Tujuan Kredit Usaha Rakyat, Suku Bunga, dan Syaratnya

kredit usaha rakyat dari pemerintah

Kredit Usaha Rakyat atau KUR adalah salah satu program pemerintah dalam pengembangan UMKM sebagai solusi pembiayaan modal usaha dan/atau investasi kepada debitur individu/perseorangan, badan usaha dan/atau kelompok usaha yang produktif dan layak, tetapi belum memiliki agunan tambahan atau agunan tambahan belum cukup. 

Mari kita cari tahu tujuan dan persyaratan KUR, khususnya untuk kamu yang berencana mengajukan kredit usaha.

Perkembangan KUR (Kredit Usaha Rakyat)

Keberadaan para pelaku usaha di Indonesia sangat dibutuhkan terutama dalam membantu perekonomian nasional dan membuka lapangan pekerjaan. Untuk itu, pemerintah selalu berupaya membantu para pelaku usaha dan UMKM ini, salah satunya dengan menyediakan sebuah pembiayaan bagi mereka yang ingin memiliki sebuah usaha melalui Kredit Usaha Rakyat atau yang biasa kita kenal dengan KUR.

Sejak tahun 2007, Kredit Usaha Rakyat (KUR) telah banyak membantu masyarakat dalam memberikan solusi pembiayaan bagi usaha kecil dan menengah (UMKM). Terbukti, sampai 30 September 2019 penyaluran KUR sudah mencapai Rp115,9 Triliun dari target tahun 2019 sebesar Rp140 Triliun dengan total debitur KUR sebanyak 4,1 juta debitur KUR.  

KUR telah membantu berbagai macam bentuk usaha, terutama usaha-usaha yang bergerak di bidang produktif seperti pertanian, perindustrian, perikanan dan kelautan, kehutanan hingga usaha jasa simpan pinjam. 

Ada tiga fitur KUR, yaitu:

1. Pinjaman modal kerja dan kredit investasi

Skema KUR adalah modal kerja dan kredit investasi untuk unit usaha produktif.

2. Pengusaha

Target nasabah pinjaman ini adalah pemilik bisnis perseorangan dengan kebutuhan kredit maksimum Rp500 juta.

3. Bunga murah subsidi pemerintah dan bebas biaya admin atau provisi

Pinjaman ini disubsidi pemerintah dan dijamin oleh asuransi kerugian kredit oleh perusahaan asuransi BUMN.

Tujuan diadakannya KUR (Kredit Usaha Rakyat)

Selain memberikan modal, tujuan KUR ini juga menciptakan lapangan pekerjaan. Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi penyerapan tenaga kerja di UMKM sebesar 96,9 persen dari total penyerapan tenaga kerja di Indonesia. 

Gak cuma itu, manfaat program KUR adalah untuk meningkatkan dan memperluas akses wirausaha seluruh sektor usaha produktif kepada pembiayaan perbankan, mendorong pertumbuhan ekonomi, dan meningkatkan daya saing UMKM. 

Karena itu, pemerintah menerbitkan berbagai macam kebijakan dalam pengembangan serta pemberdayaan yang memiliki tujuan untuk meningkatkan sektor riil dan memberdayakan UMKM.

Beberapa kebijakan pengembangan serta pemberdayaan yang dimaksud dapat berupa:

  • Pengembangan kewirausahaan.
  • Peningkatan akses pada sumber pembiayaan.
  • Peningkatan pasar produk UMKM. 
  • Reformasi regulasi dari UMKM.

Bunga dan plafon KUR 2020

Pada tahun 2020, ada beberapa perubahan yang menguntungkan para pelaku usaha yang hendak memanfaatkan KUR, antara lain:

  • Suku Bunga diturunkan dari 7 persen menjadi 6 persen efektif per tahun berlaku mulai 1 Januari 2020.
  • Total plafon KUR ditingkatkan dari 140 Triliun menjadi 190 Triliun pada tahun 2020, dan akan ditingkatkan bertahap sampai dengan Rp325 Triliun pada tahun 2024.
  • Peningkatan plafon KUR Mikro dari Rp25 juta menjadi Rp50 juta per debitur.
  • Perubahan juga terjadi pada total akumulasi plafon KUR Mikro untuk sektor perdagangan yang semula sebesar Rp100 juta berubah menjadi Rp200 juta. 

Kriteria penerima KUR dan sektor usahanya

Sebenarnya, semua pelaku UMKM dapat memanfaatkan program KUR ini. Namun, ada beberapa kriteria penerima KUR yang diprioritaskan, yaitu:

  • Usaha mikro, kecil, dan menengah.
  • Calon Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang akan bekerja di luar negeri.
  • Calon pekerja magang di luar negeri.
  • Anggota keluarga dari karyawan yang berpenghasilan tetap atau bekerja sebagai TKI.
  • TKI yang pernah bekerja di luar negeri.
  • Pekerja yang terkena PHK.
  • UMKM di wilayah perbatasan dengan negara lain.
  • Kelompok usaha, seperti Kelompok Usaha Bersama (KUBE), Gabungan Kelompok Tani dan Nelayan (Gapoktan), dan kelompok usaha lainnya.

Adapun sektor usaha yang difokuskan untuk diberikan KUR, antara lain:

  • Sektor pertanian (termasuk tanaman pangan, tanaman hortikultura, perkebunan, dan peternakan).
  • Sektor perikanan (termasuk penangkapan dan pembudidayaan ikan).
  • Industri pengolahan (termasuk industri kreatif di bidang periklanan, fesyen, film, animasi, video, dan alat mesin pendukung kegiatan ketahanan pangan).
  • Perdagangan (termasuk kuliner dan pedagang eceran).
  • Jasa-jasa (sektor penyediaan akomodasi dan penyediaan makanan; sektor transportasi, pergudangan, dan komunikasi; sektor real estate, usaha persewaan, jasa perusahaan; sektor jasa pendidikan; sektor jasa kemasyarakatan, sosial budaya, hiburan, perorangan lainnya).
  • Pembiayaan calon TKI di luar negeri.
  • Pembiayaan calon pekerja magang di luar negeri.

Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Mengenai penyaluran KUR, tercantum dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 11 Tahun 2017 tentang Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat yang mulai berlaku efektif sejak 1 Januari 2018. 

Ada dua cara penyaluran KUR yaitu secara langsung dan tidak langsung. 

  • Penyaluran KUR secara langsung: Dilakukan oleh UMKM dan Koperasi dengan cara mengakses atau mendatangi KUR di Kantor Cabang atau Kantor Cabang Pembantu Bank Pelaksana. 
  • Penyaluran KUR tidak langsung: usaha mikro (UMKM dan koperasi) dapat mengakses KUR melalui Lembaga Keuangan Mikro dan KSP/USP Koperasi, atau melalui kegiatan linkage program lainnya yang bekerjasama dengan Bank Pelaksana. Tujuannya agar lebih mendekatkan pelayanan kepada usaha mikro.

  1. BRI
  2. Bank mandiri
  3. BNI
  4. Bank Sinarmas
  5. Maybank
  6. Bank Bukopin
  7. BTPN
  8. OCBC NISP
  9. Bank Permata
  10. BCA
  11. Bank Artha Graha
  12. BPD Kalbar
  13. BPD NTT
  14. BPD Bali
  15. BPD DIY
  16. BPD Sulselbar
  17. BRI Agroniaga
  18. Bank Jateng
  19. BPD Kaltim
  20. BTN
  21. BPD Sumatera Utara
  22. BPD Sumbar
  23. BPD Riau Kepri
  24. Bank Jambi
  25. Bank Jabar Banten
  26. Bank Kalsel
  27. Bank NTB
  28. Bank Sumsel Babel
  29. Bank Papua
  30. Bank lampung
  31. BRI Syariah
  32. BPD Bengkulu
  33. BPD Kalteng
  34. CTBC
  35. BCA Finance
  36. Mega Finance
  37. FIF
  38. Adira Finance
  39. KSP Kospin Jasa
  40. KSP Obor Mas
  41. BPD Sultra

Pilihan Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Saat ini ada beberapa pilihan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat dipilih masyarakat, antara lain:

  1. KUR Mikro: bentuk kredit usaha rakyat yang berfokus pada usaha kecil skala mikro dengan permodalan maksimal Rp25 juta.
  2. KUR Ritel: pinjaman modal dengan nominal maksimal sebanyak Rp500 juta. Usaha yang dibantu oleh pemerintah ini biasanya dibangun oleh kalangan menengah yang memiliki potensi membayar cicilan dengan bunga flat atau anuitas yang setara.
  3. KUR Penempatan TKI: bentuk bantuan permodalan yang diberikan pemerintah kepada tenaga kerja Indonesia yang bekerja di luar negeri sebagai modal awal. Jumlah bantuan hingga Rp25 juta.
  4. KUR Khusus: bantuan modal usaha yang diperuntukan bagi komoditas perkebunan rakyat dan peternakan rakyat serta perikanan rakyat. KUR Khusus diberikan dengan plafon di atas Rp25 juta dan paling banyak Rp500 juta setiap individu anggota kelompok.

Syarat pengajuan KUR di bank pemerintah

Masing-masing pilihan KUR umumnya tersedia di bank-bank penyalur. Kali ini Lifepal berikan informasi bagaimana cara dan syarat pengajuan Kredit Usaha Rakyat (KUR) di bank pemerintah. 

1. KUR BRI

Bank BRI menjadi satu dari 45 penyalur KUR 2020 dengan target penyaluran dana terbesar. Hingga akhir Mei 2020 penyaluran KUR BRI senilai R 47,4 triliun kepada lebih dari 1,7 juta pelaku UMKM. 

Dibandingkan dengan bank lain, produk KUR BRI terlengkap, mulai dari Mikro hingga KUR TKI. 

Menariknya, saat ini  tersedia KUR BRI online lewat channeling online dengan menggandeng perusahaan Ride Hailing kenamaan seperti Grab, Gojek, serta e-commerce Shopee dan Tokopedia.

KUR Mikro BRI

KUR Mikro BRI adalah kredit modal kerja atau kredit investasi dengan plafon sampai dengan Rp50 juta per debitur dengan tenor maksimal 3 tahun untuk modal kerja, dan 5 tahun untuk kredit investasi. 

Persyaratan KUR Mikro BRI 2020 sebagai berikut.

  • Individu atau perorangan yang punya usaha produktif dan layak.
  • Telah aktif menjalankan usaha minimal 6 bulan.
  • Tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali KPR, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan kartu kredit.
  • Syarat administrasi: Identitas berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), dan surat izin usaha.
  • Tidak dipungut biaya provisi dan administrasi.
  • Tenor KMK maksimal 3 tahun, sedangkan kredit investasi 5 tahun.

KUR Ritel BRI

Kredit yang diberikan kepada debitur yang punya usaha produktif dan layak dengan plafon hingga Rp500 juta per debitur. Tenor KUR Ritel maksimal 4 tahun sebagai kredit modal kerja, dan 5 tahun sebagai kredit investasi.

Persyaratan KUR Ritel BRI 2020 sebagai berikut.

  • Memiliki usaha produktif dan layak dibiayai.
  • Telah aktif menjalankan usaha minimal 6 bulan.
  • Tidak sedang menerima kredit dari perbankan, kecuali KPR, Kredit Kendaraan Bermotor (KKB), dan kartu kredit.
  • Memiliki Surat Izin Usaha Mikro dan Kecil (IUMK) atau surat izin usaha lain yang dapat dipersamakan.
  • Tenor KMK 4 tahun, dan kredit investasi maksimal 5 tahun.
  • Tidak dipungut biaya provisi dan administrasi.
  • Agunan sesuai ketentuan bank.

KUR TKI BRI

KUR TKI diberikan untuk membiayai keberangkatan calon TKI ke negara penempatan dengan plafon sampai dengan Rp25 juta dengan tujuan Singapura, Hongkong, Taiwan, Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia.

Persyaratan KUR TKI BRI 2020 sebagai berikut.

  • Individu calon TKI yang akan berangkat bekerja ke negara penempatan (Singapura, Hong Kong, Taiwan, Brunei, Jepang, Korea Selatan, dan Malaysia).
  • Syarat administrasi: KTP dan KK, perjanjian kerja dengan pengguna jasa, perjanjian penempatan, paspor, visa, dan persyaratan lainnya sesuai ketentuan.
  • Tidak dipungut biaya provisi dan administrasi.
  • Jangka waktu maksimal 3 tahun atau sesuai kontrak kerja.

2. KUR BTN

KUR BTN memberikan fasilitas kredit maksimal Rp500 juta. Proses verifikasi serta pencairan KUR di Bank BTN terhitung cepat.

Para calon nasabah KUR BTN juga tidak dikenakan biaya provisi, namun BTN membebankan biaya administrasi KUR sebesar 0.25 persen. 

Secara umum, persyaratan pengajuan KUR BTN sebagai berikut.

  • Tidak sedang menikmati kredit produktif dan kredit program di luar KUR di Bank Mandiri atau bank lain.
  • Tidak masuk daftar hitam Bank Indonesia dan tidak tercatat sebagai debitur bermasalah.
  • Bisa sedang menikmati kredit KPR (non-subsidi), KKB dan KUR pada penyalur yang sama, kartu kredit dan resi gudang dengan pembayaran lancar.
  • Wajib melakukan pengecekan calon debitur melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan.
  • Berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah.
  • NPWP (Nomor Pokok Wajib pajak (NPWP).
  • KTP (pemohon), KK, surat nikah atau cerai.
  • Telah melakukan kegiatan usaha minimal 6 bulan.
  • Melampirkan akta pendirian perusahaan surat keterangan penghasilan.
  • Perizinan usaha.
  • Legalitas tempat usaha.
  • Copy rekening koran atau tabungan.
  • Legalitas agunan (untuk KUR Kecil).

Ada tiga produk KUR BTN, antara lain:

KUR Mikro BTN

Limit maksimal Rp50 juta dengan tenor maksimal 3 tahun untuk KMK dan maksimal 5 tahun untuk kredit investasi.

KUR Kecil BTN

Limit maksimal Rp500 juta. Tenor KMK maksimal 4 tahun dan kredit investasi maksimal 5 tahun.

KUR Linkage BTN

Untuk lembaga linkage maksimal plafon Rp2 miliar dan untuk end user sesuai jenis KUR yang diberikan kepadanya.

3. KUR Mandiri

KUR selanjutnya dari Bank Mandiri. Produk KUR Mandiri sama seperti KUR BRI. Pengajuan KUR Mandiri mudah karena dapat dilakukan di unit dan Cabang Mikro terdekat. Jaringan kantor penyalur KUR Bank Mandiri terhitung banyak yaitu 2.796 jaringan, yang terdiri atas 1.074 Kantor Cabang Mikro dan 1.722 Unit Mikro yang tersebar di 34 provinsi.

Program ini berlaku untuk debitur baru yang memiliki usaha produktif minimal telah berjalan 6 bulan.

KUR Mikro dan Kecil Mandiri

Limit kredit minimal Rp2 juta maksimal Rp50 juta per debitur. Untuk jangka waktu pinjaman, untuk Kredit Modal Kerja maksimal 3 tahun dan Kredit Investasi 5 tahun. 

Kemudian limit KUR Kecil minimal Rp51 juta dan maksimal Rp200 juta dengan tenor 3 tahun untuk Kredit Modal Kerja, dan 5 tahun untuk Kredit Investasi. 

Persyaratan KUR Mikro Mandiri 2020. 

  • Tidak memiliki kredit
  • Calon penerima KUR mikro dan kecil dapat sedang menerima kredit, yakni KUR pada penyalur yang sama, KPR, KKB, kartu kredit, dan resi gudang dengan pembayaran lancar
  • Jika calon penerima punya kredit di luar program KUR, tapi sudah lunas, maka perlu surat keterangan lunas atau dengan lampiran cetakan rekening koran dari bank sebelumnya
  • Tidak masuk daftar hitam nasional penarik cek atau giro kosong
  • Berusia minimal 21 tahun dan sudah menikah (dibuktikkan dengan KTP atau akta kelahiran, KK, atau surat nikah)
  • Saat kredit lunas, calon debitur berusia maksimal 60 tahun
  • Punya usaha produktif dan layak yang telah berjalan 6 bulan.

KUR Ritel Mandiri

Limit kredit di atas Rp25 juta sampai dengan maksimal Rp200 juta per debitur, dan jangka waktu maksimal 3 tahun untuk kredit modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi.  

Persyaratan KUR Ritel Mandiri 2020 sebagai berikut.

  • Menyertakan agunan tambahan dengan nilai minimal 70 persen dan maksimal < 100 persen dari nilai limit kredit.
  • Agunan berupa tanah dan/ atau bangunan atau kendaraan bermotor, dengan bukti kepemilikan berupa SHM/ SHGB/ SHGU/ Hak Milik atas Satuan Rumah Susun atau BPKB.
  • Calon penerima dapat sedang menerima kredit, yakni KUR pada penyalur yang sama, KPR, KKB, kartu kredit, dan resi gudang dengan pembayaran lancar.
  • Jika calon penerima punya kredit di luar program KUR, tapi sudah lunas, maka perlu surat keterangan lunas atau dengan lampiran cetakan rekening koran dari bank sebelumnya.
  • Tidak masuk daftar hitam nasional penarik cek atau giro kosong.
  • Berusia minimal 21 tahun dan sudah menikah (dibuktikan dengan KTP atau akta kelahiran, KK, atau surat nikah).
  • Saat kredit lunas, calon debitur berusia maksimal 60 tahun.
  • Punya usaha produktif dan layak yang telah berjalan 6 bulan.

KUR Penempatan TKI Mandiri

Limit kredit maksimal hingga Rp25 juta per debitur. Tenor disesuaikan dengan masa kontrak kerja atau maksimal 12 bulan.

Persyaratan KUR TKI 2020 sebagai berikut.

  • Berusia 21 tahun (dibuktikan dengan KTP atau akta kelahiran).
  • Calon TKI diperbolehkan berumur minimal 18 tahun, namun menyerahkan surat izin dari orangtua atau suami istri untuk bekerja di luar negeri.
  • Tidak memiliki kredit atau punya pinjaman dengan pembayaran lancar. Tidak masuk daftar hitam nasional penarik cek dan giro kosong.
  • Ada perjanjian kerja atau kontrak kerja minimal 2 tahun dengan pengguna jasa.

KUR Khusus Mandiri

Limit kredit di atas Rp25 juta-Rp500 juta. Diberikan ke kelompok usaha dalam bentuk kluster dan bekerja sama dengan mitra usaha untuk komoditas perkebunan rakyat, peternakan, serta perikanan.

4. KUR BNI

Fasilitas KUR BNI memberikan limit sampai dengan Rp500 juta. Tenor atau jangka waktu pengembalian hingga 3 tahun untuk KMK dan 5 tahun untuk kredit investasi. KUR BNI terbagi menjadi 2 kategori yaitu KUR BNI tanpa jaminan dan KUR BNI menggunakan jaminan.

KUR Mikro BNI

KUR Mikro BNI diajukan oleh nasabah sebagai pembiayaan pengembangan usaha yang sudah berjalan ataupun kredit investasi. Limit pinjaman maksimal Rp25 juta. Jangka waktu KUR paling lama adalah 4 tahun. 

Persyaratan KUR Mikro BNI 2020 sebagai berikut.

  • Memiliki kepemilikan KTP, kartu keluarga, serta surat keterangan usaha.
  • Jaminan yang digunakan untuk membiayai usaha ini adalah usaha yang sedang dijalankan oleh debitur.
  • Dapat menggunakan jaminan ataupun tanpa jaminan.
  • Tenor KUR BNI selama 3 tahun untuk kredit modal kerja dan 4 tahun untuk kredit investasi.

KUR Kecil BNI

Mirip dengan KUR Mikro, KUR Kecil dapat digunakan sebagai modal tambahan usaha juga. Namun, limit KUR Kecil lebih besar mulai dari Rp25 juta hingga Rp500 juta. Jangka waktu pengembalian kredit selama 4 tahun untuk modal kerja dan 5 tahun untuk kredit investasi

Persyaratan KUR Kecil BNI 2020 sebagai berikut.

  • Memiliki KTP, NPWP (untuk pinjaman melebihi Rp50 juta), kartu keluarga, surat keterangan usaha dari kelurahan. 
  • Menyertakan jaminan yang biasanya akan ditentukan dari pihak BNI. Biasanya sertifikan tanah, rumah atau BPKP motor dan mobil.

KUR TKI BNI

Khusus anggota keluarga dari karyawan yang memiliki penghasilan tetap sebagai TKI bisa mengajukan kredit ini. Pinjaman KUR dapat diwujudkan dengan limit Rp25 juta dan tenor paling lama 3 tahun. 

Persyaratan KUR TKI 2020 sebagai berikut.

  • Memiliki KTP, kartu keluarga dan surat izin usaha.
  • TKI yang bisa mengajukan KUR ini adalah mereka yang bekerja di Singapura, Hongkong, Malaysia, Jepang, Taiwan dan Korea Selatan. 
  • Pengajuan kredit atau pinjaman tanpa perlu agunan.
  • Jangka waktu pelunasan KUR maksimal 3 tahun atau sesuai kontrak kerja.
  • Debitur merupakan calon TKI yang akan berangkat ke negara penempatan di Korea selatan, Singapura, Malaysia, Hongkong, Taiwan dan Jepang.

KUR Khusus BNI (KUR Tani)

Program ini diluncurkan untuk meningkatkan kapasitas usaha masyarakat tani, seperti pedagang pupuk maupun ekosistem pendukung pertanian lainnya. Tenor pelunasan KUR Tani adalah 5 bulan atau sebanding dengan satu musim tanam.

Harapannya adalah setelah menuai hasil panen, petani bisa mengembalikan pinjaman modal usaha yang mereka ajarkan.

Jumlah pinjaman KUR Tani dikategorikan sesuai jenis tanaman dan luas lahan, contohnya adalah sebagai berikut.

  • Luas masing-masing lahan maksimal 2 ha dengan suku bunga 7 persen per tahun atau 0,03 persen per 5 bulan. Informasi terkini menyatakan suku bunga sudah turun menjadi 6 persen per annum. 
  • Pinjaman modal usaha untuk tani tanaman jagung adalah sebesar Rp15 juta.
  • Pinjaman modal usaha untuk tani tanaman padi adalah sebesar Rp22 juta.

Cara mendapatkan KUR

Jika kamu sedang berencana untuk mengajukan kredit usaha, ada beberapa cara mendapatkan KUR, di antaranya:

  • Pastikan bidang usaha yang kamu geluti termasuk usaha produktif, seperti kerajinan, pertanian, kuliner, hingga usaha jasa.
  • Pastikan berkas dan dokumen lengkap. Dokumen yang diperlukan untuk mendapatkan KUR ini antara lain identitas (KTP, kartu keluarga, keterangan domisili), legalitas usaha (akta pendirian usaha), izin usaha (SIUP, TDP), laporan keuangan, proposal usaha, dan persyaratan tambahan lain yang mungkin diminta oleh bank.
  • Setelah siap dengan usaha produktif dan dokumen-dokumen, datangi kantor Bank penyalur yang akan kamu pilih. 
  • Ikuti prosedur untuk mendapatkan KUR tersebut. Serahkan surat permohonan kredit usaha rakyat serta dokumen-dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukan KUR tersebut pada pihak Bank.
  • Bank akan melakukan survei terhadap usaha kamu. Biasanya mengadakan wawancara dengan calon debitur untuk menganalisis pengetahuan dan karakter dari si peminjam untuk usaha mereka. 
  • Bank akan menilai apakah pengajuan KUR kamu layak atau tidak. Jika usaha dinilai memenuhi syarat, maka pengajuan kredit Usaha ini akan disetujui dan segera cair.

Kalkulator bunga efektif untuk Kredit Usaha Rakyat (KUR)

Untuk mendapatkan gambaran berapa angsuran yang kamu perlu bayarkan dari bunga kredit usahamu nanti, coba hitung dengan kalkulator bunga efektif Lifepal berikut.

Hasil di atas hanya bersifat perkiraan, maka dari itu sangat disarankan untuk mengonsultasikan lebih lanjut terkait berapa plafon, suku bunga, dan angsuran bulanan yang tepat kepada bank penyedia KUR pilihanmu.

Update 2020: KUR bunga 0% untuk ibu rumah tangga dan korban PHK

Kabar baik bagi kamu para ibu rumah tangga maupun yang baru kena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Sebab, pemerintah melalui Komite Kebijakan Pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menetapkan skema KUR super mikro yang utamanya ditujukan untuk pekerja terkena PHK dan ibu rumah tangga yang menjalankan usaha produktif.

Pekerja terkena PHK dan ibu rumah tangga yang menjalankan usaha berpeluang mendapatkan kredit lunak KUR super mikro dengan ketentuan pertama mereka masuk kategori usaha mikro.

Persyaratan KUR Super Mikro sebagai berikut.

  • Suku bunga KUR super mikro ditetapkan sebesar nol persen sampai dengan 31 Desember 2020 dan enam persen setelah 31 Desember 2020. 
  • Jumlah kredit maksimum Rp10 juta. 
  • Dalam skema KUR super mikro, yang menjadi agunan pokok ialah usaha atau proyek yang dibiayai KUR, dan tidak diperlukan agunan tambahan. 
  • Lama usaha calon penerima KUR super mikro tidak dibatasi minimal enam bulan. Artinya lama usaha dapat kurang dari enam bulan dengan syarat mengikuti program pendampingan (formal atau informal); atau tergabung dalam suatu kelompok usaha; atau memiliki anggota keluarga yang telah memiliki usaha.
  • Bagi pegawai PHK tidak diwajibkan memiliki usaha minimal tiga bulan dengan pelatihan tiga bulan sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Permenko) Nomor 8 Tahun 2019 tentang Pedoman KUR. Namun dapat kurang dari tiga bulan atau usaha baru. 
  • Belum pernah menerima KUR.  

Demikian informasi mengenai Kredit Usaha Rakyat (KUR). Sebenarnya, kamu gak perlu membandingkan bank penyalur KUR dari segi bunga karena pemerintah sendiri sudah mematok bunga KUR yang sama, yaitu 6 persen. Yang perlu kamu perhatikan adalah persyaratannya saja. 

Misalnya, persyaratan minimum lama usaha di tiap bank bisa saja berbeda. Jika di bank BRI lama usaha minimal 6 bulan, di bank Mandiri usaha minimal sudah beroperasi selama dua tahun.

Terakhir, pastikan kamu memanfaatkan pinjaman KUR dengan bijak. Jangan sampai berlebihan nantinya akan menambah beban cicilan setiap bulan. 

Semoga bermanfaat!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →