Ini Perbedaan Nabung dan Investasi, Mana yang Lebih Menguntungkan?

Selama ini gak sedikit orang yang salah memahami antara nabung dan investasi. Ya, meskipun sama-sama menyimpan uang, nyatanya kedua hal tersebut sangat berbeda lho.

Apa perbedaannya?

Menabung adalah kegiatan yang memisahkan sejumlah uang buat disimpan dan dapat digunakan sewaktu-waktu saat diperlukan. Nah, nabung itu sendiri biasanya dilakukan buat tujuan jangka pendek.

Sedangkan investasi itu mengalokasikan uang dan tujuannya untuk jangka panjang. Dengan investasi, kamu bisa meraup banyak pundi-pundi rupiah, tapi berbeda dengan dengan menabung.

Agar lebih jelas, mending langsung simak aja yuk perbedaan antara menabung dan investasi di bawah ini yang sudah dirangkum oleh MoneySmart.id.

1. Kemudahan dalam mengakses

Kemudahan dalam mengakses, (Ilustrasi/Shutterstock).

Kalau menabung, kamu bisa mengakses uangmu kapan pun dan di mana pun. Saat kamu membutuhkan uang mendesak, kamu bisa dengan cepat mengambil uang di ATM. Tapi tetap ada batasan jumlah uang yang dapat kamu ambil atau cairkan.

Kondisi itu berbeda dengan investasi, di mana saat kamu menginvestasikan sejumlah uang, maka kamu gak bisa mengakses hasil investasi secara mendadak. Kenapa? Pasalnya, ada ketentuan periode pengambilan hasil investasi itu sendiri.

2. Risiko dan bunga

Risiko dan bunga juga mesti diperhatikan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Perbedaan lainnya antara investasi dan menabung dapat dilihat dari risiko dan juga bunga. Menabung bisa dibilang memiliki risiko yang sangat kecil karena keamanannya yang sudah canggih dan terpercaya.

Jadi, apabila bank tempat kamu menabung mengalami pencurian, maka pihak bank akan bertanggung jawab dengan uang yang ada ditabunganmu. Selain itu, semua nasabah dari bank bakal mendapatkan bunga tahunan, tapi jumlah yang diberikan pun tentu aja gak besar.

Sedangkan investasi, keuntungan yang ditawarkan tentu lebih besar dibanding dengan bunga tabungan. Bahkan, modal yang ditanamkan akan terus bertambah seiring waktu. Makanya gak heran kalau banyak miliarder yang lahir dari investasi. Namun, risikonya tentu aja jauh lebih besar dibanding menabung.

Ya, intinya sih semakin tinggi imbalan hasil yang diperoleh, maka akan semakin tinggi pula risiko yang akan ditanggung. Bahkan ada kemungkinan juga dana investasi yang disetorkan akan hilang total seperti dalam investasi saham.

3. Bentuk atau produk

Bentuk atau produk, (Ilustrasi/Shutterstock).

Menabung umumnya menyimpan uang di bank sebagai tabungan atau deposito, sementara investasi itu memiliki beberapa jenis produk.

Tapi untuk sekedar informasi, kalau terdapat dua jenis investasi yaitu dalam bentuk aset riil yang fisiknya bisa dilihat seperti emas dan properti dan ada juga investasi dalam bentuk keuangan yang dapat dilakukan dalam berbagai produk pasar modal seperti reksadana, saham dan obligasi.

4. Fungsi

Baik menabung dan investment punya fungsi masing-masing, (Ilustrasi/Shutterstock).

Baik menabung dan investasi juga memiliki fungsi yang berbeda. Buat kamu yang ingin memiliki alokasi dana cadangan, tabungan merupakan pilihan yang tepat karena dapat digunakan sewaktu-waktu.

Sedangkan investasi itu fungsinya sebagai pemenuhan kebutuhan jangka panjang dari hasil pengembangan aset yang kamu miliki.

Jadi, para pemiliki modal atau istilahnya investor yang ingin mempersiapkan dana hari tua seperti pensiun, kamu bisa memiliki investasi.

Kelemahan menabung dan investasi

Menabung:

  • Uang yang disimpan dalam tabungan itu nilainya gak akan bertambah secara signifikan. Jadi, yang kamu dapatkan hanya sebatas bunga tahunan.
  • Setiap bulan kamu diharuskan untuk membayar biaya administrasi yang besarannya tergantung dari jenis kartu.
  • Uang umumnya akan tergerus dengan inflasi tahunan. Hal itu membuat nilai uangmu akan semakin menurun.
  • Terdapat batasan pengambilan uang di mesin ATM yaitu sekitar Rp 5 juta hingga Rp 10 juta saja.

Investasi:

  • Risiko uang hilang jika perusahaan tempat kamu investasi mengalami kebangkrutan.
  • Investasi dalam bentuk properti memerlukan modal yang besar.

Jadi, risiko investasi itu sebenarnya sebanding dengan keuntungan yang didapatkan. Tapi, kamu perlu memiliki kemampuan investasi yang matang sebelum memutuskan untuk menanam modal di suatu perusahaan tertentu.

Terutama buat kamu yang ingin terjun ke investasi saham. Harus tahu betul bagaimana cara bermainnya. Kalau main asal menanam duit yang ada bakal bangkrut.

Lalu, mana yang lebih menguntungkan?

Kalau ditanya soal mana yang lebih menguntungkan, sebenarnya hal itu tergantung dari tujuan kamu. Kalau untuk jangka pendek, menabung pilihannya. Sedangkan, jangka panjang, ya investasi.

Akan tetapi, biar hidupmu makmur, sejahtera dan aman di masa tua. Sebaiknya kamu memiliki dua instrumen tersebut. Jadi, dana darurat ada, modal buat kebutuhan jangka panjang pun tersedia. Setuju gak? (Editor: Mahardian Prawira).