Warga di 5 Negara Maju Ini Mulai Tinggalkan Uang Tunai

Negara maju yang warganya ogah pakai uang tunai. (Shutterstock)

Masyarakat kita masih terbiasa bertransaksi dengan uang tunai. Padahal, cashless society begitu gencar digalakkan. Di negara maju kebiasaan tersebut perlahan-lahan mulai hilang. Masyarakatnya malah mulai ogah pakai uang tunai.

Adanya transaksi cashless sebenarnya membawa tujuan yang baik. Pembayaran yang mudah, cepat, dan efisien bakal langsung dirasakan dengan menggunakan metode pembayaran ini.

Makanya di beberapa negara maju transaksi cashless begitu digemari. Saking disukainya, mayoritas orang di negara-negara tersebut malas-malasan kalau bayar pakai uang tunai.

Dikutip dari finance-monthly, ini nih negara-negara maju yang pelan-pelan mulai tinggalkan uang tunai.

1. Swedia

Shutterstock
Shutterstock

Kalau ditanya di mana cashless society bisa ditemukan, jawabannya adalah Swedia. Negara maju ini punya angka pengguna cashless paling tinggi di dunia. Sekitar 99 persen orang-orang di sana gak lagi menggunakan uang tunai buat bertransaksi. Malahan nih buat ke toilet umum aja, transaksinya mesti cashless.

Kebanyakan orang di sana menggunakan kartu debit dan aplikasi pembayaran Swish. Walaupun masih ada yang gunakan uang tunai, para pengguna metode cashless mengaku puas dengan transaksi tanpa uang tunai.

2. Kanada

Shutterstock
Shutterstock

Di posisi kedua ada Kanada. Jumlah pengguna metode cashless di negara maju ini udah mencapai 97 persen.

Artinya, mayoritas orang-orang yang tinggal di Kanada lebih senang membayar tanpa pakai uang tunai. Sekitar 70 persennya diketahui memilih pakai kartu kredit sebagai alat transaksinya. Dan yang lebih mengejutkan setiap orang memiliki lebih dari dua kartu kredit.

3. Inggris

Shutterstock
Shutterstock

Lalu ada Inggris yang menyusul di posisi ketiga sebagai negara dengan cashless society tertinggi di dunia. Sekitar 47 persen pengguna cashless bertransaksi melalui smartphone.

Selain itu, transaksi dengan kartu juga terbilang populer di negara maju ini. Bahkan, banyaknya kartu pembayaran di Inggris melebihi jumlah penduduknya. Seperti yang diberitakan Valuewalk, di Inggris terdapat 164 juta kartu pembayaran. Lebih banyak dari 65 juta orang Inggris.

4. Prancis

Shutterstock
Shutterstock

Di Prancis angka cashless society juga terbilang tinggi. Sekitar 92 persen pembayaran di negara ini dilakukan secara nontunai. Dari pengguna cashless sebanyak itu, sekitar 69 persen bertransaksi dengan kartu debit.

Hebatnya, negara maju ini mengembangkan inovasi pembayaran semisal bertransaksi tanpa perlu menyentuhkan kartu alias contactless technology. Sekitar 39 persen kartu pembayaran di Prancis udah menerapkan teknologi ini.

5. Amerika Serikat

Shutterstock
Shutterstock

Soal pembayaran cashless, peminatnya juga tinggi di negara maju yang satu ini. Amerika Serikat memiliki banyak pengguna kartu kredit. Bisa dibilang kartu kredit udah menjadi bagian besar dari gaya hidup di Amerika Serikat.

Selain memakai kartu kredit, masyarakat di Amerika Serikat juga menggunakan kartu debit dan smartphone payment sebagai alat pembayaran. Sekitar 67 persen pengguna cashless pakai kartu debit. Sementara 32 persennya pakai smartphone payment.

Ternyata di negara-negara maju pengguna cashless udah banyak ya. Gimana dengan Indonesia? Bisa gak ya menyusul negara-negara di atas?

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →