Penjaga Warnet Jadi Tajir, Sosok Inilah Kunci Sukses di Balik Tokopedia

(image: biodatakubiografiku.blogspot.com)

Siapa sih yang gak tahu Tokopedia? Salah satu e-commerce terbesar di Tanah Air ini merupakan perusahaan start up yang udah mengantongi gelar “Unicorn”.

Kehadiran Tokopedia memang sangat membantu masyarakat dalam membeli segala keperluan lewat online. Gak perlu repot ke mall lagi deh.

Memulai usaha dari nol, Tokopedia kini jadi salah satu e-commerce raksasa di Indonesia. Gimana gak, market place ini mendapat pendanaan dari investor kelas kakap, seperti East Venture, CyberAgent Ventures, dan Softbank.

Ya, semua kesuksesan tersebut tentu saja gak lepas dari peran sang pendiri, William Tanuwijaya yang dulunya cuma bekerja sebagai penjaga warnet.

Siapa sangka, kalau kini William menjadi salah satu orang terkaya di Indonesia dengan total kekayaan mencapai US$ 130 juta atau sekitar Rp 1,87 triliun.

Gak usah berlama-lama, mending langsung simak aja yuk kisah sukses William Tanuwijaya membangun Tokopedia hingga sukses seperti sekarang.

Mengenal sosok William Tanuwijaya

Mungkin gak sedikit orang yang merasa asing mendengar nama William Tanuwijaya. Tapi di dunia bisnis, nama pemuda ini sangatlah populer mengingat ia merupakan seorang founder dari Tokopedia.

William Tanuwijaya berasal dari kota Pematang Siantar, Sumatera Utara yang setelah lulus SMA nekat mengadu nasib ke Jakarta untuk menimba ilmu di Universitas Bina Nusantara (Binus) jurusan Teknik Informatika.

Meski kuliah di salah satu kampus bergengsi di Jakarta, tapi William bukan berasal dari keluarga konglomerat atau kaya raya.

Memang sang kakek sempat memiliki bisnis, tapi bisnisnya bangkrut dan keluarganya jatuh miskin. Namun, keluarganya tetap mengutamakan pendidikan.

Beban William semakin bertambah, saat di tingkat awal kuliah, sang ayah jatuh sakit. Kondisi tersebut membuatnya harus memutar otak untuk mendapatkan uang.

Saat di Jakarta, ia juga menumpang tinggal di rumah sang paman dan kerja sampingan sebagai penjaga warnet.

Pria kelahiran 11 November 1981 ini mengaku kalau bekerja sebagai penjaga warnet memberikan banyak keuntungan, selain tambahan uang saku, juga dapat akses Internet gratis.

Singkat kata, pekerjaannya sebagai penjaga warnet membuat Will lama kelamaan jadi jatuh cinta dengan Internet dan ia pun bercita-cita ingin bekerja di perusahaan besar seperti Google atau Facebook.

Usai lulus kuliah, William bekerja di forum jual beli. Tapi saat itu ia kerap menerima banyak aduan dari para pengguna yang mengalami penipuan transaksi.

Dari situ dia sadar kalau Internet kerap menjadi sarang kriminal. Padahal Internet seharusnya dapat memudahkan masyarakat untuk melakukan proses jual beli.

Akhirnya timbul ide untuk membuat sebuah tempat jual beli online yang terpercaya hingga tercetuslah Tokopedia.

Berdirinya Tokopedia.com

Pada 6 Februari 2009, William bersama sahabatnya mulai merintis Tokopedia. Tapi membutuhkan waktu sekitar enam bulan untuk pengembangannya.

Nah, tepatnya di 17 Agustus 2009, William Tanuwijaya dan Leontinus Alpha Edison merilis Tokopedia. Saat itu ia mendapat modal dari bos tempatnya bekerja dan investor lainnya.

Meski begitu, Will dan Leon harus menghadapi masalah kepercayaan para pemodal maupun konsumen. Tapi saat itu, ia tak pantang menyerah dan terus berusaha meyakinkan para penjual untuk berjualan di Tokopedia.

Terbukti, pada bulan pertama berdiri, Tokopedia berhasil menggaet 509 merchant dengan 4.560 member. Jumlah transaksi yang dibukukan saat itu “baru” Rp 33 juta.

Setahun berdiri, Tokopedia mengalami perkembangan signifikan. Mereka berhasil menggandeng 4.659 merchant dengan 44.785 anggota. Transaksi yang ditorehkan mencapai Rp 5,954 miliar.

Hingga pada tahun 2010, Tokopedia mendapatkan modal tambahan dari East Ventures. Gak lama, CyberAgent Ventures juga ikut nanam duit di sana tahun 2011, Beenos tahun 2012, dan SoftBank di tahun 2013.

Bahkan Tokped juga mendapatkan penghargaan dari Bubu Awards sebagai startup e-commerce terbaik di Indonesia di tahun pertama berdiri.

Keunggulan Tokopedia.com

Untuk mengantisipasi terjadinya penipuan, bisnis yang ditawarkan Tokopedia adalah dengan menghubungkan antara penjual dan pembeli dengan aman dan nyaman.

Jadi, jika kamu membeli barang di Tokped, maka uang yang kamu transfer akan disimpan dahulu oleh Tokopedia. Nah, uang baru akan diberikan ke penjual apabila barang sudah kamu terima.

Ya, bisa dibilang Tokped juga menjadi perantara perdagangan bisnis online di Indonesia antara pembeli dan penjual. Hal itu bertujuan untuk meminimalkan angka kriminalitas di bisnis online.

Keunggulan lainnya adalah buat masyarakat yang ingin berbisnis, kini udah gak perlu mengeluarkan banyak uang untuk membangun toko online. Kamu cukup memiliki email dan membuka toko online di Tokopedia dan siap meraup pundi-pundi rupiah.

Itu dia kisah sukses William Tanuwijaya membangun dan membesarkan Tokopedia hingga menjadi salah satu perusahaan raksasa di Indonesia.

Bahkan, sang penjaga warnet ini kini sudah masuk jejeran orang terkaya di Indonesia dengan kekayaan mencapai US$ 130 juta atau sekitar Rp 1,87 triliun. Inspiratif banget bukan?

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →