KTA Syariah Dijamin Halal, Cek Pilihan Pinjamannya!

KTA Syariah

Setiap produk Kredit Tanpa Agunan (KTA) yang disediakan bank konvensional pasti ada bunganya, sementara bank-bank syariah menganggap bunga adalah riba dan haram. Karena itu, KTA syariah hampir sulit ditemukan.

Padahal, mengajukan KTA syariah alias pinjaman syariah kepada lembaga keuangan syariah bisa menjadi jalan keluar terbaik untuk kamu yang tengah membutuhkan dana cepat. 

Namun, sebelum mengajukan pinjaman, ada baiknya kamu melakukan perbandingan terlebih dahulu dengan KTA yang berasal dari bank konvensional, sehingga bisa mengetahui persis seperti apa perbedaannya.

KTA dari bank konvensional menerapkan bunga sebagai bentuk jasa atau imbalan yang besarannya tergantung nilai pinjaman dan jangka waktu pinjaman karena telah meminjamkan sejumlah dana yang dibutuhkan dalam jangka waktu yang disepakati.

Sementara itu, KTA dari lembaga keuangan syariah atau bank dengan tajuk syariah tidak memakai bunga saat memberi pinjaman syariah. Melainkan, dalam bentuk bagi hasil karena menganut sistem kemitraan. 

Sebelum dana yang dibutuhkan dicairkan dari lembaga keuangan syariah atau bank syariah, maka uang yang dicairkan untuk hal-hal yang halal seperti modal dagang, maka sebagai calon nasabh wajib hukumnya mengatakan penggunaan KTA tersebut serta pemakaiannya untuk hal-hal yang halal.

Keuntungan pinjaman syariah ini juga mencakup pembiayaan multiguna. Karena itu, tujuanmu meminjam dana harus jelas apakah untuk ibadah haji, biaya pendidikan, atau renovasi rumah. Yang pasti, peruntukan dana ini hanya diperbolehkan untuk kegiatan yang sifatnya gak bertentangan dengan hukum Islam.

Nah, salah satu bank konvensional yang memiliki produk syariah multiguna yang sifatnya mirip KTA adalah Bank Permata. Produk itu bernama Permata KTA iB Multiguna. Plafonnya gede, tenornya lama, bunganya kompetitif, dan “tanpa agunan”.

Sebelum mengajukan pinjaman, ada baiknya mengetahui lebih jauh keuntungan memakai KTA syariah.

Keuntungan memakai KTA syariah

Ada tiga keuntungan mengajukan pinjaman ke KTA Syariah dibandingkan KTA Konvensional. Yuk, ketahui di sini:

1. Halal

Dana yang dicairkan dijamin halal oleh Bank Syariah. Sehingga meminjam uang di Bank Syariah dapat menjadi pilihan tepat untuk umat muslim yang takut meminjam uang di Bank Konvensional karena meragukan kehalalannya.

2. Fasilitas sama dengan bank konvensional

Bank syariah memberikan fasilitas yang sama lengkapnya dengan bank konvensional. 

Fiturnya memberikan kemudahan dalam bertransaksi, seperti pembayaran cicilan, internet banking, dan sebagainya.

3. Sistem zakat

Menggunakan produk bank syariah berarti dapat beribadah sambil meminjam uang. Artinya, ikut berpartisipasi aktif membayar zakat, di mana 2,5% dari keuntungan yang diperoleh bank syariah disalurkan untuk zakat.

Dengan besaran plafon pinjaman mulai dari Rp5 juta hingga Rp200 juta, bank syariah memberikan jangka waktu peminjaman yang bervariasi mulai dari satu tahun sampai empat tahun. 

Meski begitu, mengajukan pinjaman tanpa agunan ini tetap diberikan syarat dan aturan yang berlaku saat pencairan dana.

Siapa saja bisa mengajukan pinjaman KTA syariah di bank-bank besar yang menawarkan pinjaman syariah ini.

Jadi, untuk kamu yang tertarik mengajukan KTA syariah, yuk kenalan dulu dengan produk-produk satu ini.

KTA syariah Bank Permata vs KTA konvensional

kta syariah

Perbedaan paling mendasar mengenai KTA syariah adalah sistem transaksi dananya. Dalam KTA konvensional, dana yang dipinjam akan ditransfer langsung dari bank ke rekening nasabah, tapi hal ini gak dilakukan oleh Permata KTA iB Multiguna.

Produk ini menggunakan akad Murabahah dan Ijarah. Jadi, proses transaksi yang terjadi adalah bank bakal melakukan pembayaran ke pihak ketiga, baru setelah itu kamu membayar cicilannya ke bank.

Karena itu, pihak bank bakal memintamu menyertakan invoice atau tagihan yang menjadi bukti pemesanan barang dan jasa. 

Bank juga bakal meminta nomor rekening sekaligus nama vendor yang menjadi penyedia barang dan jasa yang bersangkutan. Ketika bukti pemesanan itu gak ada, ya otomatis pengajuan kreditmu bakal ditolak.

Dana yang kamu pinjam di Permata iB Multiguna lebih aman dan sesuai dengan keperluan. Kamu butuh beli perabotan seharga Rp20 juta, ya kasih saja invoice-nya dan bank bakalan bayar. Kamu gak memegang dana tunai yang ditransfer oleh bank.

Lain halnya jika kamu meminjam KTA di bank konvensional. Mereka malah mentransfer uangnya ke rekeningmu, dan kamu bebas gunakan buat apa saja asal tiap bulan bayar cicilan. 

Sehingga besar kemungkinan kamu tergoda menggunakan uang itu buat kegiatan yang gak ada faedahnya. Sebut saja seperti belanja barang konsumtif.

Beberapa keuntungan lain yang bisa kamu peroleh di Permata KTA iB Multiguna adalah:

  1. Gak perlu membayar uang muka alias down payment
  2. Margin: 1,15 persen perbulan atau 0,99 persen bagi nasabah lama Bank Permata
  3. Maksimal tenor hingga tiga tahun

Alternatif lain selain KTA iB Multiguna

kta syariah

Mencari KTA syariah itu cukup sulit. Pasalnya, rata-rata pinjaman syariah meminta agunan alias jaminan kepada calon nasabah.

Tapi, kalau kamu memang terpaksa harus pinjam dana dan masih punya aset berupa kendaraan bermotor, bisa coba pinjaman syariah lainnya. 

Ada beberapa pilihan lain selain KTA iB Multiguna yang bisa dipertimbangkan, di antaranya:

1. BPRS Al Salaam

Dengan menjamin aset berupa motor, maka kamu bisa mendapatkan pinjaman dana. Dijamin praktis, cepat, tanpa riba, dan gak fluktuatif. Belum lagi ada promo yang bakal diberikan BPRS Al Salaam buatmu. Berikut detailnya.

  1. Kriteria peminjam: Harus merupakan nasabah BPRS Al Salaam
  2. Akad: Musyaraqah Mutanaqisah, Murabahah, dan Ijarah Multijasa
  3. Kriteria motor: harus memiliki BPKB, boleh dalam masih dicicil
  4. Tenor maksimal: 24 bulan (sesuai dengan usia motor)
  5. Besar plafon pinjaman: Rp 2 juta hingga Rp 15 juta

2. RAHN Pegadaian

kta syariah

Di pegadaian, kamu bisa memanfaatkan fasilitas RAHN alias gadai syariah. Prosesnya cuma 15 menit dan duit udah bisa cair. Selain BPKB motor atau mobil, kamu bakal diminta menggadaikan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang asli juga.

Ini detail mengenai produk RAHN Pegadaian:

  1. Kriteria peminjam: Siapa aja boleh asal memiliki kartu tanda penduduk (KTP)
  2. Akad: Ijarah
  3. Kriteria barang yang digadai: Selain BPKB, bisa juga buat perhiasan, maupun barang elektronik
  4. Tenor maksimal: 4 bulan
  5. Besar plafon pinjaman: Rp 50 ribu hingga Rp 200 juta

3. Pegadaian: ARRUM BPKB

Satu lagi produk dari Pegadaian yang bernama ARRUM. Produk satu ini bisa jadi alternatif buat kamu yang kesusahan cari pinjaman syariah, dan jelas beda sama RAHN milik Pegadaian namun sama-sama berlandaskan prinsip syariah. Yang membedakan adalah ARRUM lebih diperuntukkan sebagai modal usaha.

Berikut detailnya:

  1. Kriteria peminjam: Memiliki usaha yang udah berjalan minimal satu tahun
  2. Akad: Marhun bih
  3. Syarat jaminan motor atau mobil: BPKB asli, fotokopi STNK, dan faktur pembelian
  4. Tenor maksimal: hingga 36 bulan
  5. Besar plafon pinjaman: Hingga Rp 250 juta

Itulah empat alternatif pinjaman buat kamu yang menginginkan mendapatkannya tanpa embel-embel bunga. Pada intinya, konsep pembiayaan syariah memang harus jelas tujuannya. Itu sebabnya mereka gak menyediakan produk-produk pinjaman seperti KTA konvensional.

Tertarik mengajukan KTA syariah? Jangan lupa sama empat lembaga ini ya. Namun, sebelum memutuskan mengambil pinjaman syariah, pastikan kita memiliki keuangan yang sehat agar mampu melunasinya.

Yuk, cek kesehatan keuanganmu dengan mudah di financial checker Lifepal! (Editor: Chaerunnisa)