Tingkatkan Pengalaman Agar Terus Dapat Tawaran Kerja dengan Cara-Cara Ini

Pengalaman kerja menjadi hal nomor satu yang harus kamu miliki kalau pengin karier berkembang. Pasalnya, recruiter ataupun user cenderung memprioritaskan orang-orang berpengalaman buat direkrut.

Wajar aja kalau orang-orang yang punya pengalaman kerja lebih gampang dapat pekerjaan ketimbang mereka yang baru aja lulus kuliah. Itulah kenapa para job seeker yang baru lulus disarankan dapatkan pengalaman dulu.

Pertanyaannya adalah berapa lama waktu yang dibutuhkan agar benar-benar punya pengalaman kerja? Gak sedikit orang yang bingung menjawab pertanyaan ini. Ada yang merasa satu tahun masih belum cukup. Padahal, satu tahun itu udah terbilang lama lho.

Sebenarnya gak sampai tahun pun, udah cukup buat kamu buat peroleh pengalaman kerja. Selama bisa memaksimalkannya, dijamin deh kamu menjadi pekerja yang berpengalaman. Dikutip dari Which?, berikut ini adalah cara-cara memaksimalkannya.

Baca juga: Pengin Jadi Generasi Milenial yang Kaya Raya, Yuk Ikuti Tips Mengelola Gaji Ini

1. Bikin kesan pertama yang baik

Hari pertama kerja (Shutterstock).

Di mana-mana kesan pertama itu perlu banget di mana pun kamu bekerja. Memberi kesan pertama yang baik bikin rekan-rekan kerjamu berpandangan positif terhadap dirimu.

Kesan pertama bisa kamu tunjukkan dengan sikap yang ramah sebagai permulaan. Sikap ramah adalah cara gimana kamu menghargai orang-orang. Kebanyakan orang senang kalau mereka dihargai. Mulai dari sikap ramah itulah keakraban tercipta.

Kesan pertama juga bisa kamu tunjukkan dengan sikap kalau kamu itu bisa diandalkan. Kamu punya kemauan belajar dan melakukan pekerjaan sekalipun ada yang bukan pekerjaanmu.

Dengan begitu, nantinya kamu bisa jadi seorang pekerja yang kompeten dan pengalaman kerja dengan sendirinya jadi maksimal.

2. Mengenal rekan kerja satu sama lain

Mengenal rekan kerja satu sama lain (Shutterstock).

Mengenal siapa yang menjadi rekan kerjamu itu juga jadi bagian penting dalam memaksimalkan pengalaman kerja. Sebab dengan kamu mengenalnya, kerja sama bisa tercipta.

Kamu bisa memulainya dengan obrolan yang ringan. Bertanya sedikit hal-hal seputar dirinya kemudian dilanjutkan dengan pertanyaan-pertanyaan peran mereka dan gimana mereka bisa sampai di tempat kerja sekarang.

Pastinya nih orang-orang yang diajak ngobrol kayak gitu bakal senang deh. Dari situ, kamu bisa belajar hal-hal baru yang belum pernah kamu dapatkan sebelumnya. Terlebih hal-hal tersebut bisa berguna banget buat pekerjaan nanti. Untung banget, kan?

Baca juga: Gak Usah Takut Apalagi Ragu, Begini Tips Membeli Saham Bagi Wanita Pemula

3. Tunjukkan kamu bisa bekerja secara terorganisir

Tunjukkan kamu bisa bekerja secara terorganisir (Shutterstock).

Dengan bekerja secara terorganisir, tugas-tugas lebih cepat selesai dikerjakan. Menyelesaikan tugas dengan tepat waktu adalah cerminan dari bekerja secara terorganisir.

Orang-orang yang bekerja secara terorganisir cenderung bisa diandalkan dan selalu mendapat kepercayaan. Pastinya orang-orang yang cara bekerjanya seperti itu punya peluang buat berkembang.

Kalau soal peningkatan pengalaman kerja, gak usah ditanya lagi deh. Pengalaman kerja orang-orang yang terorganisir udah pasti meningkat secara signifikan.

4. Punya rasa antusiasme pada tugas-tugas yang diberikan

Punya rasa antusiasme pada tugas-tugas yang diberikan (Shutterstock).

Rasa antusiasme juga sangat penting buat dimiliki. Sebab bisa mendorong kamu lebih berkembang dari sebelumnya. Kalau kamu berkembang, udah pasti pengalaman kerja pun meningkat.

Karena itu, antusiaslah pada tugas-tugas yang diberikan kepadamu. Sekalipun itu tugas kecil, tetaplah tujukan rasa tersebut. Kalau bisa, selesaikan tugas dengan baik dan berikan hasil lebih dari yang diharapkan.

Baca juga: 8 Destinasi Wisata Gratis di Singapura Ini Bikin Pelesiranmu Makin Seru Lho!

5. Jangan sungkan ajukan pertanyaan kalau itu dirasa perlu

Jangan sungkan ajukan pertanyaan kalau itu dirasa perlu (Shutterstock).

Jangan sungkan ajukan pertanyaan kalau kamu benar-benar masih belum paham. Ketidaktahuan yang disembunyikan bisa menjadi kesalahan yang fatal nantinya.

Apalagi pertanyaan yang diajukan menyangkut hasil pekerjaan yang dinilai negatif oleh atasan. Kamu bisa bertanya alasan di balik penilaian negatif tersebut.

Sebagai tips, selalu pikirkan pertanyaan-pertanyaan yang mau diajukan. Jangan sampai kamu mengajukan pertanyaan yang jawabannya aja bisa dicari di Google.

Nah, itu tadi cara-cara memaksimalkan pengalaman kerja. Ingat, peluang dapat kerja makin maksimal apabila pengalaman kerja juga maksimal. Selamat mencoba dan semoga sukses! (Editor: Winda Destiana Putri).