Mengenal Neraca Saldo dari Pengertian, Jenis, dan Fungsinya

pengertian neraca saldo

Neraca saldo atau trial balance adalah salah satu istilah dalam proses pembukuan. Istilah ini mungkin sudah sangat familier bagi yang biasa berurusan dengan keuangan.

Jika ingin lebih mengerti mengenai neraca saldo, artikel ini akan membahas mengenai serba-serbi trial balance. Bahasannya akan meliputi pengertian, format umum, jenis-jenis, serta fungsinya. Pembahasan akan dikupas secara informatif dan pastinya menambah pengetahuan. Simak, yuk!

Apa yang Dimaksud dengan Neraca Saldo?

Neraca saldo merupakan bagian dari tahapan dalam siklus akuntansi yang disusun setelah dilakukan penyampaian jurnal umum buku besar. Neraca saldo berisi suatu daftar dari seluruh jenis nama, beserta saldo total dari setiap akun yang disusun secara sistematis sesuai dengan kode akun yang bersumber dari buku besar perusahaan pada periode tertentu.

Daftar tersebut berisi seluruh jenis nama akun beserta saldo total dari setiap akun yang disusun secara sistematis sesuai dengan kode akun yang bersumber dari buku besar perusahaan pada periode tertentu.

Neraca saldo dapat digunakan sebagai patokan agar tidak melakukan kesalahan saat pemindahbukuan ke kolom debit dan kredit buku besar. Salah satu caranya adalah dengan menentukan kesamaan antara jumlah kredit dan debit dalam buku besar yang terbukti dalam neraca saldo.

Neraca saldo dipersiapkan untuk melihat keseimbangan atau kesamaan antara jumlah kredit dan debit pada akun-akun yang ada dalam buku besar. Neraca saldo biasanya memuat ringkasan dari akun transaksi beserta saldonya yang berfungsi sebagai dasar menyiapkan laporan keuangan atau sebagai bahan evaluasi.

Dengan kata lain, neraca saldo, disusun setelah penyusunan buku besar dan dibuat secara sistematis, sesuai kode akun (tidak acak).

Format Umum Neraca Saldo

Bentuk neraca saldo pada setiap perusahaan biasanya tidak memiliki perbedaan yang signifikan. Umumnya, neraca saldo tersusun atas empat kolom utama yang akan digunakan saat proses pembuatan laporan keuangan, yakni:

1. Nomor akun

Kolom ini berisi berbagai kode akun dari setiap akun yang terdapat dalam buku besar perusahaan tersebut. Nomor atau kode akun harus ditulis secara sistematis atau berurut, mulai dari kode yang menunjukkan kode akun harta sampai kode yang menunjukkan akun beban.

2. Nama akun atau keterangan

Kolom ini berisi berbagai nama akun yang tercantum dalam buku besar perusahaan. Penulisan dalam neraca saldo diurutkan dari golongan akun harta, akun utang, akun modal, akun pendapatan, dan yang terakhir adalah akun beban.

3. Debit

Kolom yang berisi saldo dari setiap akun yang memiliki nilai debit sesuai dengan buku besar.

4. Kredit

Kolom yang berisi saldo setiap akun yang memiliki nilai kredit sesuai yang ada di dalam buku besar.

Mengenal Jenis-Jenis Neraca Saldo

Secara umum neraca saldo terdiri atas tiga jenis, selayaknya sebuah proses siklus. Ketiga jenis neraca saldo tersebut, yakni:

1. Neraca saldo sebelum penyesuaian (unadjusted trial balance)

Neraca saldo yang belum disesuaikan adalah daftar saldo yang dibuat setelah semua transaksi dipindahbukukan ke buku besar. Saldo-saldo akun di buku besar tersebut selanjutnya dipindahkan ke daftar saldo.

Neraca jenis ini disiapkan guna memastikan apabila terdapat kesalahan dalam pemindahbukuan debit dan kredit ke buku besar. Melalui daftar saldo yang belum disesuaikan, akuntan akan dengan mudah menemukan kesalahan dan segera dapat memperbaikinya.

Dengan demikian, ketika jumlah sisi antara debit dan kredit tidak sama, artinya terdapat kesalahan dan perlu dilakukan pengecekan ulang. Kesalahan bisa terjadi dari pemindahbukuan ke buku besar atau ketika memindahkan akun tersebut ke neraca.

2. Neraca saldo sesudah penyesuaian (adjusted trial balance)

Neraca jenis ini memiliki pengertian sebagai daftar saldo yang dibuat setelah proses penyesuaian akun-akun tertentu. Penyesuaian tersebut perlu dilakukan, pasalnya, ketika menggunakan prinsip akuntansi berbasis aktual (selalu menyesuaikan dengan kondisi termutakhir), terdapat beberapa akun yang perlu penyesuaian sebelum menyusun laporan keuangan.

Maksud dari aktual di sini adalah harga dari akun tersebut yang selalu berubah karena adanya faktor eksternal.

Biasanya, akun-akun yang mengalami penyesuaian adalah saldo akun untuk beban dibayar di muka, pendapatan diterima di muka, dan saldo akun bahan habis pakai. Apabila tidak dilakukan penyesuaian, maka laporan keuangan yang dihasilkan kurang valid alias kurang mencerminkan kondisi yang sebenarnya. Misalnya, jumlah Laba/Rugi yang terlalu besar atau kecil karena ada pos pendapatan atau biaya yang seharusnya tidak diperhitungkan.

3. Neraca saldo penutup (post closing trial balance)

Neraca saldo penutup adalah daftar saldo yang digunakan untuk memastikan bahwa buku besar telah memiliki saldo untuk awal periode berikutnya. Prosedur ini merupakan langkah terakhir dalam satu periode akuntansi setelah ayat jurnal penutup dimasukkan. Semua akun beserta saldo dalam daftar saldo penutup harus sama dengan akun dan saldo di neraca pada akhir periode.

Fungsi Neraca Saldo

fungsi neraca saldo

Secara umum, neraca saldo memiliki empat fungsi utama, yakni:

1. Fungsi persiapan

Fungsi pertama dari penyusunan neraca saldo adalah untuk mempersiapkan pembuatan laporan akhir keuangan pada suatu perusahaan. Sebagai landasan awal, neraca saldo menjadi pengantar sebelum terbentuknya laporan keuangan akhir bagi perusahaan.

2. Fungsi pencatatan

Trial balance berfungsi sebagai tempat melakukan beberapa macam pencatatan. Dalam hal ini pencatatan yang dilakukan adalah pencatatan data-data pada setiap akun rekening. Fungsi ini juga merupakan bagian utama dari fungsi ilmu akuntansi, yaitu pencatatan. Dengan demikian, data yang tersaji dapat akurat dan terstruktur.

3. Fungsi koreksi

Neraca saldo dapat berfungsi sebagai wadah melakukan koreksi terhadap seluruh catatan serta siklus akuntansi yang telah dilakukan sebelum pembuatan neraca saldo tersebut. Dalam laporannya akan diketahui apakah ada kekurangan atau kesalahan pencatatan dengan cara melihat kesamaan pada hasil akhir kolom debit dan kredit.

4. Fungsi monitoring

Neraca saldo memiliki fungsi monitoring atau pengawasan. Maksudnya, neraca ini memiliki fungsi untuk melakukan pengawasan pada setiap akun dalam keuangan perusahaan sehingga aktivitas mencurigakan dapat segera terdeteksi.

Penyusunan neraca saldo berguna melihat posisi aktiva, kewajiban, dan modal setelah pemindahbukuan ke buku besar dari setiap akun yang ada dalam sebuah perusahaan. Agar hasilnya valid dan data yang disajikan akurat, proses penyusunan neraca saldo harus dilakukan secara hati-hati dan saksama.

Adapun, informasi yang berasal dari neraca saldo yang disesuaikan menjadi dasar dalam menyiapkan laporan keuangan perusahaan dalam satu periode. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa neraca saldo yang belum disesuaikan, belum layak digunakan sebagai dasar penyusunan laporan keuangan perusahaan.

Hal ini karena justru neraca saldo akan memberikan informasi yang tidak relevan bagi para pemakai laporan keuangan, di antaranya para pemilik usaha dan investor. Artinya aktivitas neraca saldo harus lengkap hingga akhir.

Neraca saldo ini menjadi landasan yang memperlihatkan sebuah laporan keuangan perusahaan seimbang atau tidak, bahkan pengukuran dapat dipertanggungjawabkan atau tidaknya laporan keuangan dapat dilihat dari neraca saldo yang dilaporkan.

Contoh neraca saldo sederhana 

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, format neraca saldo itu sendiri terdiri dari empat kolom utama, yaitu nomor akun, nama akun/keterangan, kredit, dan debit. 

Di kolom nama akun, bisa diisi dengan akun harta, akun utang, akun modal, sampai akun pendapatan. Lalu di sampingnya ada kolom kredit dan debit diisi dengan nominal dari setiap akun-akun di kolom nama akun. Berikut ini contoh sederhananya. 

 

NERACA UDIN BARBERSHOP

PER 31 DESEMBER 2020

NO. AKUN

AKUN

DEBET KREDIT

Kas 

169.880.000
Piutang usaha 

10.000.000

Perlengkapan usaha 

6.350.000

Inventaris kantor 

7.500.000

(akumulasi penyusutan inventaris kantor)

(250.000)

Peralatan barbershop

40.000.000

(akumulasi penyusutan peralatan barbershop)

(600.000)

Sewa ruko

24.583.333

Utang usaha 

25.000.000

Modal 

150.000.000

Laba bulan berjalan 

82.463.333

Jumlah 257.463.333

257.463.333

 

Nah, begitulah sekelumit mengenai neraca saldo, semoga bermanfaat! Jangan lupa untuk selalu mengecek artikel terbaru dari Lifepal, ya.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →