Mau Punya Harta Rp 1,2 Triliun di Usia 30? Ikuti Resep Sukses dari DJ Terkenal Ini

dj avicii

Kamu mungkin masih ingat dengan kabar meninggalnya DJ Avicii pada 20 April 2018 lalu. Kabar itu, seperti kabar-kabar kematian pada umumnya, jelas bikin sedih. Pria ini memutuskan bunuh diri di usia yang sangat muda, 28 tahun.

CNN memberitakan, kehidupan pria asal Swedia itu bisa dikatakan penuh tekanan. Di satu sisi, Avicii adalah seorang introvert, namun harus beradaptasi dengan dunia DJ yang kental akan pesta. Dia pun mengalami masalah kesehatan, kecanduan alkohol.

Di balik itu, ia adalah salah satu orang yang berhasil mempopulerkan electro dance music (EDM) hingga jadi yang paling top di belantika musik dunia. Dia juga memutuskan buat berkolaborasi dengan Madonna dan Coldplay buat merilis single yang akhirnya meledak.

Situs The Richest memberitakan bahwa pada tahun 2012, total kekayaan Avicii masih berjumlah US$ 7 juta. Namun seiring dengan berjalannya waktu, kekayaannya pun bertambah.

Pada tahun 2014, kekayaannya naik hingga US$ 28 juta hingga pada akhir hayatnya dikabarkan mencapai US 85 juta.

Dari banyak hal negatif yang ia punya, bagian ini yang bisa kita pelajari bersama. Gimana Avicii berusaha hingga bisa kaya di usia yang relatif masih sangat muda patut diteladani. Berikut beberapa hal yang bikin Avicii sukses dan bisa banget buat ditiru.

1. Kenalilah bakatmu dan jangan setengah-setengah

dj avicii
Sekali manggung aja, penontonnya bejibun (Vanity Fair)

Dalam wawancaranya dengan The Hollywood Reporter tahun 2016 lalu, Avicii menjelaskan gimana gilanya perjalanan karier yang dia hadapi. Di usianya yang masih 16 tahun, dia udah jadi produser musik. Dan ketika berusia 18 tahun, dia udah aktif tur ke mana-mana.

Avicii mengaku gak heran kalau dia sanggup melakukan itu semua. Menurutnya hal itu bisa dilakoni karena itu adalah momen terbaik dalam hidupnya. Stres dan lelahnya terbayar. Di tahun 2011 dan 2012 Avicii berhasil membawa pulang penghargaan Grammy.

Sepenggal kisah ini jadi bukti kalau Avicii emang gak pernah setengah-setengah dalam bermusik. Dia sadar kalau bakatnya di bidang musik emang jempolan dan dia pengin sebuah karier di dunia musik yang nyata.

2. Maksimalkan aset yang ada

Dalam sebuah video di Youtube, Avicii mengatakan bahwa gak sedikit musisi yang takut buat berinvestasi untuk membeli peralatan penunjang komposer yang mahal. Mereka khawatir gak bisa membalikkan modal lewat karyanya.

Bagi Avicii, yang terpenting dari bermusik bukanlah alat atau aset apa yang dimiliki seorang musisi. Sebuah perangkat lunak pun bisa menghasilkan karya seni yang baik, jika penggunanya mahir dan paham cara memanfaatkannya.

Sekarang coba deh kamu perhatikan lagu “Wake Me Up” karya Avicii yang diputar sampai miliaran kali di Youtube. Lagu itu sebetulnya sederhana banget. Bermodal aplikasi Garage Band, microphone, dan laptop pun kamu bisa bikin lagu yang lebih keren. Gak perlu deh investasi bikin studio sampai ratusan juta.

Dari poin ini, jelas banget bahwa modal emang penting, tapi yang lebih penting adalah kualitas dari si pengelola bisnis tersebut. Percuma aja kalau modal gede, aset bejibun, tapi gak bisa menghasilkan. Setuju gak?  

3. Dengar kritik yang gak membangun? Ketawain aja

dj avicii
Sayang banget dia sudah gak ada dan mengakhiri hidupnya sendiri (Daily Times)

Kritik emang penting buat memajukan bisnis atau karier. Tapi ketika kritik itu gak berbobot atau gak membangun sama sekali, cuekin aja. Atau kalau kata Avicii, “ketawain aja.”

Gak sedikit orang yang mengatakan kalau musiknya Avicii terlalu mainstream. Tapi jawaban Avicii simpel aja: apa yang dia buat ya emang itu merupakan musiknya dia. Dan Avicii tetap jadi dirinya sendiri.

Sejatinya, Avicii sendiri ngaku bahwa dirinya pengin banget menanggapi kritik-kritik yang ada. Tapi semakin banyaknya haters yang muncul dan menyerang, pada dasarnya itu gak bakal berpengaruh sama kesuksesanmu.

Itulah sebabnya Avicii gak pernah peduli sama hal ini. Tentu aja, ini bisa banget kamu aplikasikan dalam kehidupanmu sendiri.

4. Carilah sosok yang menginspirasimu

Bagi DJ Avicii, inspirasi merupakan hal penting dalam menunjang kesuksesan. Oleh karena itulah, cari aja sosok yang emang bakal menginspirasimu.

Dalam hal musik, inspirasi emang penting banget.Buat bisa bikin satu lagu, semua musisi termasuk Avicii kerap mendengarkan lagu yang dia suka.

Ketika menemukan bagian yang emang bagus, dia bakal bikin melodi yang mirip dari lagu tersebut namun dipoles. Jadi bukan plagiat lho ya. Dan akhirnya, dari situlah tercipta sebuah lagu baru yang gak jarang lebih bagus daripada insiprasinya.

Beberapa musisi yang mempengaruhi Avicii antara lain Daft Punk, Swedish House Mafia, dan Eric Prydz.

5. Pinter-pinter bergaul

dj avicii
Pinter-pinter pilih teman deh biar kamu sukses (bloomberg)

DJ Avicii pernah mengatakan kalau dirinya emang dikelilingi oleh orang-orang yang membantu dirinya banget. Sebut aja seperti manajernya dan orang-orang yang udah bekerja sama dengannya sejak awal memulai karier.

Avicii emang jago bermusik, tapi tentu aja buat urusan cari panggung ya sang manajerlah yang paham. Itu sebabnya inner circle itu penting banget. Tentunya bakalan susah sukses deh kalau yang ada di sekelilingmu adalah orang-orang yang emang gak pernah sejalan.

Seperti itulah resep sukses mendiang DJ Avicii yang baru aja ninggalin kita. Sebagai seorang musisi, dia mencintai banget apa yang dia lakukan. Hal itu terlihat jelas dalam pesan yang dia tulis kepada fansnya sebelum mengakhiri hidupnya.

Dalam pesan itu, DJ Avicii mengatakan bahwa dirinya emang dilahirkan buat menciptakan musik. Dia sempat berhenti manggung buat introspeksi, namun dia tetap bermusik di studio.

Musik yang digarap olehnya bercerita tentang cintanya terhadap para penggemarnya. DJ Avicii turut berharap musiknya tetap bisa diterima sampai kapan pun.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →