Menyoal Biaya Tes Corona Mandiri, Gratis atau Bayar Sih?

virus corona

Virus Corona atau yang kini kita kenal dengan nama Covid-19 telah menjadi pandemi global. Badan Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan alasannya karena virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok ini telah menyebar ke seluruh dunia. 

Dilihat dari peta persebarannya saja, per tanggal 16 Maret 2020 jumlah kasusnya sudah mencapai 169 ribuan orang, yang tersebar di lebih dari 110 negara. Dari jumlah tersebut, lebih dari 6.500 pasien meninggal dunia, namun sebanyak 77 ribu lebih berhasil disembuhkan. 

Indonesia sendiri, yang tadinya merasa percaya diri tidak terpapar hingga kini jumlah penderitanya terus bertambah. Dua kasus pertama diumumkan Presiden RI pada tanggal 2 Maret yang lalu. Sekarang jumlahnya sudah mencapai lebih dari 100 orang yang tersebar di Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, sampai Yogyakarta. 

Hal ini tentu saja menimbulkan kepanikan bagi sebagian orang. Mereka yang badannya merasa tidak enakan kemudian memeriksakan dirinya ke beberapa rumah sakit-rumah sakit rujukan pemerintah untuk penanganan corona. 

Tentu inisiatif tersebut sangat bagus untuk membantu pemerintah memetakan mana saja pasien yang telah terinfeksi. Namun, sayangnya bagi mereka yang berinisiatif sendiri untuk tes, harus menanggung biaya tes corona sendiri. 

Perkiraan biaya tes corona (Covid-19) di sejumlah rumah sakit di Jakarta

Virus Corona (Shutterstock).
Virus Corona (Shutterstock).

Pemerintah sendiri telah memiliki beberapa rumah sakit rujukan untuk penanganan kasus Covid-19 ini. Rumah sakit tersebar di berbagai daerah, mulai dari Jakarta sampai Papua dengan total 132 rumah sakit. 

Namun sayangnya, seperti yang telah dijelaskan, apabila tes dilakukan berdasarkan inisiatif warga, maka biayanya harus ditanggung sendiri. Karena saat ini cek lab diutamakan untuk mereka yang telah melakukan kontak dengan penderita. 

Untuk biaya tes corona masing-masing rumah sakit memiliki besaran harga yang berbeda-beda. Biayanya berkisar ratusan ribu rupiah, berikut ini perkiraannya biaya di rumah sakit di Jakarta. 

 

Rumah Sakit  Perkiraan Biaya Tes Corona 
RSU Persahabatan  Rp 705.000
RSPI Dr. Sulianti Saroso  Rp 275.000
RSPAD Gatot Subroto  Rp 659.000 (Rp 1,5-2 juta bila menggunakan tes lendir)
RSUD Pasar Minggu  Rp 310.000

Biaya tes corona bisa gratis, asalkan…

Virus Corona yang Mewabah (Shutterstock).
Virus Corona yang Mewabah (Shutterstock).

Sebenarnya, kamu bisa kok gak mengeluarkan sepeserpun untuk membayar biaya tes corona. Tapi gak bisa ujuk-ujuk langsung datang ke RS lalu langsung minta dites, tapi harus ada persyaratan-persyaratan yang dipenuhi terlebih dahulu. 

Ada surat rujukan dari dokter

Di antaranya adalah kamu harus memiliki surat rujukan dari dokter. Hal ini telah dikatakan oleh Achmad Yurianto selaku Jubir pemerintah untuk penanganan kasus corona. 

“Saya tegaskan lagi tidak ada pungutan serupiah pun dari pemeriksaan Covid-19, dan atas dasar permintaan dokter bukan permintaan orang per orang,” kata Yurianto, Senin (9/3) seperti dikutip dari Tempo. 

Jadi jika kamu merasakan gejala-gejala seperti corona, misal demam, batuk, pilek, periksakan dulu ke dokter umum terdekat. Jika dokter menyarankan untuk tes lebih lanjut, kamu bisa membawa surat rekomendasinya ke rumah sakit rujukan Covid-19 yang telah ditunjuk pemerintah. 

Termasuk dalam kelompok ODP dan PDP 

Kemudian, pemeriksaan lab Covid-19 juga gratis bagi mereka yang masuk ke dalam kelompok orang dalam pemantauan (ODP) dan pasien dalam pengawasan (PDP). 

ODP merupakan orang yang baru pulang dari luar negeri, khususnya negara yang telah terinfeksi corona, seperti Korea Selatan, Jepang, Iran, Italia, Tiongkok, Singapura, dan masih banyak lagi

Sementara PDP adalah ODP yang telah mengalami gejala-gejala terinfeksi corona seperti flu, batuk, dan sesak napas. 

Beberapa daerah telah menggratiskan biaya tes corona 

Sudut Kota di Yogyakarta (Shutterstock).
Sudut Kota di Yogyakarta (Shutterstock).

Beberapa daerah telah membebaskan biaya tes corona, termasuk bagi orang yang melakukan pengecekan secara inisiatif. Di antaranya ada Jawa Tengah, Yogyakarta sampai Surabaya.

Jawa Tengah 

Gubernur Ganjar Pranowo telah mengatakan akan menggratiskan seluruh biaya tes corona yang dilakukan oleh warga. Jika keluhan dasar seperti batuk, demam, dan sesak napas mulai dirasakan, warga dipersilakan untuk melakukan pengecekan. 

Pengecekan gratis ini hanya berlaku di tujuh rumah sakit yang ditunjuk oleh Pemprov Jawa Tengah.

  • RSUD Dr. Margono Soekarjo (Purwokerto)
  • RSUD Dr. Moewardi (Surakarta)
  • RSUD Kelet (Jepara) 
  • RSJD Dr. Amino Gondohutomo (Semarang) 
  • RSJD Surakarta (Surakarta)
  • RSJD Dr. RM Soedjarwadi (Klaten)
  • RSUD Tugurejo (Semarang) 

DI Yogyakarta 

Senada dengan Ganjar Pranowo, Sri Sultan Hamengku Buwono X, selaku Gubernur DI Yogyakarta juga mengatakan kalau Pemda Yogyakarta siap menanggung biaya tes corona warga. 

“Kita sepakat itu dibantu oleh pemerintah daerah. Kami di provinsi maupun kabupaten siap untuk membiayai di dalam proses untuk menjaga masyarakat Yogya tetap sehat,” kata Sultan Hamengku Buwono X dikutip dari Merdeka.

Warga Yogyakarta sendiri sudah ada yang terinfeksi corona, ialah seorang balita berusia tiga tahun, yang kini sedang dirawat intensif di RS Sardjito. 

Surabaya 

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini juga menggratiskan biaya pengecekan bagi warga yang merasakan gejala-gejala corona, seperti demam, batuk, dan sesak napas. Risma malah menganjurkan warga untuk mengecek sedini mungkin, daripada menunggu gejala-gejala tersebut semakin parah. 

“Jadi kalau sudah merasa sakit batuk, flu, demam, dan sesak napas, itu tolong ke rumah sakit. Sudah kita berikan rujukannya, nanti kita akan komunikasi dengan rumah sakit yang ada di Surabaya juga, supaya RS yang ditunjuk oleh Kemenkes itu siap,” ucap Risma. 

Berikut ini daftar RS di Surabaya yang ditunjuk Kemenkes untuk penanganan corona. 

  • RSU Adi Husada Undaan 
  • RSU Katholik Surabaya 
  • RSU PHC Surabaya 
  • RSI Surabaya Jemursari 
  • RSUD Bhakti Dharma Husada 
  • RSU Siloam Hospital 
  • RSU Haji Surabaya 
  • RSU Premier Surabaya 
  • RSU Bhayangkara Tingkat II H.S. Samsoeri Mertojoso 
  • RSU Husada Utama Surabaya
  • RSU Manyar Medical Center
  • RSU Universitas Airlangga 
  • RSU National Hospital 
  • RSU Royal Surabaya 

Buat yang telah terinfeksi, seluruh biaya tes corona sampai perawatannya dibiayai pemerintah pusat

Pasien sakit (Shutterstock).
Pasien sakit (Shutterstock).

Meskipun biaya tes corona bayar bagi orang yang memeriksakan dirinya secara mandiri, jika hasilnya positif, pemerintah pusat bakal memberikan bantuan pembiayaan. 

Bahkan bantuan tidak hanya dikucurkan untuk biaya tesnya saja, melainkan secara keseluruhan mulai dari perawatan dan pengobatan sampai sembuh total. Biaya tersebut telah dianggarkan oleh Kementerian Kesehatan. 

Sementara itu, Kementerian Keuangan juga siap menggelontorkan Rp 1 triliun untuk membantu pencegahan corona yang dilakukan oleh Kemenkes, di antaranya untuk memperketat pengawasan di pintu masuk negara seperti pelabuhan dan bandara. Sementara untuk biaya tes corona tetap berasal dari anggaran Kemenkes. (Editor: Winda Destiana Putri).