Ini Nih 6 Hal yang Bukan Gak Mungkin Bikin Karir Kamu Hancur

bikin karir kamu hancur

‘Woy Sat, temenin gue nonton yuk! Bagus nih filmnya!’ Seru Deni kepada Satria rekan kerjanya. Satria yang lagi konsentrasi penuh di depan layar laptopnya menoleh, ‘Lo gak lihat nih gue lagi nyelesaiin laporan bulanan?’ Deni menyahut dengan enteng ‘Halah, gampang, besok tinggal bilang ke bos belum selesai, beres kan!’

Punya teman kantor yang kelakuannya mirip Deni gak? Atau malah mungkin kamu sendiri yang kayak gitu, hehehe. Kalau gitu kamu harus terusin nyimak tulisan ini deh.

Siapa sih yang gak mau punya karir cemerlang bersinar bak bintang-bintang terang di gelapnya langit malam? Ceileeeh…! Tapi, kenyataannya baik sadar maupun gak, banyak orang melakukan hal-hal yang menghancurkan karirnya sendiri loh.

Apa saja sih 6 hal yang bukan gak mungkin bikin karir kamu hancur? Simak nih.

1. Gak peduli

Bersikap masa bodoh alias gak mau terima masukan dan gampang ngambek kalau diberi tahu tentang kesalahan dalam pekerjaan. Pelihara saja sikap yang seperti ini dan niscaya kamu gak bisa maju.

Ingat ya, gak ada manusia yang sempurna. Suatu saat kita pasti berbuat kesalahan. Emang sh pada dasarnya sulit buat setiap manusia untuk menerima kritikan, apalagi kalau agak keras. Ada penolakan dan ego diri yang rasanya gak terima.

bikin karir kamu hancur
Jangan jadi orang yang kalau dikasi tahu itu masuk kuping kanan keluar kuping kiri ya. (Tutup Kuping / Klimg)

Tapi, kalau kamu mau sedikit saja mendengarkan dan mengendalikan emosi, banyak loh masukan yang bermanfaat. Terkadang kita gak bisa memikirkan hal-hal tertentu dan itu bisa diperoleh dari orang lain.

2. Terlalu cepat puas

Banyak orang terjebak dengan rasa puas yang terlalu cepat. Berpuas diri dengan posisi dan area pekerjaan yang gitu-gitu aja. Gak mau belajar melakukan hal-hal lain di luar job desc, stagnan, monoton dan gak mau meningkatkan kemampuan.

Sudah mencapai satu keberhasilan atau hasil bagus dalam pekerjaan, lalu merasa sudah jadi juara dunia. Bangga boleh, tapi jangan gak mau berusaha mencapai keberhasilan lain yang lebih tinggi dong. Persaingan dunia kerja keras loh.

3. Hidup gak seimbang

Serius sama kerjaan dan fokus apalagi berdedikasi emang penting. Tapi, kalau gak punya waktu untuk diri sendiri kamu bakalan stres dan malah terlalu kaku. Kamu mau jadi orang yang gak menyenangkan di dunia kerja karena kayak robot? Suka marah dan gak bisa diajak bercanda? Ih malesin banget!

Sebaliknya, kelewat santai buat hilangin stres sampai lupa diri dan jadi cenderung malas atau lalai juga pastinya bakal menghancurkan karir. Ini mah gak tahu diri dan gak bertanggung jawab namanya. Hidup tuh musti seimbang.

4. Terlalu ambisius  

Ambisius sebenarnya gak salah jika bisa ditempatkan dengan pas sesuai porsi buat peningkatan karir. Tapi, kalau terlalu ambisius dalam berkarir sampai-sampai jadi lupa diri bahkan menghalalkan segala cara tuh gak banget deh.

bikin karir kamu hancur
Punya ambisi itu bagus, tapi kalau udah gelap mata dan rela sikut teman jangan deh! (Beradu Pandang / Blogspot)

Buat orang-orang kayak gini, gak punya teman di kantor gak masalah yang penting karir bisa naik. Lalu jadi angkuh dan meremehkan rekan-rekan di kantor lainnya. Padahal kerja itu butuh kerjasama tim loh. Keberhasilan sesuatu dalam perusahaan itu bukan hasil karya seseorang, melainkan kontribusi dari semua karyawan.

5. Gak dewasa

Pernah dengar kalimat bijak ‘Tua itu pasti, dewasa itu pilihan’ Benar banget. Lihat saja contohnya dalam penggunaan media sosial. Banyak yang suka mengupdate hal-hal yang sifatnya rahasia tentang perusahaan atau bos bahkan teman kerja.

Yang lebih parahnya sering menggunakan kata-kata yang gak baik di media sosial bahkan terlalu mengumbar kehidupan pribadi dan adu mulut di media sosial. Mana mungkin diberi kepercayaan dan tanggung jawab lebih oleh perusahaan kalau dari hal-hal sepele saja gak bisa bersikap dewasa.

6. Terlalu banyak teori

Gimana mau dihampiri oleh kesuksesan kalau hanya berangan-angan belaka. Berdiam diri tanpa aksi. Punya teori segudang tapi hanya ada di atas kertas atau disimpan. Ingat ya, semua orang bisa punya ide bagus. Tapi hanya sedikit yang berani merealisasikan idenya.

Jangan banyak bicara sedikit bekerja. Banyak bicara tapi performa kerja cuma NATO = No Action Talk Only. Sifat yang kayak gini tuh harus dibuang jauh-jauh biar gak bikin illfeel atasan dan rekan-rekan kerja lainnya.

bikin karir kamu hancur
Ayo jangan budayakan no action talk only alias NATO, beraksi dan lakukan! (Tutup Mulut / Liputan6)

Dan masih banyak hal lain yang berpotensi menghancurkan karir kamu atau bikin karirmu stuck, gak bergerak, macet kayak jalanan ibukota.

Jangan biarkan hal-hal seperti yang disebutkan di atas menjadi bagian dari kamu. Banyak belajar, buka diri dan jangan pernah putus asa. Buang yang negatif, ambil yang positif. Yakin sama kemampuan diri sambil terus mawas diri.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Waktu Gak Bisa Diulang Kejar Karir Baru Cinta Sah-sah Aja Kok]

[Baca: Mau Karir atau Bisnis Kamu Lebih Hebat di 2017]

[Baca: Karir Itu Pencapaian Diri Bukan Tentang Siapa yang Paling Tinggi]

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →