Bisnis Franchise Menguntungkan, Ini Langkah dan Tipsnya!

peracik kopi

Bisnis franchise saat ini tengah populer di masyarakat yang ingin menjadi enterpreneur tapi terganjal modal besar. Jika kamu satu di antaranya, sebaiknya mengetahui dulu hal-hal yang harus diperhatikan sebelum memilih bisnis franchise terpopuler.

Banyak orang berharap jadi pengusaha dengan banyak bisnis, tapi terkendala modal. Ketika menghadapi kondisi tersebut, maka bisnis franchise atau yang kerap dikenal waralaba merupakan jawabannya.

Bisnis franchise merupakan jenis bisnis yang tidak membutuhkan modal banyak, namun bisa memberikan keuntungan tinggi. Pasalnya, produk yang dijual sudah dikenal masyarakat luas.

Dengan kondisi tersebut, maka kamu tidak perlu repot lagi memikirkan manajemen dan segala hal yang berkaitan dengan pengaturan bisnis saat menjalankannya. Pasalnya, sudah ada sistem yang mengatur bisnis satu ini dengan baik.

Kamu hanya perlu memilih bisnis franchise yang tepat untuk dijalani, sehingga bisa mendapatkan royalty yang lumayan banyak.

Namun, sebelum memulai menekuni bisnis satu ini, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan terlebih dahulu.

Itu dilakukan agar bisnis yang dipilih bisa memberikan keuntungan besar. Pasalnya, seperti setiap bisnis lain, waralaba juga bisa bangkrut jika salah urus.

Tak mau mengalami kebangkrutan kan dengan salah memilih bisnis waralaba? Yuk ketahui dulu hal-hal yang perlu kamu perhatikan sebelum memulainya:

Hal-Hal yang Perlu Diperhatikan Sebelum Memulai Bisnis Franchise

1. Siapkan Modal yang Cukup

seorang wanita memegang uang beberapa lembar seratus ribuan rupiah
Siapkan Modal yang Cukup (Shutterstock)

Meski bisnis waralaba tidak membutuhkan modal begitu besar, kamu harus memilikinya.

Pasalnya, modal merupakan hal penting yang harus kamu siapkan terlebih dahulu sebelum memulai berkecimpung di bisnis satu ini. 

Dengan mengantongi modal, kamu bisa bebas mengecek dan mensurvei harga untuk beberapa brand yang akan dipilih. Seperti diketahui, setiap brand memiliki tarif berbeda-beda.

2. Pilih Lokasi Strategis

sebuah peta dengan pin
Pilih Lokasi Strategis (Shutterstock)

Setelah menyiapkan modal yang cukup sesuai dengan bisnis waralaba yang hendak dijalani, hal kedua yang harus kamu perhatikan ialah lokasi. 

Lokasi sangat menunjang kesuksesan bisnis waralaba yang dijalani. Jika berada di lokasi bagus dan strategis, maka bisnis waralabamu dapat dengan mudah meraih kesuksesan.

Sementara jika sebaliknya, maka bisnis waralaba kamu akan sulit berkembang.

3. Pelajari Dulu Sebelum Memilih

seorang wanita sedang bekerja di depan laptop
Pelajari Dulu Sebeum Memilih (Shutterstock)

Setiap jenis bisnis waralaba pasti memiliki tren pasar dan strategi market berbeda-beda. Karena itu, ketika akan memilih dan menjalani bisnis waralaba tersebut, kamu harus mempelajarinya dengan baik.

Kenali dan pelajari seluk beluk bisnis yang dipilih. Kenali dengan baik strategi pemasaran, pembayaran, serta brand-nya.

4. Pilih Sesuai dengan Kemampuan

seorang pria bermain tablet
Sesuai dengan Kemampuan (Shutterstock)

Setelah mempelajari beberapa daftar jenis bisnis franchise mulai dari kuliner, minuman, barbershop, minimarket, dan lainnya, kamu bisa memilihnya sesuai kemampuan.

Namun, sebelum menentukan waralaba yang dituju, kamu harus memastikan dulu memilih jenis bisnis yang memang sesuai skill dan keahlian.

Hal tersebut harus dilakukan agar kamu bisa senang menjalaninya. Bila kamu tidak ahli di bidangnya, terpenting kamu menyukai jenis bisnis tersebut.

Tips Menjalani Bisnis Franchise yang Baik dan Benar

Setelah mengetahui beberapa hal sebelum memulai bisnis waralaba, kamu tentu ingin menjalani dengan baik dan benar bisnis yang dipilih.

Gimana caranya? Berikut ini tips memilih franchise yang baik dan benar seperti dikutip dari Entrepreneur

1. Pahami Risikonya 

seorang pria bermain balok
Pahami Risikonya (Shutterstock)

Setiap bisnis pasti memiliki risiko, namun bisnis yang baik pasti memiliki risiko yang kecil. Sebelum memutuskan membeli bisnis franchise, cobalah perhatikan tingkat kegagalannya. Terutama jika menyangkut dengan waralaba baru. 

Lihat tingkat pertumbuhan dan kegagalannya pada daerah lain. Jika suatu waralaba mengalami tingkat kegagalan sebanyak 20 persen atau lebih, kamu harus mewaspadai dan mencari informasi lebih banyak lagi sebelum memutuskan mengambilnya sebagai bagian bisnis.

2. Perhitungkan Omzet dan Royalti 

sebuah kertas dan kaca pembesar
Perhitungkan Omzet dan Royalti (Shutterstock)

Besarnya franchise fee dan royalty fee setiap bisnis sangat beragam, semua bergantung jenis bisnis yang dijalankan.

Biasanya sebuah bisnis di bidang jasa akan memilki franchise fee yang lebih besar, yaitu sekitar 50 persen dari total nilai investasinya. 

Pasalnya, bisnis ini tidak menuntut kepemilikan aset yang mahal, namun lebih pada keterampilan atau skill, sehingga nilai investasinya juga cenderung kecil. 

Sedangkan sebuah waralaba dengan nilai investasi besar biasanya menuntut royalty fee kecil agar tidak membebani investor yang akan membeli.

3. Pelajari Laporan Keuangan 

seorang wanita tengah menghitung dengan kalkulator
Pelajari Laporan Keuangan (Shutterstock)

Pemegang bisnis waralaba yang baik dan profesional, biasanya selalu menyertakan laporan keuangan dan perkembangan bisnisnya secara baik dan benar. 

Dari sebuah laporan keuangan dan perkembangan bisnis, kamu dapat menunjukkan tingkat kesehatan suatu bisnis. Selain itu, dapat pula menilai risiko dari bisnis tersebut. 

Begitu pentingnya laporan keuangan, maka kamu wajib menghindari bisnis waralaba yang tidak banyak membagikan informasi seputar hal itu. Karena bisa jadi usaha tersebut mengalami permasalahan.

4. Pertimbangkan Jumlah Karyawan 

seorang pria tengah menyalami calon karyawan
Perhitungkan Jumlah Karyawan (Shutterstock)

Jika modalmu terbatas, maka harus mempertimbangkan baik-baik memilih bisnis franchise yang membutuhkan banyak karyawan.

Jika butuh banyak karyawan, berarti juga membutuhkan biaya yang lebih banyak untuk menggaji atau memberi dukungan kinerjanya. 

Memilih bisnis dengan banyak karyawan juga rentan masalah human error. Ini tentunya tidak menjadi masalah jika Anda sudah memiliki bagian pengelolaan SDM yang baik. 

Akan tetapi, jika masih pemula, pastikan kamu hanya memilih bisnis sederhana yang membutuhkan sedikit karyawan. 
Itulah hal-hal yang penting kamu ketahui dan tips yang bisa dilakukan sebelum mencoba menjalani bisnis franchise. Semoga informasi di atas bermanfaat buatmu!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →