Pengertian Liabilitas dan Penerapannya di Laporan Perusahaan

Telah Ditinjau: Avatar Aulia Akbar
Wanita berkarir berkerja

Liabilitas adalah salah satu konsep penting dalam keuangan perusahaan. Menurut Carl S. Warren, James M.Reeve dan Philip E.Fess dalam buku Pengantar Akuntansi, liabilitas adalah utang kepada pihak luar (kreditur). 

Liabilitas biasanya diidentifikasi dalam neraca sebagai jumlah terutang. Contoh kewajiban atau liabilitas ini antara lain utang usaha, wesel bayar, utang gaji, dan sebagainya. 

Seperti yang kita ketahui, utang adalah sesuatu yang harus dilunasi dalam periode tertentu. Dalam banyak kasus, pelunasan utang itu perlu disertai atau didahului oleh pembayaran bunga atas pinjaman yang diberikan. 

Pada dasarnya, liabilitas dapat dikategorikan berdasarkan jangka waktu pelunasan atau pengembaliannya. Kategori itu antara lain liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka panjang. Liabilitas senditi masuk ke laporan neraca.

Menjadi Bagian dari Persamaan Akuntansi

Dalam akuntansi, liabilitas adalah bagian dari konsep persamaan akuntansi. Persamaan akuntansi adalah hubungan antara aset (sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan), liabilitas dan ekuitas (modal yang ditanam oleh pemilik perusahaan).

Beberapa orang menyingkat persamaan akuntansi dengan sebutan ALE yang merupakan singkatan dari Aset, Liabilitas, dan Ekuitas supaya lebih mudah mengingat konsep ini. Rumus persamaan akuntansi adalah Aset = Liabilitas + Ekuitas.

Kenapa liabilitas diletakkan sebelum ekuitas? Menurut Warren dkk., dinyatakan bahwa kreditur, atau pihak yang memberikan pinjaman kepada perusahaan, memiliki hak terlebih dulu atas aset perusahaan

Komponen Liabilitas

Liabilitas memiliki dua subkategori, yaitu liabilitas jangka pendek dan liabilitas jangka panjang. Pembagian kategori seperti ini diterapkan secara luas oleh banyak perusahaan di dunia.

Liabilitas jangka pendek

Liabilitas jangka pendek adalah utang yang perlu dilunasi dalam jangka waktu yang relatif pendek. Jangka waktu pendek itu biasanya kurang dari setahun. Sejumlah contoh akun yang dikategorikan liabilitas jangka pendek adalah gaji, pajak, atau utang dagang.

Liabilitas jangka panjang

Sesuai namanya, liabilitas jangka panjang adalah utang yang perlu dilunasi dalam jangka waktu yang relatif lama. Jangka waktu panjang itu biasanya lebih dari setahun. Sejumlah contoh akun yang dikategorikan liabilitas jangka panjang adalah liabilitas imbalan kerja, utang obligasi, pinjaman bank, atau sewa pembiayaan.

Contoh Liabilitas di Perusahaan Terbuka

Berikut ini contoh liabilitas dalam perusahaan terbuka atau perusahaan yang laporan keuangannya dapat diunduh di situs Bursa Efek Indonesia. Kali ini kita akan menggunakan contoh laporan keuangan PT Delta Dunia Makmur Tbk. per 30 Juni 2019. Data disajikan dalam dolar Amerika Serikat.

LIABILITAS
LIABILITAS JANGKA PENDEK
Utang usaha- Pihak ketiga 113,198,078
Utang lain-lain -Pihak ketiga 769,740
Utang pajak 1,101,373
Beban masih harus dibayar 52,188,163
Liabilitas jangka panjang

jatuh tempo dalam satu tahun

  • Pinjaman bank
49,199,638
  • Utang jangka panjang
  • Sewa pembiayaan
68,280,082
Liabilitas jangka pendek lainnya 6,169
Total liabilitas jangka pendek 284,743,243
LIABILITAS JANGKA PANJANG
Liabilitas imbalan kerja 48,365,828
Liabilitas jangka panjang setelah dikurangi bagian jatuh tempo dalam satu tahun
  • Senior notes
342,346,707
  • Pinjaman bank
86,487,779
  • Sewa pembiayaan
152,948,102
  • Total liabilitas jangka panjang
630,148,416
Total liabilitas 914,891,659

Jumlah liabilitas tersebut apabila ditambah dengan jumlah ekuitas, maka harus sama dengan jumlah aset. 

Cari tahu lebih selengkapnya di Lifepal untuk mendapatkan informasi pengelolaan keuangan perusahaan, investasi, dan akuntansi.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →