Mengenal Saham LQ45 dan Daftarnya yang Terbaru 2020

Telah Ditinjau: Lifepal Lifepal
lq45

LQ45 adalah salah satu indeks di Bursa Efek Indonesia (BEI). Indeks ini diperoleh dari perhitungan 45 performa emiten dengan seleksi kriteria ketat, termasuk penilaian dan likuiditas yang dipertimbangkan dari kapitalisasi pasar setiap enam bulan sekali.

Tujuan Indeks LQ45 adalah pelengkap Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG). Selain itu, indeks ini menjadi sarana objektif dan terpercaya bagi analisis keuangan, manajer investasi, investor, dan pemerhati pasar modal lain dalam memonitor pergerakan harga dari saham-saham yang diperdagangkan.

Sekadar informasi, daftar indeks ini diambil dari performa perusahaan dalam kurun waktu tertentu, yaitu:

  • Performa 60 perusahaan teratas dengan kapitalisasi pasar tertinggi dalam 12 bulan terakhir.
  • Performa 60 perusahaan teratas dengan nilai transaksi tertinggi di pasar reguler dalam 12 bulan terakhir.
  • Telah tercatat di BEi selama minimal 3 bulan.
  • Memiliki kondisi keuangan, prospek pertumbuhan, dan nilai transaksi tinggi.
  • Mengalami penambahan bobot free float menjadi 100% yang sebelumnya hanya 60% dalam porsi penilaian.

Tertarik berinvestasi di indeks ini? Simak dulu daftar saham LQ45 dan ulasan lengkapnya di sini!

Daftar saham LQ45 terbaru

Berikut ini Indeks LQ45 terbaru periode Agustus 2020-Januari 2021 (Evaluasi Mayor) yang telah dirilis BEI. Simak daftar terbarunya di sini!

Kode Emiten Nama Emiten Sektor
ACES Ace Hardware Indonesia Tbk Trade, Service & Investment
ADRO Adaro Energy Tbk Mining
AKRA AKR Corporindo Tbk Trade, Service & Investment
ANTM Aneka Tambang (Persero) Tbk Mining
ASII Astra International Tbk Misc Industry
BBCA Bank Central Asia Tbk Finance
BBNI Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk Finance
BBRI Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Finance
BBTN Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Finance
BMRI Bank Mandiri (Persero) Tbk Finance
BSDE Bumi Serpong Damai Tbk Property & Construction
BTPS Bank Tabungan Pensiunan National Syariah Tbk Finance
CPIN Charoen Pokphand Indonesia Tbk Chemical Industry
CTRA Ciputra Development Tbk. Property & Construction
ERAA Erajaya Swasembada Tbk Trade, Service & Investment
EXCL XL Axiata Tbk Infrastructure & Transportation
GGRM Gudang Garam Tbk Consumer Goods
HMSP H.M. Sampoerna Tbk Consumer Goods
ICBP Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Consumer Goods
INCO Vale Indonesia Tbk Mining
INDF Indofood Sukses Makmur Tbk Consumer Goods
INKP Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Chemical Industry
INTP Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Chemical Industry
ITMG Indo Tambangraya Megah Tbk Mining
JPFA JAPFA Comfeed Indonesia Tbk Chemical Industry
JSMR Jasa Marga (Persero) Tbk. Infrastructure & Transportation
KLBF Kalbe Farma Tbk. Consumer Goods
MDKA Merdeka Copper Gold Tbk. Mining
MIKA Mitra Keluarga Karyasehat Tbk Trade, Service & Investment
MNCN Media Nusantara Citra Tbk Trade, Service & Investment
PGAS Perusahaan Gas Negara (Persero) Tbk Infrastructure & Transportation
PTBA Tambang Batubara Bukit Asam Tbk Mining
PTPP PP (Persero) Tbk Property & Construction
PWON Pakuwon Jati Tbk Property & Construction
SCMA Surya Citra Media Tbk Trade, Service & Investment
SMGR Semen Indonesia (Persero) Tbk Chemical Industry
SMRA Summarecon Agung Tbk Property & Construction
SRIL Sri Rejeki Isman Tbk Misc Industry
TBIG Tower Bersama Infrastructure Tbk Infrastructure & Transportation
TKIM Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk Chemical Industry
TLKM Telekomunikasi Indonesia (Persero) Tbk Infrastructure & Transportation
TOWR Sarana Menara Nusantara Tbk Infrastructure & Transportation
UNTR United Tractors Tbk Trade, Service & Investment
UNVR Unilever Indonesia Tbk Consumer Goods
WIKA Wijaya Karya (Persero) Tbk Property & Construction

Daftar saham LQ45 2018

Berikut ini daftar saham LQ45 2018 (periode Agustus 2018-Januari 2019) sebagai perbandingan dengan daftar LQ45 2020 (terbaru).

Kode Emiten Nama Emiten Sektor
ADHI PT Adhi Karya (Persero) Tbk Property & Construction
ADRO PT Adaro Energy Tbk Mining
AKRA PT AKR Corporindo Trade, Service & Investment
ANTM PT Aneka Tambang (Persero) Tbk Mining
ASII PT Astra International Tbk Misc Industry
BBCA PT Bank Central Asia Tbk Finance
BBNI PT Bank Negara Indonesia Tbk Finance
BBRI PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Finance
BBTN PT Bank Tabungan Negara Tbk Finance
BJBR PT Bank Pembangunan Jabar & Banten Tbk Finance
BKSL PT Sentul City Tbk Property & Construction
BMRI PT Bank Mandiri Tbk Finance
BRPT PT Barito Pacific Tbk Chemical Industry
BSDE PT Bumi Serpong Damai Tbk Property & Construction
ELSA PT Elnusa Tbk Mining
EXCL PT XL Axiata Tbk Infrastructure & Transportation
GGRM PT Gudang Garam Tbk Consumer Goods
HSMP PT HM Sampoerna Tbk Consumer Goods
ICBP PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Consumer Goods
INCO PT Vale Indonesia Tbk Mining
INDF PT Indofood Sukses Makmur Tbk Consumer Goods
INDY PT Indika Energi Tbk Infrastructure & Transportation
INKP PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk Chemical Industry
INTP PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Chemical Industry
ITMG PT Indo Tambangraya Megah Tbk Mining
JSMR PT Jasa Marga Tbk Infrastructure & Transportation
KLBF PT Kalbe Farma Tbk Consumer Goods
LPKR PT Lippo Karawaci Tbk Property & Construction
LPPF PT Matahari Department Store Tbk Trade, Service & Investment
MEDC PT Medco Energi Internasional Tbk Mining
MNCN PT Media Nusantara Citra Tbk Trade, Service & Investment
PGAS PT Perusahaan Gas Negara Tbk Infrastructure & Transportation
PTBA PT Tambang Batubara Bukit Asam Tbk Mining
PTPP PT PP (Persero) Tbk Property & Construction
SCMA PT Surya Citra Media Tbk Trade, Service & Investment
SMGR PT Semen Indonesia (Persero) Tbk Chemical Industry
SRIL PT Sri Rejeki Isman Tbk Misc Industry
SSMS PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk Agriculture
TLKM PT Telekomunikasi Indonesia Tbk Infrastructure & Transportation
TPIA PT Chandra Asri Petrochemical Tbk Chemical Industry
UNTR PT United Tractors Tbk Trade, Service & Investment
UNVR PT Unilever Indonesia Tbk Consumer Goods
WIKA PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Property & Construction
WSBP PT Waskita Beton Precast Tbk Chemical Industry
WSKT PT Waskita Karya (Persero) Tbk Property & COnstruction

Kriteria Indeks LQ45

Indeks ini diluncurkan pada Februari 1997. Ukuran utama dalam menyeleksi performa 45 emiten yang terdaftar di BEI adalah likuiditas transaksi, yaitu nilai transaksi di pasar reguler.

Sesuai perkembangan pasar modal dan untuk lebih ketat dalam penyeleksian, kriterianya ditambah dan hadir review performa sejak Januari 2005.

Adapun tambahan yang dilakukan adalah jumlah hari perdagangan dan frekuensi transaksi yang dimasukan sebagai ukuran likuiditas. Dari “revisi” kriteria tersebut, maka seleksi LQ45 pun kian ketat.

Nah, berikut ini kriteria yang diterapkan dalam memilih Indeks LQ45:

  1. Telah tercatat di BEI minimal 3 bulan.
  2. Aktivitas transaksi di pasar reguler yaitu nilai, volume, dan frekuensi transaksi.
  3. Jumlah hari perdagangan di pasar reguler.
  4. Kapitalisasi pasar pada periode waktu tertentu.
  5. Selain mempertimbangkan kriteria likuiditas dan kapitalisasi pasar tersebut di atas, akan dilihat juga keadaan keuangan dan prospek pertumbuhan perusahaan tersebut.

Nah, kriteria tersebut diambil dari 60 perusahaan untuk beberapa poin. Tentunya, 45 emiten dengan skor tertinggi yang masuk daftar indeks tersebut.

Evaluasi dan pergantian LQ45

Daftar indeks ini tidaklah abadi. Setiap 6 bulan sekali BEI akan rutin memantau perkembangan kinerja emiten dalam daftar tersebut. Setiap 3 bulan sekali dilakukan evaluasi atas pergerakan urutan saham-saham tersebut.

Penggantian saham ini akan dilakukan setiap enam bulan sekali yaitu pada awal Februari dan Agustus. Artinya, terdapat daftar baru setiap Februari dan Agustus.

Apabila ada saham yang sudah tidak masuk kriteria maka akan diganti dengan saham lain yang memenuhi syarat.

Pemilihan saham-saham dalam daftar ini harus wajar. Itu sebab BEI mempunyai komite penasehat yang terdiri dari para ahli di Otoritas Jasa Keuangan (OJK), universitas, dan profesional di bidang pasar modal.

Sekadar informasi, menduduki jajaran indeks ini menjadi kehormatan bagi emiten karena menandakan kepercayaan pelaku pasar modal. 

Selain itu, masuk daftar LQ45 merupakan pengakuan atas tingkat likuiditas dan kapitalisasi pasar perusahaan tersebut.

Namun, emiten yang masuk daftar ini tetap harus menjaga performa agar tidak terdepak dari daftar itu. Jika kinerja menurun, bukan tak mungkin dikeluarkan dari Indeks tersebut.

Dewan penyeleksi LQ45

Dewan penyeleksi LQ45 merupakan komisi penasehat yang terdiri atas ahli dari OJK, universitas, dan profesional di bidang pasar modal yang independen. Tugas komisi penasehat ini adalah menjamin kewajaran atas pemilihan emiten.

Lalu apa saja yang memengaruhi pergerakan indeks ini? Berikut ulasannya:

  • Tingkat suku bunga SBI sebagai patokan (benchmark) portofolio investasi di pasar keuangan Indonesia.
  • Tingkat toleransi investor terhadap risiko.
  • Saham–saham penggerak indeks (index mover stocks) yang notabenenya merupakan saham berkapitalisasi pasar besar di BEI.

Sementara faktor yang memengaruhi naiknya indeks ini adalah:

  • Penguatan bursa global dan regional menyusul penurunan harga minyak mentah dunia.
  • Penguatan nilai tukar rupiah yang mampu mengangkat indeks LQ 45 ke zona positif.

Perbedaan LQ45 dan IDX30

Indeks IDX30 adalah indeks yang berisi 30 saham di mana saham-sahamnya diambil dari saham-saham yang berada di indeks LQ45. Jadi, bisa dibilang kalau IDX30 adalah bagian dari LQ45.

Lalu, mengapa dipilih dari indeks tersebut? Karena emiten dalam Indeks LQ45 merupakan daftar saham yang kinerja likuiditasnya terbaik dan memiliki nilai kapitalisasi pasar terbesar dibandingkan yang bukan masuk daftar tersebut.

Tips berinvestasi saham

Berikut ini panduan berinvestasi saham bagi kamu yang tertarik dengan LQ45.

1. Sebelum investasi uang, investasikan diri terlebih dulu

Salah satu kesalahan terbesar seorang investor pemula adalah langsung terjun ke dunia saham tanpa memahami terlebih dulu dasar-dasar dan esensi investasi saham. Ada banyak istilah yang saham yang sekilas tampak membingungkan. 

Belajarlah otodidak dari mana saja. Bisa dengan membeli buku-buku tentang investasi saham yang ditulis oleh para ahli atau bergabung dengan komunitas (grup di media sosial) yang khusus berdiskusi tentang saham. 

2. Mulailah dari nominal terkecil dan menabung secara konsisten

Banyak pemula yang yang panik saat baru pertama kali berinvestasi saham. Pasalnya, mereka berharap keuntungan yang sebesar-besarnya. 

Namun, begitu harga saham jatuh, mereka panik dan menjual saham mereka yang harganya minus.

Sekalipun kamu memiliki dana dengan nominal yang fantastis, ada baiknya untuk memulai berinvestasi saham dengan nominal yang kecil dulu lalu ditambah dari waktu ke waktu layaknya menabung. Dengan begitu, kerugian bisa diminimalkan.

3. Jadikan investasi jangka panjang

Hal yang lumrah apabila saat kamu memulai investasi berharap bahwa investasi tersebut cepat menghasilkan untung. 

Ambisi ingin segera memiliki keuntungan yang maksimal dalam jangka waktu pendek sangat manusiawi. Namun, kamu harus memahami pula bahwa tidak ada hasil maksimal yang instan.

Dalam menjalankan bisnis, tentu dibutuhkan proses yang panjang dan waktu yang cukup panjang. 

Sebab investasi saham dikenal sebagai instrumen investasi yang memiliki risiko tinggi, sering kali nilai saham mengalami fluktuasi tinggi dalam jangka waktu pendek.

4. Lakukan diversifikasi saham

Untuk meminimalkan kerugian, kamu bisa melakukan diversifikasi saham. Diversifikasi dilakukan tidak hanya untuk mengatur portofolio saham aja lho.

Sebelum memulai diversifikasi, ada baiknya kamu juga turut memahami perusahaan yang akan kamu beli sahamnya.

Memahami betul bagaimana industri pada perusahaan tersebut berjalan, apakah lagi bagus atau lagi buruk. Juga penting memahami kinerja pengelolaan perusahaan.

5. Proteksi income lewat asuransi

Panduan terakhir dari Lifepal adalah memiliki asuransi yang bakal memproteksi income kamu ketika terjadi risiko. Sebut saja sakit, tentunya kamu tidak ingin investasi kamu terusik untuk biaya rumah sakit.

Mungkin kamu mengira BPJS Kesehatan sudah cukup. Tapi, BPJS Kesehatan tidak dilengkapi proteksi jiwa yang memberikan santunan jika tertanggung utama meninggal dunia. Atau proteksi kesehatan yang menjamin biaya perawatan hingga ke luar negeri.

Kalau kamu punya asuransi kesehatan, kamu akan mendapatkan berbagai benefit seperti:

  • Asuransi kesehatan rawat inap (in-patient) menanggung biaya perawatan ketika nasabah di rawat inap di rumah sakit.
  • Asuransi rawat jalan (outpatient) menanggung biaya perawatan medis rawat jalan seperti diagnosa, rehabilitasi, perawatan gigi, dan pengobatan di dokter umum atau rumah sakit lainnya di luar rawat inap.
  • Pertanggungan asuransi untuk tindakan pembedahan, seperti pembedahan reseksi, amputasi, atau rekonstruktif.
  • Pertanggungan asuransi untuk medical check-up atau pemeriksaan kondisi kesehatan.
  • Pertanggungan asuransi untuk proses melahirkan, mulai dari check-up, proses persalinan secara operasi atau normal, dan perawatan setelahnya.
  • Pertanggungan asuransi untuk perawatan kesehatan gigi, mulai dari pemeriksaan, pembersihan, tambal, atau pencabutan gigi.
  • Pertanggungan asuransi untuk perawatan kesehatan mata, mulai dari pemeriksaan dan termasuk kacamata.
  • Klaim cashless di luar negeri, dan masih banyak lagi.

Tanya Jawab

Berikut ini beberapa pertanyaan terkait LQ45 yang sering diajukan investor.

IHSG adalah Indeks Harga Saham Gabungan. IHSG. Secara global dikenal dengan sebutan Indonesia Composite Index (ICI). Sebagian menyebutnya dengan IDX Composite. IHSG adalah indeks pasar saham yang secara efektif digunakan pada Bursa Efek Indonesia (BEI).

Terdapat sederet indeks di BEI, beberapa di antaranya adalah:

  • Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG): Indeks yang mengukur kinerja harga semua saham yang tercatat di Papan Utama dan Papan Pengembangan BEI.
  • LQ45: Indeks yang mengukur kinerja harga dari 45 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.
  • IDX30: Indeks yang mengukur kinerja harga dari 30 saham yang memiliki likuiditas tinggi dan kapitalisasi pasar besar serta didukung oleh fundamental perusahaan yang baik.
  • Indeks Saham Syariah Indonesia/Indonesia Sharia Stock Index (ISSI): Indeks yang mengukur kinerja harga seluruh saham di Papan Utama dan Papan Pengembangan yang dinyatakan sebagai saham syariah sesuai dengan Daftar Efek Syariah (DES) yang ditetapkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Salah satu indeks saham paling dikenal adalah Indeks LQ45 yang berisi saham pilihan. Daftarnya berganti setiap enam bulan sekali.

Alasan memilih saham ini adalah seleksi ketat atas performa emiten yaitu likuiditas dan kapitalisasi pasar.

Meski termasuk daftar saham unggulan, investor pemula bisa membelinya karena harga saham bervariasi mulai ribuan rupiah per lembar hingga puluhan ribu. Terjangkau bukan?

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →