Mengenal Kurs Pajak dan Daftar Kurs Kementerian Keuangan

manfaat mengetahui kurs bi

Mungkin kamu sudah sering dengan dengan istilah kurs pajak, tapi belum mengetahui apa itu artinya? 

Kurs pajak adalah nilai kurs yang ditetapkan pada transaksi perpajakan di Indonesia. Setiap minggunya nilai kurs ini berubah-ubah berdasarkan nilai tukar mata uang rupiah.

Kurs ini biasanya diterapkan sebagai dasar pelunasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), Bea Keluar, dan Pajak Penghasilan (PPh).

Pelunasan tersebut terjadi menggunakan nilai mata uang asing sehingga nilainya harus diubah menjadi rupiah untuk keperluan pembuatan laporan kepada kantor pajak.

Untuk menambah pengetahuan kamu tentang kurs satu ini, simak ulasan Lifepal berikut ini tentang kurs pajak, daftar kurs mingguan dari Kementerian Keuangan, beserta cara penggunaan kurs dalam transaksi internasional. 

Kurs pajak mingguan (kurs Kementerian Keuangan) 

Kurs Kementerian Keuangan akan selalu berubah-ubah setiap minggunya. Kurs ini ditentukan langsung oleh Kementerian Keuangan dan dipublikasikan melalui situs resmi mereka. 

Berdasarkan KMK Nomor 47/KM.10/2020, berikut ini daftar kurs untuk tanggal 4 November 2020 sampai 10 November 2020.

Mata uang Nilai (dalam rupiah)
Dolar Amerika Serikat (USD) 14.704,00
Dolar Australia (AUD) 10.365,14
Dolar Kanada (CAD) 11.057,47
Kroner Denmark (DKK) 2.311,03
Dolar Hongkong (HKD) 1.896,85
Ringgit Malaysia (MYR) 3.536,36
Dolar Selandia Baru (NZD) 9.762,87
Kroner Norwegia (NOK) 1.558,23
Poundsterling Inggris (GBP) 19.066,97
Dolar Singapura (SGD) 10.770,58
Kroner Swedia (SEK) 1.659,54
Franc Swiss (CHF) 16.093,51
Yen Jepang (JPY) 14.066,51 (per 100 Yen)
Kyat Myanmar (MMK) 11,14
Rupee India (INR) 198,97
Dinar Kuwait (KWD) 48.091,58
Rupee Pakistan (PKR) 91,53
Peso Philipina (PHP) 303,87
Riyal Saudi Arabia (SAR) 3.920,33
Rupee Sri Lanka (LKR) 79,18
Bath Thailand (THB) 471,27
Dolar Brunei Darussalam (BND) 10.779,47
Euro Euro (EUR) 17.204,86
Yuan Renminbi Tiongkok (CNY) 2.192,05
Won Korea (KRW) 13,00

Besaran kurs ini akan berubah setiap minggunya. Jadi, kalau kamu ingin mengetahuinya secara update, bisa langsung mengakses situs Kementerian Keuangan. 

[Baca: Pajak Penting Untuk Pembangunan Negara, Sementara Asuransi Penting Untuk Memproteksikan Diri! Dapatkan Asuransi Kesehatan Terbaik di Sini]

Dasar hukum kurs pajak

Kurs pajak tercantum di Pasal 14 Peraturan Pemerintah No. 1 Tahun 2012 tentang Pelaksanaan UU No 8 Tahun 1993 tentang PPN dan PPnBM sebagaimana telah beberapa kali mengalami perubahan. Serta terakhir dengan UU No 42 Tahun 2009 tentang PPN dan PPnBM.

Penetapan kurs pajak dilakukan melalui keputusan Menteri Keuangan yang keluar setiap minggu dan berlakunya selama tujuh hari. Kurs ini wajib dilakukan pada tiap transaksi yang menggunakan mata uang asing.

Hal itu bertujuan agar bisa dikonversi ke rupiah demi mengetahui besaran pajak yang harus dibayarkan ke negara.

Jika kurs valuta asing (valas) sebuah negara tidak tercantum di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), nilai kurs yang bisa digunakan sebagai dasar pelunasan adalah kurs spot harian valas.

Kurs spot harian valas ini mengacu pada pasar internasional yang mana pada nantinya dikonversi menjadi rupiah dengan menggunakan kurs sesuai dengan keputusan yang ada di Kemenkeu.

Fungsi kurs pajak

Kurs mingguan yang dikeluarkan Kementerian Keuangan ini memiliki fungsi yang penting dalam perpajakan. Kurs digunakan sebagai acuan penetapan pajak dari transaksi internasional. 

Tanya Ahli Hukum Lifepal
Tanya Ahli Hukum Lifepal

Transaksi itu bisa meliputi transaksi dari kegiatan ekspor ataupun transaksi dari kegiatan impor. Adapun transaksi yang memerlukan kurs pajak, yaitu: 

Mengenai cara penggunaan kurs pajak dalam aktivitas pajak di atas, akan dibahas di dalam poin selanjutnya. 

Tips Lifepal! Gaji yang tertera di slip gaji kamu bukanlah gaji bersih, belum dipotong dengan pajak dan iuran lainnya. Hitung langsung gaji bersih mu dengan Kalkulator Gaji Bersih dari Lifepal.

Cara menggunakan kurs pajak

Ketika melakukan transaksi valas, kurs mata uang asing yang bisa digunakan adalah kurs pajak mingguan yang sudah diatur di peraturan Kemenkeu pada tanggal transaksi itu dilakukan.

Artinya, kamu harus mengonversikan mata uang asing yang dijadikan sebagai nominal transaksi tersebut ke dalam rupiah yang tertera di tabel kurs pajak. 

Setelah mendapatkan hasil dari kurs tersebut, barulah penghitungan pajak dimulai berdasarkan nominal tersebut. 

Sebagai contoh, apabila wajib pajak ingin membayar pajak bank dari transaksi mata uang asing, nilai rupiah yang disetor kepada bank adalah hasil perkalian nilai mata uang asing dengan kurs mingguan pajak di Kemenkeu.

Biasanya kurs mengarah kepada beberapa transaksi perpajakan yang meliputi Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Barang dan Jasa dan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM), dan Pajak Penghasilan (PPh).

1. Bea Masuk

Bea Masuk merupakan pungutan yang berlaku wajib oleh pemerintah terhadap barang impor yang masuk ke wilayah Indonesia. 

Tarif Bea Masuk sudah diatur Kemenkeu dalam Buku Tarif Kepabeanan Indonesia (BTKI).

Biasanya tarif untuk Bea Masuk sebesar 7,5%. Tarif Bea Masuk ini yang akan dikalikan ke Nilai Dasar Pengenaan Bea Masuk (NDPBM). 

NDPBM merupakan harga barang ditambah nilai asuransi dan ongkos kirim. Ini rumus dasarnya. 

NDPBM = harga barang + nilai asuransi + ongkos kirim

2. PPN dan PPnBM

Pajak Pertambahan Nilai atau PPN adalah pungutan yang dibebankan kepada wajib pajak pribadi atau badan yang menjalankan transaksi jual beli barang atau jasa yang kena pajak.

Sementara PPnBM memiliki definisi yang sama dengan PPN, tapi berbeda pada objek pajak dan tarif pajaknya.

Objek pajak PPnBM merujuk kepada barang-barang yang mewah. Jenis pembayaran pajak di PPnBM wajib disetor dan dilaporkan di akhir bulan ke negara oleh penjual sebagai pengusaha yang kena pajak.

Tanya Ahli Hukum Lifepal
Tanya Ahli Hukum Lifepal

Pada dasarnya, tarif PPN sebesar 10%, tetapi tarif bisa berubah minimal 5% dan maksimal 15%, asalkan sesuai kondisi dari peraturan pemerintah yang berlaku.

Ada pun tarif PPnBM minimal sebesar 10% dan maksimal 20%, itu juga harus jenis barang yang diatur oleh peraturan pemerintah. Ini rumus dasar menghitung PPN atau PPnBM.

PPN atau PPnBM = Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) x tarif pajak yang berlaku

Namun, penghitungan PPN atau PPnBM untuk impor barang adalah NDPM + Bea Masuk + 10%. Sedangkan tarif PPN dan PPnBM untuk ekspor barang atau jasa, tidak dikenakan sama sekali atau 0%.

3. PPh

Pajak Penghasilan atau PPh adalah pungutan yang dibebankan kepada subjek pajak perorangan maupun badan atas penghasilan yang diterima.

Subjek pajak biasanya akan menghitung, menyetor, dan melapor PPh atas objek pajak penghasilan yang sesuai dengan UU No 36 Tahun 2008. Adapun rumus penghitungan PPh sebagai berikut.

NDPM + Bea Masuk + 7,5%

4. Bea Keluar

Bea Keluar merupakan pungutan yang dibebankan negara kepada barang ekspor yang mengacu pada UU Kepabeanan. Biasanya, Bea Keluar dikenakan kepada barang sumber daya alam (SDA) yang dimiliki negara.

Kemudian barang yang dikenakan Bea Keluar merupakan produk mentah atau setengah jadi.

Adapun rumus penghitungan Bea Keluar adalah:

Tarif Bea Keluar x Harga Ekspor satuan barang x Nilai tukar mata uang atau kurs pajak

Waktu yang tepat untuk menggunakan kurs pajak

Bagi kamu yang bertransaksi dengan mata uang asing, maka kamu bisa menggunakan kurs pajak.

Karena, kurs digunakan hanya untuk transaksi yang berkaitan dengan perpajakan, seperti membuat faktur pajak serta laporan pajak ke kantor pajak.

Sedangkan Kurs Tengah Bank Indonesia (KTBI) digunakan sebagai nilai tukar untuk pembukuan akuntansi. Kurs ini akan menghitung nilai kurs beli dan kurs jual.

Jadi, kurs pajak dengan KTBI saling berkaitan. Keterkaitannya pada saat melakukan pencatatan dan pembukuan.

Ketika melakukan transaksi mata uang asing, semua mata uang asing tersebut akan dikonversi menjadi mata uang rupiah menggunakan kurs. Nilai transaksi konversinya akan menggunakan KTBI.

Itulah informasi singkat mengenai kurs pajak dari Kementerian Keuangan. Semoga bisa membantu kamu dalam urusan perpajakan. 

Tanya Ahli Hukum Lifepal
Tanya Ahli Hukum Lifepal

Jika kamu memiliki pertanyaan lain seputar hukum perpajakan, tanyakan langsung ke pada para ahli yang telah bekerja sama dengan Lifepal di Tanya Lifepal!

Pertanyaan-pertanyaan seputar kurs pajak

Berikut ini sejumlah pertanyaan yang harus kamu ketahui seputar kurs pajak, mulai dari pengertian, fungsi, dan cara penggunaannya dalam perpajakan transaksi internasional. 

Kurs pajak adalah nilai kurs yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan untuk menetapkan dan memperhitungkan urusan perpajakan dalam transaksi perdagangan internasional.

Kurs ini akan berubah setiap minggunya, mengikuti nilai tukar mata uang rupiah terhadap mata uang negara asing. Maka gak heran kalau kurs ini sering disebut kurs pajak mingguan.

Penetapan besarannya akan dikeluarkan langsung oleh Kementerian Keuangan melalui Keputusan Menteri Keuangan.

Kurs pajak memiliki fungsi sebagai alat penetapan pelunasan pajak untuk transaksi internasional, seperti pelunasan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Penghasilan, dan Bea Keluar.

Cara penggunaannya pun cukup mudah, yaitu dengan mengonversikan mata uang luar negeri yang digunakan untuk bertransaksi ke dalam rupiah yang tercantum di dalam tabel.

Lalu, hasil konversi itulah yang dijadikan sebagai dasar penghitungan pembayaran pajak oleh Kementerian Keuangan.

Kurs pajak bisa digunakan untuk menetapkan Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Penghasilan, dan Bea Keluar. Penetapan tersebut tentunya harus menggunakan rumus penghitungan sesuai Kementerian Keuangan.

Kurs pajak digunakan saat kamu melakukan transaksi dengan mata uang asing dan berkaitan dengan perpajakan, seperti membuat faktur pajak serta laporan pajak ke kantor pajak.

Jadi saat kamu hendak melunasi Bea Masuk, Pajak Pertambahan Nilai, Pajak Penjualan atas Barang Mewah, Pajak Ekspor, Pajak Penghasilan, dan Bea Keluar, maka kamu harus mengonversikan nilai mata uang asing tersebut dengan kurs pajak.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →