Rupiah Anjlok, Beli Emas Aja! Ini Untung dan Ruginya

Beli emas [TEMPO/Tony Hartawan]

Belakangan ini, permintaan emas meningkat. Wajar aja, sebab beli emas menjadi pilihan investasi paling tepat saat rupiah melemah.

Seperti diberitakan banyak media, belum lama ini, PT Antam mencatat angka penjualan emas yang memuaskan. Menurut Dirut Antam Arie Prabowo Ariotedjo, banyak orang membeli emas gak lepas dari melemahnya rupiah terhadap dolar.

Sekadar diketahui, penjualan emas Antam telah mencapai 13,8 ton selama semester pertama. Lebih besar dari tahun 2017 yang mencapai 13,2 ton. Semakin banyaknya orang beli emas, lanjut Arie, penjualan emas diprediksi bisa mencapai 24-25 ton tahun ini.

Kira-kira dengan beli emas saat rupiah anjlok, apakah ini menguntungkan atau malah merugikan? Yuk, cari tahu jawabannya lewat ulasan berikut:

1. Untung: harga terus naik meski rupiah melemah

 

Emas batangan (Shutterstock)

Ini yang jadi alasan banyak orang kenapa beli emas. Asal tahu aja nih, emas dipilih karena dikenal sebagai pilihan investasi aman dan nilainya cenderung stabil.

Coba deh lihat-lihat sejarah harga emas sebelum krisis 1997, dan pas tahun 1997. Saat rupiah melonjak gila-gilaan tahun 1997 yang mengakibatkan krisis moneter, harga emas juga ikut melambung tinggi.

Tentu aja yang investasi emas saat itu mendulang untung. Namun, kamu jangan beli emas dengan harapan seperti itu ya. Perlu kamu ingat, berharap krisis ekonomi demi mendulang untung sama aja mengharapkan orang-orang yang gak investasi emas agar sengsara.

2. Untung: naiknya investor emas bikin harga makin mahal

 

jenis-investasi
Emas batangan (bisnis)

Dalam investasi emas, juga berlaku yang namanya hukum demand and supply. Makin tinggi jumlah orang-orang yang beli emas, harga emas makin mahal.

Selain itu, mahalnya emas juga dipengaruhi rendahnya suku bunga simpanan, tingginya inflasi, permintaan industri, pembelian oleh bank sentral, hingga persedian emas di dunia.

 

3. Untung: aman, mudah, dan murah

 

investasi-emas
Emas (dinarfirst)

 

Orang-orang beli emas karena berinvestasi emas dinilai aman. Gak cuma itu, investasi emas juga mudah dan murah.

Hah? Bukannya harga emas per gram udah mencapai Rp 650 ribuan? Emang benar harga per gramnya udah mahal banget. Namun, kamu tetap berinvestasi emas kok.

Sekarang ini banyak platform yang menyediakan layanan investasi emas. Apalagi Pegadaian juga menyediakan layanan ini.

Sekadar informasi, kamu bisa investasi emas mulai dari Rp 50 ribu. Nantinya kalau udah sampai 1 gram, baru bisa diubah menjadi emas.

4. Rugi: gak bisa buat jangka pendek

 

Emas (Shutterstock)

Investasi emas termasuk investasi jangka panjang. Itu berarti kamu baru bisa merasakan untungnya kalau udah berinvestasi hingga 10 tahun.

Naiknya harga emas terbilang lamban, karena itu untuk merasakan untungnya, kamu kudu bersabar. Jadi, buat kamu yang hendak beli emas, konsekuensi ini perlu dipertimbangkan supaya kamu gak ngeluh “lama banget sih untungnya”.

5. Rugi: risiko hilang kalau disimpan sendiri

 

Menyimpan emas (Shutterstock)

Konsekuensi yang gak wajib kamu camkan nih. Emas itu rentan hilang lho. Jadi, benar-benar mesti disimpan baik-baik. Apalagi kalau beli emas sampai 1 kilogram. Kayaknya bakal deg-degan tuh seandainya taruhnya cuma di lemari.

Mau gak mau kamu mesti beli yang namanya brankas. Gunanya udah jelas buat nyimpan barang-barang yang sangat berharga kayak emas ini. Ya, ujung-ujungnya kamu keluarkan uang deh demi menjaga amannya emas.

6. Rugi: ada biaya lebih kalau simpan emas di tempat khusus

 

gaji UMR
Emas (Shutterstock)

Hampir semua platform penyimpan emas, gak terkecuali Pegadaian yang menawarkan layanan khusus buat menyimpan emas.

Emang sih menggunakan layanan ini kekhawatiranmu mengenai di mana bakal menyimpan emas teratasi. Cuma nantinya kamu harus siapkan bujet buat bayar layanan yang disebut fasilitas titipan.

Seperti di Pegadaian yang mematok harga Rp 30 ribu per 12 bulan. Jelas lebih baik ketimbang kamu beli brankas yang harganya sekitar bisa mencapai Rp 10 jutaan.

Kamu juga bakal dikenakan biaya administrasi sekitar Rp 10 ribu, biaya transaksi sekitar Rp 2.500, hingga biaya cetak sekitar Rp 85 ribu per gram.

Nah, itu tadi untung rugi beli emas saat rupiah melemah. Mudah-mudah informasi di atas bikin kamu makin paham tentang investasi emas. Selamat berinvestasi!