Layanan Kartu Kredit Virtual dari 4 Bank di Indonesia

kartu kredit virtual

Kartu kredit virtual (VCC) alias virtual credit card adalah alat pembayaran untuk transaksi online yang sebenarnya sudah populer di Indonesia.

Caranya pemakaiannya adalah dengan memasukkan 16 digit nomor kartu kredit virtual atau VCC sebelum bertransaksi.

Nomor itu yang jadi tanda otoritasi pembayaran dengan 3 digit terakhir sebagai kode card verification value (CVV).

Umumnya nomor ini berlaku maksimal 24 jam saja. Untuk transaksi lain, harus minta nomor lain lewat proses yang udah ditentukan masing-masing penerbit kartu virtual itu.

Dengan kartu kredit virtual, kamu juga bisa membeli asuransi kesehatan di Lifepal. Berkat asuransi kesehatan, tabunganmu gak perlu terkuras akibat tagihan berobat di rumah sakit yang mahal.

Di Indonesia, kebanyakan virtual credit card di Indonesia dijual oleh agen-agen lewat situs dan forum-forum internet.

Tapi ada pula bank yang punya layanan kartu kredit virtual dengan menamainya dengan virtual account atau debit online.

Mari kita cari tahu apa aja pilihan kartu kredit virtual atau virtual credit card beserta keuntungan masing-masing.

Daftar kartu kredit virtual dari berbagai bank

Nah, berikut ini macam-macam kartu kredit virtual di Indonesia yang diterbitkan oleh beberapa bank.

1. OctoPay

Layanan teranyar dari CIMB Niaga Indonesia ini menargetkan pengguna Facebook di Tanah Air yang banyaknya bukan main. Untuk mendaftar OctoPay, kita wajib buka rekening dulu di bank ini.

Cara kerjanya, kita download aplikasi OctoPay dulu di Facebook lalu mendaftar. Setelah terdaftar, kita harus buka aplikasi itu buat transaksi.

Nantinya, duit setiap pembayaran lewat OctoPay akan dipotong langsung dari rekening tabungan CIMB Niaga. OctoPay bisa dipakai untuk kebutuhan berikut.

  • Sebagai virtual credit card
  • Transfer uang
  • Beli pulsa
  • Bayar tagihan

2. BNI Debit Online

BNI Debit Online kurang-lebih berfungsi sama kayak OctoPay. Tapi layanan ini memakai SMS banking untuk transaksi, bukan Facebook.

Untuk bertransaksi secara online, kita bakal dikirimi nomor virtual credit card dari Bank Negara Indonesia (BNI) jadi kita wajib punya rekening di BNI dulu.

Setelah mendaftar dan melakukan aktivasi, kita hanya perlu mengetik “REQ VCN <nominal uang yang akan digunakan untuk transaksi>” dan kirim ke nomor yang udah ditetapkan.

Setelah mengikuti proses request, VCN akan dikirimkan ke ponsel. Nomor 16 digit itu berlaku selama dua jam terhitung setelah diterima dan hanya bisa digunakan sekali.

Sayangnya, provider yang kerja sama ama BNI baru Telkomsel, Indosat, dan XL. Layanan ini juga belum bisa diakses lewat Internet banking.

3. Mandiri Debit Online

Sebagai sesama bank milik negara, Mandiri dan BNI punya layanan kartu kredit virtual yang mirip. VCC dari Bank Mandiri menekankan pada penggunaan one time password (OTP) alias kode sandi sekali pakai.

Tapi lewat Mandiri Debit Online, kita gak dikirimi 16 digit nomor. Untuk otorisasi pembayaran, kita pakai 3 digit nomor CVV pada kartu debit Mandiri. Otentifikasinya pakai OTP yang diberikan via SMS.

Untuk mendaftarkan diri ke Mandiri Debit Online, kita bisa pilih langsung datang ke Bank Mandiri terdekat ataupun Internet banking.

Untuk menggunakan layanan ini, kita gak perlu kirim SMS atau apa pun ke Mandiri.

Cukup masukkan 3 digit nomor CVV di belakang kartu debit ke kolom situs merchant e-commerce yang udah diverifikasi Visa (verified by Visa/3D secure).

Setelah itu, otomatis sistem Mandiri akan mengirim OTP ke ponsel kita untuk memverifikasi transaksi.

4. BCA KlikPay

Layanan kartu kredit virtual dari BCA ini hampir sama kayak punya Mandiri. Bedanya, kita perlu mengakses situs KlikPay untuk bertransaksi dengan memasukkan user ID dan password.

User ID dan password itu didapat lewat registrasi dan aktivasi lewat KlikBCA.com. Perbedaan lainnya, sumber dana untuk KlikPay bisa kita pilih dari rekening debit atau kartu kredit BCA.

Kalau pakai rekening debit, otomatis saldo terpotong setelah bertransaksi menggunakan kartu kredit virtual dari BCA.

Sedangkan jika sumber danamu menggunakan kartu kredit, utang pembayaran akan dibebankan ke dalam tagihan kartu tersebut.

Cara kerjanya, saat akan membeli barang di e-commerce yang membolehkan transaksi KlikPay, kita pilih layanan itu sebagai metode pembayaran.

Setelah itu, kita akan dibawa ke layar login BCA KlikPay (klikpay.klikbca.com).

Untuk bertransaksi, tekan tombol Kirim OTP setelah login. Tak sampai semenit kemudian, SMS berisi one time password (OTP) akan sampai di ponsel kita yang terdaftar.

Masukkan OTP itu ke kolom yang tersedia untuk menyelesaikan transaksi.

Mekanisme penggunaan virtual credit card terbitan bank-bank di Indonesia cukup serupa, yaitu dana transaksi langsung dipotong dari rekening tabungan nasabah.

Artinya, kartu kredit virtual ini sebenarnya berbasis pada kartu debit, bukan kartu kredit. Terkecuali KlikPay yang bisa memilih di antara keduanya.

Sekarang kamu jadi gak perlu pusing dengan tagihan bulanan sebab duit transaksi langsung diambil dari saldo rekening kita.

Selain itu, transaksi online dengan kartu kredit virtual lebih aman. Soalnya ada fitur virtual number atau kode OTP yang akan langsung hangus seusai dipakai.

Jadi, kalau ada yang nyolong nomor itu, sia-sia karena gak bisa ngebobol dana kita.

Bagaimanapun, sama seperti kartu kredit konvensional, kartu kredit virtual atau VCC gak lepas dari intaian penjahat.

Oleh karena itu, kita gak boleh terlena dengan manfaatnya dan tetap wajib berhati-hati saat menggunakannya.

Jangan mengalihkan sisa utangmu kepada keluarga, manfaatkan asuransi jiwa untuk mendapatkan santunan tunai hingga ratusan juta untuk melunasi sisa utang.

Apa itu VCC?

Seperti namanya, kartu ini bersifat virtual dan tidak memiliki fisik seperti kartu kredit pada umumnya.

VCC juga memiliki informasi yang sama seperti kartu kredit, seperti ada nomor kartu, tanggal kedaluwarsa, nama pemilik, angka CVV, dan lainnya.

Keuntungan memiliki VCC pun ada beragam, mulai dari belanja online, beli domain website, verifikasi akun, membayar web hosting, pembayaran software, dan aktivitas online lainnya.

Banyak orang yang cenderung tetap menggunakan VCC demi menghindari dirinya mengalami cyber crime.

Karena jika menggunakan VCC, tidak perlu mengisi data pribadi dan data kartu kredit kamu. 

Apa yang harus diperhatikan saat memilih VCC?

Berikut ini beberapa hal yang harus kamu perhatikan saat memilih provider penyedia VCC atau Virtual Credit Card.

1. Reputasi

Pastikan penyedia VCC yang kamu pilih punya reputasi yang baik. Pilih juga perusahaan yang berdirinya sudah cukup lama agar kamu bisa menilai kinerja dari penyedia tersebut.

Cek juga komentar-komentar dari pengguna layanan apakah kinerjanya baik atau tidak.

2. Fitur

Ada beberapa perusahaan penyedia layanan virtual credit card. Karena itu, bandingkan lah terlebih dahulu fitur-fitur yang ada.

Pilih penyedia VCC yang memberikan fitur yang sesuai dengan kebutuhan kamu dan pastikan mereka memiliki jenis layanan, alamat, dan nomor kontak yang jelas.

Perhatikan juga apakah customer service mereka merespons dengan cepat atau tidak. Informasi yang diberikan cukup jelas atau tidak.

Jika penjelasannya saja sudah meragukan, tentu kualitas pelayanannya bisa menjadi pertanyaan.

Pilih juga penyedia layanan yang berada pada negara yang sama agar mudah dihubungi dan memberikan respons yang cepat saat ada keluhan terkait dengan VCC yang sudah diterbitkan.

Saat berbelanja online di marketplace internasional terkadang metode pembayarannya ada yang menggunakan Paypal.

Pada saat melakukan pendaftaran untuk Paypal, dimintai informasi mengenai kartu kreditnya juga.

Di sinilah VCC bisa dimanfaatkan sebagai pengganti kartu kredit, karena ada juga fitur Paypal virtual credit card yang ditawarkan pada aplikasi tersebut.

Paypal juga memudahkan orang-orang yang ingin mengirimkan uang dari dan keluar negeri, misalkan kamu seorang freelancer yang memiliki klien di luar negeri.

Jadi kamu bisa memanfaatkan jasa Paypal untuk segera menerima fee.

Terdapat cukup banyak aplikasi untuk transfer uang ke luar negeri dan sebaliknya, salah satunya yang terkenal adalah Paypal.

Paypal merupakan salah satu media untuk online payment yang paling banyak digunakan untuk bertransaksi antar mata uang asing.

Paypal adalah aplikasi yang berasal dari Amerika Serikat yang mengoperasikan sistem pembayaran online.

Aplikasi ini mendukung adanya transfer uang secara online daripada menggunakan metode tradisional seperti cek, wesel dan money order. Lebih dari 20 mata uang sudah tersedia di Paypal.

Prosesnya pun lebih cepat dibandingkan dengan transfer dari bank lokal ke bank di luar negeri begitu juga sebaliknya.

Paypal ini banyak digunakan di beberapa tempat sebagai media pembayaran selain untuk pembayaran pada marketplace.

Misalnya pembayaran hotel dan tempat bermain golf yang membutuhkan reserve terlebih dahulu serta pembayaran full di muka untuk mengamankan reservasi.

Tentunya untuk bisa menikmati semua ini kamu harus memiliki VCC terlebih dahulu. VCC tersedia untuk berbagai negara termasuk juga virtual credit card Indonesia.

Tips membeli VCC

Berikut ini tips yang perlu kamu ketahui sebelum membeli VCC.

1. Harga VCC

Setiap penjual VCC memasang harga berbeda-beda, hanya saja selisihnya tidak mencolok. Biasanya, dana yang dibutuhkan tak sampai Rp200 ribu.

Proses verifikasi ini hanya berlangsung sekali dan setelah itu kamu bebas menggunakan akun rekening PayPal-mu.

Meski begitu, pastikan dulu pihak penjual VCC ini bisa dipercaya dan punya reputasi bagus. Lebih baik menghubungi pihak yang direkomendasikan.

Karena itu, kunci utamanya adalah di mana kamu akan membeli VCC tersebut.

2. Cara membeli VCC

Setiap orang bisa membeli VCC ini asalkan mereka sudah memiliki akun PayPal. Di dalam website layanan VCC ini ada menu order atau formulir pendaftaran.

Silakan isi formulir tersebut sampai lengkap, lalu proses ke langkah berikutnya. 

Nantinya, si pendaftar akan menerima email berisikan keterangan order dan rinciannya. Segera transfer ke rekening bank yang ditunjuk, dan konfirmasikan pembayaran melalui email atau SMS.

Transaksi tadi akan dikonfirmasikan dahulu oleh pihak penyedia jasa. Setelah itu, akan dirimkan rincian data VCC serta keterangan tentang bagaimana melakukan input VCC.

Tunggulah selama sekitar tiga atau lima hari, sampai pihak PayPal mengirimkan empat digit kode.

Setelah mengisi sesuai kode yang dikirimkan pada akun PayPal, maka rekening tersebut sudah terverifikasi.

Cara ini sangat cepat, mudah dipahami, dan bisa dilakukan tanpa banyak prosedur yang rumit.

Dengan biaya yang murah, kita sudah bisa menggunakan akun PayPal layaknya akun premium.

3. Keamanan VCC

Jangan risaukan tentang keamanan VCC. Wajar jika banyak orang yang masih ragu untuk menggunakan VCC karena terkait dengan persoalan-persoalan keamanan.

Sebenarnya tak perlu dicemaskan karena VCC sekarang ini dikelola oleh pihak-pihak terpercaya. 

Untuk verifikasi PayPal juga sangat terjamin dan diakui dengan menggunakan VCC.

Jika masih penasaran dengan konsep dan prosedurnya, jangan ragu untuk berkonsultasi langsung di Tanya Lifepal.

4. Garansi

Ada garansi bagi setiap orang yang menggunakan VCC untuk verifikasi PayPal. Garansi ini diberlakukan sesuai kebijakan yang diterapkan pihak penyedia jasa. 

Garansi ini bisa jadi meliputi aturan untuk pemberian uang kembali jika proses verifikasi tak bisa dilakukan dengan VCC, adanya gangguan teknis, atau masalah-masalah lain selama masih menjadi ketentuan dari peraturan dasarnya. 

Tanyakan dulu soal aturan dan informasi mengenai garansi ini kepada pihak penyedia jasa VCC verifikasi PayPal.

Hitung berapa cicilan bulanan kartu kreditmu

Jika kamu memilih kartu kreditmu sebagai sumber pendanaan untuk kartu kredit virtual milikmu, maka kau sama saja dengan berutang dalam bertransaksi.

Utang ini bisa dilunasi secara tunai untuk menghindari terkena bunga bulanan atau kamu bisa mencicil setiap bulan jika total utangmu ini terlalu besar untuk dilunasi secara langsung.

Yuk gunakan kalkulator bunga flat dari Lifepal untuk mencari tahu berapa uang dari gajimu yang perlu disisihkan setiap bulan untuk melunasi utangmu.

Jangan ragu untuk mencari tahu solusinya jika kamu sedang menghadapi kesulitan dalam menyusun perencanaan keuangan pribadi dan rumah tangga hanya di Tanya Lifepal.

FAQ seputar kartu kredit virtual

Apa itu VCC atau kartu kredit virtual?

Kartu kredit virtual atau VCC adalah alat pembayaran untuk melakukan transaksi secara online. Kamu bisa mendapatkan VCC dari bank-bank tertentu.

Bentuk virtual credit card di Indonesia berwujud 16 digit angka dan 3 digit CVV seperti halnya kartu kredit konvensional. Tapi setelah sekali pakai untuk bertransaksi, kamu perlu meminta nomor VCC baru untuk transaksi lain.

Bank apa saja yang memiliki produk kartu kredit virtual?

Ada empat bank yang menawarkan produk virtual credit card di Indonesia, yaitu:

  • Bank CIMB Niaga.
  • Bank BNI.
  • Bank Mandiri.
  • Bank BCA.

Apa keuntungan kartu kredit virtual dibandingkan kartu kredit konvensional?

Keuntungan memiliki virtual credit card di Indonesia adalah pengguna tidak perlu cemas kehilangan kartu kredit atau mengalami pembobolan karena masa aktivasi kartu kredit virtual maksimal 24 jam.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →