Jangan Buru-Buru Nikah! Lakukan dulu Financial Checking Bareng Pasangan

financial checking bersama pasangan

Berbagai persiapan harus dilakukan oleh setiap pasangan yang akan memasuki bahtera rumah tangga pernikahan, termasuk perihal financial checking. Tujuan dilakukannya financial checking ini adalah agar kamu dan pasanganmu dapat saling memahami bagaimana keadaan keuangan masing-masing.  

Pemahaman kondisi keuangan masing-masing dan transparansi amat penting karena sebagai pasangan, kalian harus punya visi dan misi yang sama, seiring, dan sejalan. Dengan demikian, kamu dan pasanganmu bisa mencapai tujuan-tujuan keuangan kalian.

Lantas, apa saja sih financial checking yang harus segera dilakukan bersama pasanganmu? Simak ulasannya berikut ini ya.

Kenali financial habit masing-masing

Financial habit itu bisa dibilang kebiasaan kita dalam memakai uang yang kita miliki. Pastinya, masing-masing individu mempunyai kebiasaan memakai uang yang berbeda.

Sebagian orang menggunakan uang yang dimiliki untuk hobi atau yang bersifat memenuhi keinginan semata. Namun, tidak sedikit pula orang yang memanfaatkan uangnya untuk berinvestasi.

Oleh karena itu, sebelum masuk ke jenjang pernikahan, pahami dulu bagaimana pasanganmu menggunakan uangnya. Lalu, pertimbangkan matang-matang, apakah kamu akan menerima kebiasaannya tersebut.

Kalau memang kamu dan pasanganmu belum mempunyai kecocokan dalam hal menggunakan uang ini, langkah selanjutnya adalah bicarakan baik-baik. Capailah kesepakatan soal bagaimana kelak kalian memanfaatkan uang yang kalian dapat.

Harus transparan soal utang dan tanggungan

Yang selanjutnya harus dilakukan dalam financial checking adalah mengetahui soal utang dan tanggungan masing-masing. Membicarakan utang dan tanggungan ini bukan hal tabu, apalagi di antara pasangan yang mau menikah. Jadi, harus dibicarakan secara terbuka, sebab setelah menikah utang dan tanggungan jadi kewajiban kalian berdua.  

Utang bisa bermacam bentuknya, dari kredit kendaraan, kredit apartemen, paylater, dan banyak lagi lainnya. Masing-masing harus mencoba untuk saling terbuka dan berkomitmen untuk selalu terbuka sepanjang pernikahan. 

Tujuan dari saling mengetahui utang ini adalah agar kalian berdua dapat membuat rencana dan bekerja sama guna melunasi utang-utang tersebut. 

Bukan cuma utang lho ya. Soal tanggungan juga harus saling terbuka. Contohnya adalah ketika kamu atau pasangan kamu punya kewajiban untuk membiayai sekolah saudara kandung. Bisa juga ketika misalnya kamu punya tanggungan untuk membiayai pengobatan orangtuamu. 

Saling terbuka bisa membantu kalian terhindar dari percekcokan yang bersumber dari utang dan tanggungan. Saling terbuka juga membantu kamu dan pasanganmu buat berpikir bersama untuk menanggung itu bersama.

Ketahui aset dan investasi masing-masing

Financial checking yang harus dilakukan selanjutnya adalah membicarakan soal aset dan investasi. 

Bicara soal keuangan ini harus berjalan dua arah. Selain mengetahui soal kondisi keuangan pasangan, kamu juga harus memberitahukan kondisi keuanganmu. Hal ini bisa dilakukan dengan cara untuk terbuka lebih dahulu sebelum meminta pasanganmu menceritakan bagaimana kondisi keuangannya. 

Misalnya, beritahu dia soal aset yang kamu miliki, seperti gadget, kendaraan, properti, bahkan mungkin saja warisan. Kemudian, beritahu juga soal aset investasi yang kamu miliki. 

Soal pemasukan juga penting untuk dibagikan. Kamu harus terbuka soal berapa penghasilan kamu. Bahkan, kamu juga harus beritahu pasangan soal pemasukan lain di luar gaji, seperti bonus atau imbal hasil investasi misalnya. 

Berbagi tujuan finansial dan menyelaraskannya

Sebagai individu, tentu kamu dan pasangan kamu masing-masing punya tujuan finansial. Berbagilah soal tujuan finansial masing-masing. Dengan demikian kalian bisa menyelaraskannya dan bekerjasama untuk mewujudkannya. 

Salah satu hal yang kemudian bisa kamu tentukan setelah mengetahui tujuan finansial masing-masing adalah membicarakan soal jenis investasi apa yang akan dipilih dan bagaimana strategi yang dilakukan untuk mencapai tujuan finansial tersebut.

Memang banyak sekali jenis investasi yang ada. Masing-masing memberikan imbal hasil dan risiko yang berbeda-beda. Salah satu investasi yang dapat dicoba oleh kamu dan pasangan adalah P2P Lending Modal Rakyat. Dengan mencoba menanamkan danamu dan pasangan pada instrumen investasi ini, kamu dan pasangamu bisa memperoleh imbal hasil mulai dari 15% hingga 25% tiap tahunnya.

Jika dilihat dari sisi imbal hasil, P2P lending memberikan keuntungan yang lebih tinggi apabila dibandingkan bunga yang ditawarkan deposito, yakni hanya di kisaran 5% tiap tahun tahun. Bukan cuma itu saja, imbal hasil P2P Lending Modal Rakyat juga lebih tinggi ketimbang tingkat inflasi yang mencapai 8% per tahun.

P2P lending juga bersifat impact investing. Artinya, bukan sekedar berinvestasi, melainkan dapat juga membantu perkembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Indonesia. Pasalnya, dana yang diinvestasikan pada P2P lending akan disalurkan dalam bentuk pinjaman modal usaha untuk UMKM.

Harus ada kesepakatan soal kewajiban keuangan

Financial checking terakhir yang harus dilakukan adalah bersepakat untuk berbagi kewajiban keuangan. Tentukan, siapa yang harus membayar kebutuhan pengeluaran rumah tangga setiap hari atau setiap bulan seperti tagihan listrik, sambungan internet, premi asuransi, atau cicilan rumah. Kemudian, tentukan juga siapa yang harus memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari seperti makan dan minum, transportasi dan lain sebagainya. 

Kalau sudah ditentukan siapa akan menanggung yang mana, maka segala kebutuhan keluarga tercukupi, dan pos-pos keuangan lain dapat pula terisi dengan baik. Dengan adanya pembagian tugas yang jelas, semua kebutuhan keluarga bisa terpenuhi. 

Demikianlah sejumlah hal yang harus dilakukan dalam financial checking bagi kamu dan pasanganmu sebelum masuk kehidupan rumah tangga. Jika sisi keuanganmu dan pasangan sudah dipersiapkan dengan matang, maka niscaya berbagai potensi pertengkaran dapat diantisipasi jauh-jauh hari, dan yang paling penting, kalian dapat mencapai tujuan keuangan sesuai dengan rencana.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →