Begini Cara Mendidik Anak Kelola Keuangan Biar Kaya ala Prita Ghozie

Mendidik anak soal keuangan

Setiap orang memiliki cara berbeda-beda dalam hal mendidik anak, terutama jika dikaitkan dengan masalah keuangan. Namun, kali ini MoneySmart bakal membeberkan kepada kamu tentang strategi baru ala perencana keuangan Prita Ghozie.

Founder perusahaan konsultan keuangan Zap Finance ini membagikan kiat jitu mendidik anak mengelola keuangan dalam acara Wealth Wisdom 2018 yang diprakarsai Bank Permata, 5 September 2018.

Di acara tersebut, Prita membeberkan caranya mendidik dua buah hatinya soal keuangan. Dia mendidik masing-masing anak dengan cara berbeda, karena pola belanja mereka juga berbeda.

Meski begitu, Prita mengatakan, ada dua komponen dasar terkait cara mendidik anak soal keuangan yang harus dilakukan orangtua.

Mau tahu apa saja? Yuk simak ulasannya di bawah ini:

Membuka tabungan atas nama anak

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Prita Hapsari Ghozie (@pritaghozie) on Jun 23, 2018 at 7:41am PDT

Ini tentunya menjadi salah satu cara mendidik anak soal keuangan yang efektif. Intinya, moms harus menyiapkan tabungan anak untuk masing-masing buah hati.

Dengan target nasabah anak-anak yang masih duduk di Taman Kanak-Kanak hingga SMA, nama yang akan tertera di buku tabungan anak adalah nama anak itu sendiri.

Memiliki rekening tabungan, anak pasti punya kebanggaan tersendiri. Yang menarik, kamu tidak perlu menyetor besar saat awal menabung. Karena jenis produk mengedukasi, banyak bank menetapkan minimal setoran sebesar Rp 100 ribu saja.

Sebagai parents “zaman now”, kamu tentu tahu dong dari mana sumber pendapatan anak, selain dari orangtuanya. Biasanya pendapatan itu dia terima dari kakek neneknya atau dari kerabat di Hari Raya.

Nah, tentunya kamu bisa memintanya untuk menyetorkan uang-uang THR dan sisa uang jajannya ke tabungan.

Jangan ajak anak ke ATM

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Prita Hapsari Ghozie (@pritaghozie) on Aug 27, 2018 at 5:12pm PDT

Prita juga mengimbau orangtua agar gak mengajak anaknya ke anjungan tunai mandiri (ATM). Mungkin kelihatannya sepele ya cuma ATM doang, tapi di balik itu ada masalah besar yang mungkin sekali terjadi.

Menurut Prita, sang buah hati, terutama yang berusia lima tahunan bisa mengira ATM adalah mesin ajaib yang bisa mengeluarkan uang. Itu sebabnya, mengajak anak ke ATM bisa berdampak salah edukasi soal keuangan.

Meski demikian, jika memang suatu saat  kamu terpaksa membawa anakmu ke sana, pastikan juga bahwa kamu mengajarinya tentang bagaimana proses uang itu keluar dari ATM. Otomatis, PR-mu selanjutnya membawa anak ke bank untuk nyetor uang.

Dengan begitu, mereka jadi bisa tahu uang yang ditarik di ATM adalah uang yang disetor berdasarkan jumlahnya. Jadi, uang itu sewaktu-waktu bisa habis kalau yang punya duit gak bijak.

Beda anak beda didikan

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Prita Hapsari Ghozie (@pritaghozie) on Aug 31, 2018 at 8:41am PDT

Prita mengakui, dua anaknya punya kebiasaan keuangan yang berbeda. Anaknya yang pertama, sangat bijak, bahkan sudah tahu bagaimana membedakan kebutuhan dan keinginan serta uang jajannya masih bersisa atau bahkan utuh.

Sementara itu, anak bungsunya yang perempuan termasuk yang sering belanja, terutama belanja mainan. Meski masih kecil dan tergolong boros, dia cukup kreatif dalam mendapatkan uang. Terbukti, meski masih kecil, sang buah hati sudah bisa bikin mainan squishy yang nantinya bisa dijual.

Jika anakmu memiliki kebiasaan yang mirip dengan anak pertama Prita, maka memberikan uang jajan mingguan atau bulanan tentu menjadi cara yang efektif. Gak perlu khawatir, karena dia sudah bisa mengatur keuangannya sendiri.

Namun, jika anakmu seperti anak kedua Prita, dukung saja dia untuk bisa mengasah kreativitasnya. Tapi, bukan berarti kamu harus menuruti semua kemauannya dalam beli mainan ya!

Itulah tiga cara mendidik anak soal keuangan ala Prita Ghozie. Intinya, semua orang memang punya cara berbeda, namun tujuannya tetap sama, yaitu membuat anak lebih bijak soal keuangan.

Gimana menurutmu? Kamu setuju dengan tiga cara mendidik anak soal keuangan?

 

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →