajakan.
  • Surat kuasa kalau dikuasakan kepada pihak lain.
  • Bukti pendukung kalau diperlukan.

Adakah batas waktu melakukan pengaduan?

Peraturan DJP menjelaskan penyampaian aduan oleh pelapor paling lambat dilakukan 30 hari sejak pelayanan di perpajakan. 

Itu berarti saat WP merasakan ketidaknyamanan atas pelayanan perpajakan, saat itulah WP bisa melapor atau melapor di hari berikutnya asalkan masuk 30 hari. Kalau aduan disampaikan lewat dari 30 hari, Unit Kerja gak menganggapnya sebagai pengaduan

Kapan Direktorat Jenderal Pajak menanggapi pengaduan?

Menurut aturannya, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) wajib menanggapi pengaduan yang diterima dari pelapor paling lambat 14 hari sejak pelapor menyampaikannya. Pelapor setelah mengadukan persoalannya bakal mendapat informasi Nomor Tiket Pengaduan.

Contoh formulir pengaduan layanan pajak di DJP

Formulir pengaduan layanan pajak
Formulir pengaduan layanan pajak

Sebagai gambaran, berikut ini formulir yang digunakan dalam pengaduan layanan pajak di Direktorat Jenderal Pajak (DJP).

Nah, itu tadi informasi seputar Kring Pajak yang menjadi saluran pengaduan resmi dari DJP buat para Wajib Pajak. Oh, iya. Sebenarnya, pelapor gak melulu melapor lewat Kring Pajak lho. 

Pelapor juga bisa mengadukan persoalannya dengan datang langsung ke Direktorat P2Humas atau Unit Kerja lainnya. Semoga informasi di atas bermanfaat dan bisa membantu ya!