Berminat Investasi Saham? Jangan Terjebak Saham Gorengan

investasi saham

investasi saham

Investasi saham pada pasar modal menjadi pilihan instrumen investasi yang tepat jika ingin mendapatkan imbal hasil yang tinggi seiring dengan tingkat risiko yang didapatkan oleh investor. Nah biar kamu gak terjebak dengan saham “gorengan” coba deh perhatikan hal-hal berikut ya, 

Akan tetapi, harapan imbal hasil tinggi, investor kerap kali terjebak oleh saham-saham “gorengan” yakni saham dengan volatilitas tinggi tapi tidak didukung oleh fundamental dan informasi yang memadai.

Dengan itu banyak investor yang terjebak ingin meraih imbal hasil tinggi dengan membeli saham “gorengan”.

Direktur Pengawasan Transaksi dan Kepatuhan Bursa Efek Indonesia (BEI) Kristian S. Manullang mengatakan, pihaknya sebagai otoritas bursa terus melakukan tindakan tegas terkait adanya saham gorengan.

“Dalam menyikapi saham-saham yang memiliki volatilitas tinggi, dan tidak didukung oleh fundamental, serta informasi yang memadai, BEI selalu melakukan tindakan yang sesuai dan memadai untuk mengatasi hal tersebut,” ujarnya di Jakarta.

Baca juga: Buat Pemula, Ini Panduan Investasi Saham dari Ahlinya

Kenali investasi saham gorengan

investasi saham
Kenali dulu yang namanya saham gorengan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Guna mengetahui dan mengenali investasi saham yang sahamnya gorengan tersebut, Direktur Penilaian Perusahaan BEI I Gede Nyoman mengatakan, cara paling mudah adalah dengan memanfaatkan ketersediaan informasi di situs bursa yang dapat dimanfaatkan oleh investor dalam melakukan transaksi saham.

Kemudian, secara aktif, bursa juga akan menerbitkan pengumuman jika terdapat aktivitas pasar yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) sebagai peringatan bagi para investor.

“Sekali bursa keluarkan UMA, itu mengingatkan kepada para investor untuk hati-hati,” papar Nyoman.

Kemudian, guna melindungi investor, bursa juga memberikan tanda khusus pada kode emiten, harapannya agar investor lebih waspada dan lebih cermat dalam bertransaksi investasi saham.

“Untuk perlindungan investor, kita sudah sematkan notasi khusus, ada kode setelah empat huruf. Jadi investor harus hati-hati. UMA reminder, notasi khusus juga reminder,” tambahnya.

Baca juga: Investor Pemula, Ini 8 Jenis Saham di Pasaran yang Perlu Kamu Ketahui!

Ada 41 saham gorengan

investasi saham
Setidaknya ada 41 saham gorengan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Sementara itu, Direktur Perdagangan dan Pengaturan Anggota Bursa BEI Laksono Widodo mengungkapkan, saat ini BEI telah mengidentifikasi terdapat kurang lebih 41 saham yang merupakan saham gorengan. 

Menurutnya, saham-saham tersebut memiliki kontribusi yang besar dari sisi volume akan tetapi dari sisi value tidak signifikan, bahkan, kontribusinya sangat kecil yakni sekitar 8,3 persen selama 2019. 

Laksono menegaskan, pihaknya akan melakukan tindakan tegas kepada anggota bursa bila terindikasi dapat merugikan investor dan menurunkan tingkat kepercayaan dan reputasi pasar modal di Indonesia.

“Kalau ada indikasi melanggar Undang-Undang Pasar Modal, kami lakukan pemeriksaan berkoordinasi dengan OJK, kami akan lakukan penyelidikan lebih lanjut,” tegasnya.

Baca juga: Daftar Aksi Korporasi yang Dilakukan Perusahaan Terbuka dan Diumumkan BEI

Saham gorengan tak pengaruhi investor asing

investasi saham
Adanya saham gorengan gak mempengaruhi investor asing, (Ilustrasi/Shutterstock).

Namun demikian, Laksono mengatakan, keberadaan saham gorengan tidak serta merta menurunkan minat investor asing untuk menanamkan modalnya di Indonesia.

Sebab, investor asing punya pertimbangan tersendiri untuk berinvestasi di Indonesia. 

Secara keseluruhan, tipe investor asing akan lebih senang menanamkan modalnya pada saham-saham blue chip atau saham yang memiliki nilai kapitalisasi pasar yang besar.

Selain itu, investor asing juga lebih condong memperhatikan isu-isu global dan perekonomian nasional, seperti ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat (AS) atau perang dagang antara China dengan AS.

Nah itu dia sekilas informasi bagi kamu yang berminat melakukan investasi saham. Jangan sampai terjebak saham gorengan ya. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis