Merenung Dulu Sebelum Boyong Motor Baru atau Bekas secara Kredit

kredit motor baru atau bekas

Daftar pertimbangan beli motor itu segunung. Jangan dibayangkan semua pembeli kendaraan bermotor itu tinggal datangi dealer terus langsung bawa pulang. Enggak segampang mau isi Pertamax atau Premium. Pastinya keputusan yang diambil sudah lewati  perenungan yang lama.

Mayoritas merenungnya rata-rata di budget yang tersedia. Kalau dana terbatas, otomatis pilihan tunggangan yang dipilih bakal terbatas pula. Kan sesuai hukum alam, yang namanya penghasilan besar pasti diikuti kemampuan besar. Sebaliknya, penghasilan pas-pasan ya kemampuannya ikutan pas-pasan!

Kemudian, pilihan apakah motor bekas atau baru. Biar enak bahasnya, ini bedanya.

Selain dari segi harga, apa sih yang mesti diketahui bedanya beli motor baru dan bekas?

Keunggulan beli motor baru

1. Model terbaru

2. Garansi pabrikan

3. Tak perlu pikirkan biaya rekondisi

Kelemahannya:

1. Indent karena dalam beberapa kasus produknya  di pasaran masih belum nongol.

2. Mesti servis di bengkel resmi selama masa garansi pabrikan

3. Nunggu kelengkapan dokumen yang biasanya maksimal 30 hari

4. Baru beli, tapi versi barunya nongol lagi

Terus, berikut ini kelebihan beli motor bekas

1. Harga jelas miring

2. Tersedia banyak pilihan yang sesuai dengan isi kantong

3. Bisa langsung ngacir di jalan raya lantaran sudah ada STNK

4. Bila dijual, harganya tak terpaut jauh pas beli

Kekurangannya,

1. Mesti siapkan biaya tambahan untuk rekondisi maupun balik nama

2. Butuh ketelitian dan pengetahuan tentang seputar motor agar dapat unit yang bagus

3. Dalam kasus tertentu, modelnya ketinggalan zaman

4. Perlu pengecekan surat-surat dengan detail. Misalnya bisa kirimkan SMS ke Polda Metro Jaya dengan format METRO (spasi) Plat nomor motor.

 

small image
motor bekas, motor baru, kredit maupun tunai – sekarang gampang punya motor

Kalau sudah menentukan, terus pertimbangan berikutnya apakah kredit atau tunai?  Kalau dana terbatas, opsi yang paling rasional adalah kredit motor. Model kredit ini cara paling gampang bawa motor idaman ke rumah. Tinggal modal KTP, kartu keluarga, slip gaji, terus dikirim deh itu motor ke rumah. Bandingkan kalau beli tunai. Mesti kumpulkan duit dulu baru berani ke dealer.

Cuma biar afdol, ada baiknya komparasikan plus minusnya beli motor tunai dan kredit.

Beli motor kredit

Plusnya:

1. Proses gampang

2.Uang muka terjangkau

3. Tak perlu nabung sekian waktu

4. Motor pasti diasuransikan

Minusnya:

1. Ada beban cicilan tiap bulan

2. Anggaran beli motor makin gede karena ada bunga

3. Ada potensi keuangan keluarga terganggu

Beli motor tunai

Plusnya:

1. Tak perlu sisihkan duit tiap bulan bayar cicilan

2. Duit yang dikeluarkan sesuai dengan harga motor

3. Keuangan keluarga bakal aman

Minus:

1. Kendaraan enggak otomatis dilindungi asuransi

2. Tunda keinginan punya motor sampai dana mencukupi

3. Tabungan langsung ludes

 

bisnis jual beli motor ada dimana-mana, jangan gampang ketipu agen licik ya
bisnis jual beli motor ada dimana-mana, jangan gampang ketipu agen licik ya

Begitulah gambaran bedanya beli secara kredit dan tunai. Jika beli kredit maka harus ikhlas kena beban bunga yang membuat besaran uang yang dikeluarkan lebih banyak ketimbang beli tunai.

Katakanlah motor matik berlogo S yang harga awalnya Rp 14 juta, tapi kalau kredit sampai 36 bulan maka jatuhnya jadi Rp 19 juta. Selisih Rp 5 juta itu adalah beban bunganya.

Kesannya berat, tapi leasing pintar dalam membungkusnya. Cukup iming-iming uang muka rendah, misalnya Rp 300 ribu bisa bawa pulang motor. Belum lagi ada diskon cicilan dan lain sebagainya.

Perlu diingat, memutuskan kredit itu juga harus mempertimbangkan kapasitas keuangan. Maka itu penting banget untuk merencanakan keuangan. Jangan sampai beban kredit bulanan itu melebihi dari kapasitas keuangan. Bisa-bisa bikin masalah dan akhirnya pakai prinsip gali lubang tutup lubang.

Nah, memillih sesuatu dan menyesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan itu termasuk ‘recommended mind’. Bila motor lawas masih berasa enak dipakai, ya tak perlu beli yang baru. Atau justru sebaliknya, kalau yang lawas sudah hobi mogok dan merongrong isi kantong, lebih baik diganti.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Ini Dia Bagian yang Wajib Diinspeksi Sebelum Membeli Motor Bekas]

[Baca: Pilih Motor Baru atau Bekas? Mana yang Paling Cocok dengan Kondisimu?]

[Baca: Kalau Motor Lama Sudah Rewel Kenapa Nggak Beli Motor Baru? Ini Alasan Kuatnya]