Terdapat 70 Basin Belum Dijamah, Migas Indonesia Masih Seksi buat Investor

Terdapat-70-Basin-Belum-Dijamah-Migas-Indonesia-Masih-Seksi-buat-Investor

Menko Perekonomian Kabinet Indonesia Maju, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa minyak bumi dan gas alam alias migas menyumbang defisit anggaran negara lho. Oleh karena itu, ke depannya Airlangga bakal mendorong penggunaan dari campuran biodiesel sebanyak 30 persen (B30) dalam bahan bakar minyak jenis solar pada tahun 2020.

Bukan cuma B30, penggunaan B100 juga akan didorong. Tujuannya tentu saja untuk mengurangi ketergantungan impor migas yang dilakukan Indonesia.  Bicara soal migas, apakah sekarang Indonesia masih kaya akan sumber daya alam ini? Jawabannya adalah tentu saja ‘iya’

Bahkan cadangan minyak bumi dan gas yang ada di Indonesia masih cukup besar. Hal ini tentu menarik bagi banyak investor lho. Ingin tahu seputar sekilas fakta mengenai cadangan migas RI? Berikut ulasannya.

Baca juga: Cetak Pendapatan Rp 6.000 Triliun, Ini 4 Perusahaan Minyak Terbesar Selain Aramco

1. Ada 70 basin yang belum dieksplorasi untuk minyak bumi dan gas

Minyak Bumi
Ada 70 basin yang belum dieksplorasi untuk minyak bumi dan gas, (Nanang Abdul Manaf/WWCOMM).

“Potensi geologis yang sangat besar ini tidak dapat dipisahkan dari sisi komersial dan kebijakan fiskal yang ada, sehingga dapat menarik minat investor untuk melakukan eksplorasi,” papar Direktur Indonesian Petroleum Association (IPA) Nanang Abdul Manaf dalam keterangan pers yang diterima oleh Lifepal.

Lumayan banyak juga ya! 70 basin tentunya bisa menghasilkan produksi yang cukup signifikan.

Seperti mengutip dari CNBC, produksi minyak bumi Indonesia sampai kuartal III 2019 itu berjumlah 749 barel per hari, sementara itu gas alam 1,050 juta. Jadi jika ditotalkan jumlah keseluruhannya mencapai 1,7 juta barel setara minyak (Barel ‎Oil Equivalent Per Day/BOEPD).

Penghasilan yang diterima adalah sekitar US$ 10,99 miliar atau setara dengan Rp 154 triliun. Akan tetapi, investasinya US$ 8,4 miliar atau Rp 117 triliun. 

Baca juga: 5 Negara Banyak Mencetak Utang Luar Negeri di Dunia, Indonesia?

2. Proyeksi kebutuhan minyak bumi di 2025 mencapai 2 juta barel per hari!

Minyak bumi
Proyeksi kebutuhan minyak bumi di 2025 mencapai 2 juta barel per hari!, (Ilustrasi/Pixabay).

Seperti yang tercantum di Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), proyeksi kebutuhan sumber energi yang satu ini bakal meningkat di tahun 2015. Kapasitas kilang minyak nasional tentunya harus beroperasi untuk bisa memproduksi lebih dari 2 juta barel per hari bukan? 

Selain menambah kilang, tentunya dibutuhkan upaya untuk menemukan cadangan minyak baru demi memenuhi pasar dalam negeri maupun luar. Selain itu, jumlah investasinya juga harus ditambah. Hasil yang besar tentunya membutuhkan investasi yang gak sedikit pula.

Baca juga: Investasi di Indonesia, Ini 4 Fakta Perusahaan Migas ADNOC yang Nilainya Rp 124 T

3. Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 7/2019 masih harus disempurnakan

Minyak Bumi
Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 7/2019 masih harus disempurnakan, (Instagram/@kesdm).

Sejatinya, IPA menyambut baik soal Peraturan Menteri (Permen) ESDM No. 7/2019 Tentang Pengelolaan dan Pemanfaatan Data Minyak dan Gas Bumi. Hal itu disebabkan karena peraturan ini cukup ramah investor.

Pada tahap awal, investor bisa mengetahui soal stok potensi hidrokarbon  di suatu wilayah kerja yang ditawarkan pemerintah oleh mereka. Tapi, masih ada beberapa hal yang harus disempurnakan lagi dalam peraturan ini.

“Namun kebijakan ini harus terus disempurnakan, khususnya tentang mekanisme pengelolaan data dan kualitas dari data yang ada itu sendiri,” ujar Direktur Eksekutif IPA Marjolijn Wajong.

Ibarat rekening saja, kalau setiap hari duit di rekening itu ditarik lewat ATM ya pasti habis. Oleh karena itu kita harus menyiasati agar stok uang yang ada di rekening terus terisi.

Sejauh ini, IPA pun menghimbau agar Pemerintah Indonesia ikut memikirkan gimana caranya investor mau mengeksplorasi Indonesia. Ingat lho, masih ada 70 basin minyak bumi dan gas yang belum dijamah. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →