Mau Diet Hemat? Terapkan 4 Cara Ini

diet-hemat

Orang yang merasa berat badanya berlebih bakal melakukan apa pun untuk menguranginya. Diet menjadi satu di antara sejumlah cara yang ditempuh. Apalagi diet hemat. Cucok.

Tapi ada kecenderungan diet malah bikin boros. Kok bisa begitu? Bisa banget.

Saat berdiet, ada pola makan serta jenis makanan tertentu yang mesti dituruti. Masalahnya ada pada jenis makanan.

Makanan khusus untuk diet relatif mahal, terutama yang mengandung banyak protein. Belum lagi aktivitas penunjang diet seperti fitness hingga konsultasi gizi, juga konsumsi suplemen.

Tak pelak lagi, diet cenderung membutuhkan biaya ekstra. Lihat saja bagaimana para artis membayar ongkos ini-itu demi menurunkan berat badan dengan cepat.

Terapi diet yang dilakoni Dian Sastro pada 2012 setelah melahirkan saja biayanya Rp 2,3 juta per kedatangan. Terapi diet ala Dian Sastro minimal dilakukan 5 kali.

Jadi biaya totalnya Rp 11,5 juta. Ingat, itu tahun 2012 ya. Pastinya lebih mahal sekarang.

Tapi tunggu dulu. Kita bukan artis. Atau mungkin ada pembaca yang artis, bukan berarti selalu meniru gaya hidup artis kan…

Diet bisa jadi bikin boros kalau terlalu ngoyo atau memaksakan diri. Nyatanya, ada cara diet hemat yang bisa kita lakukan. Berikut ini di antaranya:

1. Kurangi porsi makan saja

diet-hemat
Dari biasanya makan mi sebaskom, kini semangkok saja ya (nextshark.com)

Pasti ada yang bilang mengurangi porsi makan gak bakal berhasil mengurangi berat badan. Betul, kalau porsi makan berkurang tapi ngemil banyak dan gak pernah berolahraga.

Tapi secara simpel, mengurangi porsi makan berarti mengurangi jumlah makanan yang masuk ke tubuh. Tentunya berat badan akan terpengaruh.

Jadi, tak perlu ganti menu mahal, kurangi porsi makan bisa jadi solusi. Contoh konkretnya adalah dari biasanya ambil nasi 3 centong, kini jadi 1 centong.

Atau sebelumnya makan pakai lauk lebih dari satu, misalnya ayam goreng dan tempe goreng, sekarang pakai satu lauk saja. Intinya adalah mengurangi jumlah makanan yang masuk ke tubuh.

Tapi ingat, makan lebih sedikit bukan berarti harus menahan lapar. Kuncinya adalah mengurangi makanan yang dulu terlalu banyak agar normal. Makan secara normal tentunya gak bikin lapar dong.

2. Olahraga simpel

diet-hemat
Tak ada jaket parasut, bisa pakai jas hujan plastik (businessofeminin.com)

Alat olahraga di pusat kebugaran memang bikin gairah berolahraga bergelora. Dari treadmill pindah ke barbel, lalu ke sepeda statis, terus di fitness bench, dan diakhiri dengan spa yang nikmat.

Enak sih. Namun serangkaian kegiatan itu gak gratis. Apalagi kalau pakai sewa jasa trainer atau pelatih kebugaran.

Padahal manfaat joging untuk diet gak kalah. Simpel dan gratis pula untuk melakukannya.

Cukup bangun pagi tiap hari dan minum air putih secukupnya, bisa langsung lari kecil kelling kompleks. Disarankan joging minimal 15 menit, tapi lebih bagus kalau sampai 30 menit tiga kali dalam seminggu.

Olahraga joging menggerakkan semua bagian tubuh. Selain menurunkan berat badan, joging bermanfaat untuk menjaga stamina dan mengatasi gangguan tidur.

Mau efek spa? Gunakan jaket parasut saat joging biar keringat mengucur keluar lebih deras. Diet hemat deh!

3. Suplemen? Jamu aja

diet-hemat
Ibu Mooryati yang tengah, bukan kanan (liputan6)

Tahu Mooryati Soedibyo? Pengusaha sekaligus politikus ini usianya sudah kepala sembilan. Tapi tetap bugar, bahkan sempat menjabat Wakil Ketua MPR.

Beliau pernah mengungkapkan bahwa salah satu rahasianya awet muda adalah rutin minum jamu sejak kecil. Nah, jamu yang dimaksudkan itu bisa juga dikonsumsi untuk program diet hemat dan murah.

Jamu secara umum lebih murah dari suplemen. Harga jamu kunyit asam seukuran botol 750 ml gak sampai Rp 10.000. Apalagi bila belinya di daerah produsen jamu, seperti Yogyakarta dan Surakarta.

Terlebih suplemen sebagai obat kimia dianggap lebih berdampak negatif bagi tubuh ketimbang jamu yang bahannya alami. Biar lebih hemat lagi, temukan produsen atau penjual jamu di dekat tempat tinggalmu agar bisa berlangganan.

Bila langganan, umumnya harganya bisa lebih murah. Bisa juga beli via marketplace seperti Tokopedia atau Bukalapak, lalu tanyakan apakah bisa dapat lebih murah kalau berlangganan belinya.

4. Semua bikin sendiri

diet-hemat
Gak harus jus, bisa modifikasi asal buahnya masuk tubuh (prelo)

Jus, smoothie, sampai salad buah atau sayur sebagai menu diet sebaiknya bikin sendiri agar gak boros. Kamu beli jus di pinggir jalan Rp 10 ribu, itu pun isinya banyak gula dan susunya.

Mau diet, malah nambah berat karena kebanyakan glukosa. Makanya, pilihan paling baik adalah membuat semua asupan itu sendiri.

Beli lemon satu kilo Rp 50 ribu, misalnya, bisa bikin hingga 15 gelas jus. Tak perlu pengawet, gula, atau susu. Es batu pun sudah pasti dari air matang.

Demikian juga kalau mau bikin smoothie atau salad sendiri. Hitung dulu berapa biayanya kalau beli jadi dan berapa kalau bikin sendiri.

Secara umum sih pasti bakal lebih murah kalau semua bikin sendiri. Bahannya bisa dipastikan lebih aman lagi.

[Baca: Jangan Asal Diet! Ketahui Dulu 6 Mitos Diet yang Bikin Sakit dan Membengkakkan Pengeluaran]

Diet, seperti bekerja dan mendapatkan penghasilan, adalah hak semua orang. Lebih-lebih bagi mereka yang merasa bobot badannya terlalu tinggi.

Ada dua pilihan, diet boros atau diet hemat. Sejatinya, kita-kita yang berduit bisa saja pilih perawatan dan program diet mahal itu.

Namun buat apa keluar lebih banyak uang untuk hal yang sebenarnya bisa didapatkan dengan lebih hemat. Toh, tujuannya sama. Kamu pilih yang mana?

[Baca: Maksud Hati Mau Diet dan Hidup Sehat Loh Kok Malah Lebih Boros]]

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →