Dijamin Cepat Kaya! Begini 3 Cara Mudah Menghemat Gaji dari Kerja Sampingan

mengelola keuangan

Masih banyak orang yang belum bisa mengelola keuangan dengan baik. Alhasil, gaji dari jerih payahnya selama sebulan bekerja jadi sia-sia lenyap entah kemana. 

Memang susah untuk mengatur keuangan. Megang uang dikit langsung pengin buru-buru ngabisinnya. Budaya konsumtif seperti ini harus segera direm biar kondisi keuanganmu gak jadi korbannya. 

Kendala seperti ini gak cuma terjadi pada gaji dari pekerjaan utama. Banyak juga dari mereka yang menggeluti usaha sampingan, tapi gak mampu mengelola pendapatannya tersebut. Masa iya gaji pokok habis, gaji dari sampingan juga habis. Tujuannya kerja sampingan kan untuk menambah pundi-pundi, bukan untuk menyuntik pemenuhan gaya hidup. 

Mengelola keuangan, khususnya uang hasil pekerjaan sampingan bukan hal yang sulit kok. Berikut ini tiga langkah mudahnya seperti dikutip dari Inc

Baca juga: Pantes Susah Kaya! Ini 4 Biang Kerok yang Jadi Kendala Mengatur Keuangan

1. Buka rekening baru

mengelola keuangan
Buka rekening baru. (Shutterstock)

Cara pertama mengelola keuangan kerja sampingan adalah dengan membuka rekening baru. Rekening tersebut kemudian hanya dikhususkan untuk menyimpan pendapatan-pendapatan dari proyek sampingan.

Gaji pekerjaan utama dan sampingan jangan disatukan begitu saja. Kalau digabung berpotensi habis dalam waktu cepat. Tapi kalau dipisah, kamu bisa mengaturnya dengan lebih terencana. Misalnya, kamu udah memiliki komitmen buat gak memakai uang dari pendapatan kerja sampingan. Jadi, tinggal aja ATM-nya di rumah, jangan dibawa ke mana-mana. 

Dengan cara seperti ini kamu juga bisa mengatur berapa pendapatan yang diterima dan pengeluaran yang sudah digunakan.

Baca juga: Sulit Menabung? Ikuti 4 Cara Ini Agar Sukses Mengatur Keuangan di Masa Muda

2. Berkegiatan produktif di waktu luang 

mengelola keuangan
Gunakan waktu luang untuk kegiatan produktif. (Shutterstock)

Salah satu kegiatan yang bisa menyedot lebih banyak gajimu adalah nongkrong di kafe setiap akhir pekan. Kalau keseringan, bisa-bisa gaji bulanan dan gaji kerja sampinganmu menipis. Untuk menekannya, coba manfaatkan hari liburmu dengan kegiatan-kegiatan yang lebih produktif lagi, misalnya mengerjakan proyek sampingan. 

Dengan cara menyibukkan diri, keuanganmu bakal terselamatkan. Kamu gak perlu khawatir lagi kalau akhir bulan tiba-tiba duit udah habis semua. 

Tapi kalau ngerjain proyekannya di kafe sih sama aja bohong! Mending di rumah, gratis, makanan tinggal ambil di dapur, dan gak terganggu dengan suara berisik. 

Baca juga: Dijamin Bisa Mapan Kalau Dicoba, Ini 6 Wejangan Miliarder Soal Mengatur Keuangan

3. Jangan boros!

mengelola keuangan
Jangan boros. (Shutterstock)

Tips terjitu mengelola keuangan agar gaji kerja sampinganmu tidak cepat habis adalah jangan boros! Formula simpelnya adalah tidak mengeluarkan uang lebih banyak daripada pendapatan yang kamu terima. 

Orang cerdas akan memanfaatkan gaji kerja sampingan untuk hal-hal yang bermanfaat, misal ditabung demi masa depan atau untuk keperluan lain yang mendadak. Namanya kerja, memang tujuannya untuk mempersiapkan dana di masa yang akan datang, entah itu jangka pendek maupun persiapan kebutuhan jangka panjang. Percuma dong kalau dihabiskan dalam waktu sekejap, sama saja buang-buang tenaga ngambil pekerjaan sampingan. 

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Atau bisa juga memanfaatkan gaji tambahan itu untuk membayar utang-utang yang masih menumpuk. Lumayan kan, kamu gak perlu mengorbankan gaji dari pekerjaan pokok untuk mencicil pembayaran utang. 

Kalau kamu berniat menjadikan kerja sampingan itu sebagai bisnis yang besar, gunakan uang penghasilannya untuk membeli peralatan-peralatan penunjang. 

4. Catat semua pemasukkan dan pengeluaran

mengelola keuangan dengan catat pemasukan pengeluaran
Catat pemasukan dan pengeluaran.

Keempat, kamu juga perlu mencatat seluruh uang yang masuk dan keluar dari gaji kerja sampingan nih. Tujuannya untuk melacak uang yang kamu miliki digunakan untuk apa.

Pasti kamu pernah ngalamin momen bingung ketika uang yang disimpan di dompet berasa berkurang, padahal gak beli apa-apa. Dengan mencatat pengeluaran, hal kayak gini pastinya gak bakal kamu alamin lagi.

Selain itu dengan mencatat pengeluaran dan pemasukkan, kamu bisa membuat laporan  keuangan bulanan secara lebih mudah.

5. Siapkan dana darurat

mengelola keuangan dengan mempersiapkan dana darurat
Siapkan dana darurat.

Gaji dari kerja sampingan juga bisa kamu gunakan sebagai dana darurat yang dialokasikan setiap bulannya nih. Dana darurat berguna ketika kamu memerlukan uang secara mendadak sewaktu-waktu seperti biaya perawatan rumah sakit yang gak bisa diduga.

Oleh karena itu, penting buat kamu agar mengalokasikan dana darurat.

6. Gunakan metode pengelolaan 50/30/20

pengelolaan keuangan dengan metode 50/20/30
Gunakan metode 50/20/30/.

Terakhir kamu bisa menggunakan metode pengelolaan keuangan 50 persen untuk kebutuhan pokok seperti transportasi makan dan tagihan, 30 persen untuk hiburan nongkrong bareng temen serta 20 persen sisanya digunakan untuk investasi dan tabungan.

Dengan begitu, arus keuangan di rekening maupun dompet kamu akan menjadi lebih sehat dan teratur penggunaannya.

Itu tadi enam cara untuk mengelola keuangan pendapatan sampinganmu supaya gak cepat habis. Salah satu keuntungan kerja sampingan adalah mendapatkan gaji tambahan.

Kalau kamu gak pintar mengelola, bahayanya nanti kamu malah cenderung menggunakan gaji tersebut untuk meningkatkan gaya hidup kamu yang sudah boros. Jadi, mulai sekarang bijaklah dalam mengelola setiap uang yang masuk ke pundi-pundi Rupiahmu! (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →