Lee Shau Kee, Kakek 92 Tahun yang Jadi Orang Terkaya di Hong Kong

Lee Shau Kee

Selama lebih dari 20 tahun, kakek tajir yang selalu tampil sederhana Li Ka Shing telah menduduki posisi orang terkaya di Hong Kong versi Forbes. Namun, tepat pada tahun 2020, posisi Li tergeser dengan Taipan bernama Lee Shau Kee. 

Siapa sih Lee Shau Kee? Apa bisnisnya yang membuat dia jadi orang terkaya di Hong Kong?

Sebelum kita membahas sekilas fakta dan perjalanan sukses Lee Shau Kee, kamu wajib tahu dulu pria berusia 92 tahun ini punya kekayaan senilai US$ 30,4 miliar atau Rp 415 triliun! 

Kalau usianya saja 92 tahun, berarti dia lebih tua setahun dari Li Ka Shing yang saat ini berusia 91. Intinya sama-sama sudah sepuh. 

Selain sama-sama berusia kepala sembilan, taipan properti ini juga punya beberapa kesamaan lain dengan Li Ka Shing. Penasaran? Yuk cari tahu fakta-fakta seputar kakek satu ini:

1. Lahir di keluarga miskin, makan daging atau ikan saja dua bulan sekali

seorang pria sedang berpidato
Lahir di keluarga miskin, makan daging atau ikan saja dua bulan sekali

Inilah salah satu kesamaan Lee Shau Kee dan Li Ka Shing. Dia lahir di distrik Shungde, Guangdong, China, pada tahun 1928 silam. 

Semua tentu tahu, di tahun itu perekonomian China memang belum stabil. Menurut laporan di Forbes, keluarga Lee hanya bisa menyantap ikan dan daging selama dua bulan sekali.

Namun, menurut pemberitaan di China.org, ayah Lee adalah pedagang yang memiliki toko perak dan emas di Guangzhou. 

Di usia 20 tahun, Lee melarikan diri dari China yang diinvasi Jepang sebagai pengungsi perang. Konon kabarnya dia cuma membawa uang pas-pasan, gak sampai 1.000 Yuan. 

2. Ilmu dagang yang dia pelajari dari keluarganya bikin cuan

seorang pria sedang berdiri di depan maket properti
Ilmu dagang yang dia pelajari dari keluarganya bikin cuan

Lee cukup familiar dengan perdagangan sejak dia kecil, wajar saja mata pencaharian orangtuanya itu berdagang. 

Alhasil dia pun sukses menebalkan pundi-pundi lewat perdagangan mata uang asing, komoditas emas, dan juga perak. Wajar saja, pascaPerang Dunia II, perdagangan komoditas ini memang jadi tren.

Di awal tahun 1950, Lee memulai bisnis barunya yaitu menjual perkakas dan melakukan ekspor dan impor. Bisnis itu berjalan sangat mulus, hingga akhirnya di tahun 1958 dia membeli saham Yong Ye Group yang menjadi tonggak awal bisnis Lee di dunia properti.

3. Jadi raja properti

seorang pria sedang bicara memakai mikrofon
Jadi raja properti

Inilah nama raksasa properti milik Lee yang dia dirikan pada 1963 silam, bersama seorang crazy rich Hong Kong bernama Kwok Tak Seng.

10 tahun setelah perusahaan ini didirikan, Sung Hung Kai mengalami perkembangan pesat. Dengan 38 ribu karyawan, Sung Hung Kai mampu mencetak laba hingga HKD 83,5 miliar atau Rp 149 triliun.

Sejatinya, Sun Hung Kai sendiri masih dikuasai secara mayoritas oleh keluarga Kwok. Lain halnya dengan Henderson. Apa itu Henderson?

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Henderson Land Development adalah perusahaan properti yang juga didirikan Lee, di tahun 1976. Perusahaan inilah yang juga menjadi salah satu mesin uangnya karena Lee menguasai 70,17 persen saham Henderson.

4. Donasinya lebih dari Rp 5 triliun

dua orang pria mendapat uang
Donasinya lebih dari Rp 5 triliun

Pria ramah yang satu ini juga hobi berdonasi. Jumlah donasinya juga gak main-main yaitu lebih dari US$ 400 juta atau Rp 5,6 triliun.

Sebagian besar donasinya dipusatkan untuk mendukung kemajuan pendidikan. Beberapa universitas yang menerima kucuran dana Lee antara lain adalah Chinese University of Hong Kong dan Hong Kong University of Science and Technology.

Pemerintah Hong Kong pun sempat memberikan penghargaan Medali Grand Bauhinia karena kontribusinya terhadap kota tersebut. 

Itulah sekilas fakta tentang Lee Shau Kee yang kini menjadi orang terkaya di Hong Kong dengan kekayaan ratusan triliun rupiah. 

Intinya, sukses memang gak bakal memandang latar belakang seseorang, apakah dia miskin, kaya dan sebagainya.

So, kamu juga bisa mengikuti jejaknya meraih kesuksesan di bidang apapun yang digeluti. Terpenting, selalu berusaha lakukan yang terbaik apapun hal yang dilakukan. Selamat meraih kesuksesan! (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →