Mau Bangun Bisnis Coffee Shop yang Menjanjikan, Simak Dulu Tipsnya

Budaya minum kopi sepertinya sudah menjadi gaya hidup di Indonesia. Sangking populernya, sekarang ini banyak sekali warung kopi atau coffee shop yang tersebar di penjuru kota. Bahkan coffee shop saat ini dijadikan tempat gaulnya generasi milenial.

Bisnis coffee shop masih dinilai sebagai bisnis yang menggiurkan. Target pasarnya sangat banyak, tidak hanya para pecinta kopi, melainkan juga masyarakat biasa. Sebab, ngopi di coffee shop atau kafe merupakan tren yang tak pernah lekang termakan zaman dan seakan telah membudaya bagi masyarakat Indonesia.

Namun, bukan berarti, segala sesuatunya jadi lebih mudah. Selaiknya bisnis, tetap harus ada persiapan matang saat akan memulainya. Menurut, Ariel Giovanni, pemilik Six Onces, syarat utama memulai bisnis coffee shop adalah passion.

Pekerjaan yang sesuai dengan passion akan lebih mudah dijalani. Sebab, seseorang akan lebih memahami apa yang dia kerjakan. Juga, lebih tulus dalam menjalaninya. “Jadi, jangan hanya sekadar ikut-ikutan tren. Tanpa passion, seseorang akan lebih cepat merasa jenuh. Terlebih, saat berhadapan dengan masalah,” kata dia dilansir laman Infonitas.

Lalu, buatlah rencana bisnis yang komprehensif. Ini berguna untuk menentukan arah dan tujuan bisnis, meminimalisasi risiko, dan mengukur potensi serta keuntungan yang bisa diperoleh.  “Namun, yang harus dipahami, ini bukan jaminan untuk sukses, tetapi hanya sebagai cara agar kita lebih mengetahui langkah apa yang akan dilakukan,” tambah Ariel.

Landy T. Jonggala, pemilik Kopium Artisan Coffee berpendapat sama. Di fase itulah, pebisnis harus mulai menentukan konsep. Dengan adanya konsep, pebisnis dapat menentukan desain interior dan pasar yang akan dituju.

“Coffee shop tentulah mengunggulkan kenyamanan. Itu sebabnya, rancangan interior harus menarik sesuai konsep yang diusung. Misalnya, Kopium Artisan Coffee. Konsep yang diusung adalah tempat nongkrong semua kalangan. Sehingga, desain interiornya memang sengaja kami rancang seperti rumah sendiri,” terangnya.  

Lalu, setelah itu semua terencana dengan matang, barulah fokus mempromosikan brand ke target pasar yang dituju. Sambil terus menjaga citarasa dan kualitas pelayanan. Di sinilah, peran karyawan sangat dibutuhkan.

“Karyawan adalah aset yang menentukan maju atau tidaknya bisnis. Bila nyaman, mereka akan bekerja maksimal. Poin inilah yang harus digarisbawahi. Perlakukanlah karyawan sebagai keluarga, bukan sebagai babu,” paparnya.

Agar dapat sukses, tambah dia, pelaku bisnis harus terus mengamati pasar dan tren yang sedang berkembang. Kreativitas dan inovasi dibutuhkan mengingat persaingan kian sengit dari waktu ke waktu. “Bagaimanapun ini bisnis. Tanpa inovasi, Anda bakal tergerus persaingan,” pungkasnya.

Selain itu, ada hal yang bisa kamu lakukan seperti berikut.

1. Rancang konsep

Rancang konsep sebaik mungkin (Shutterstock).

Rancang konsep sebaik mungkin. Kira-kira apa jenis coffee shop kamu nanti. Apakah seperti warung kopi 24 jam, atau kafe menengah hingga kelas atas. Tentukan dulu target yang ingin dibidik, kemudian persiapkan semuanya dengan baik.

Selain itu, kamu juga perlu memikirkan strategi promosinya. Bagaimana kamu menjaring pelanggan, apakah dengan promo di media sosial atau offline. Selain itu hal penting lain kamu juga perlu mempelajari perencanaan apa yang akan dilakukan di masa yang akan datang.

2. Siapkan dana

siapkan dana segar untuk merealisasikannya (Shutterstock).

Jika sudah menentukan konsep seperti apa coffee shop kamu nanti, siapkan dana segar untuk merealisasikannya. Setidaknya kalau ingin membuka kafe dengan gaya kekinian, kamu perlu modal cukup besar. Modal untuk sewa tempat, dekorasi, membeli peralatan membuat kopi, dan lain sebagainya.

Kamu betul-betul riset dari sekarang berapa biaya yang akan dikeluarkan. Kalau tabungan kamu ternyata belum cukup, bisa pinjam modal usaha ke bank atau pinjam uang ke orangtua.

3. Tentukan supplier

Untuk mendapatkan supplier yang tepat, kamu disarankan mencarinya ke beberapa daerah (Shutterstock).

Untuk mendapatkan supplier yang tepat, kamu disarankan mencarinya ke beberapa daerah. Indonesia merupakan penghasil kopi terbesar nomor 3 di dunia setelah Brazil dan Vietnam.

Ini kabar baik tentunya, karena kualitas kopi di Indonesia gak diragukan lagi kan? Jika memiliki dana lebih, kamu bisa berkunjung langsung ke daerah penghasil kopi seperti Aceh, Flores, Toraja, atau Bali Kintamani.

Atau kalau dana kamu terbatas, bisa minta bantuan teman yang juga memiliki koneksi untuk terhubung ke tangan pertama di daerah-daerah itu.

Kamu juga bisa mencari referensi lewat internet. Minta tester kepada mereka, dan kalau tertarik kamu bisa bernegosiasi langsung. Selamat berbinis ya! (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →