Memahami Konsep Pasar Bebas dan Dampaknya Kepada Kita

Market bisnis

Salah satu konsep ilmu ekonomi yang kini diimplementasikan oleh banyak negara adalah pasar bebas. Pasar bebas sering diartikan sebagai sistem ekonomi yang mana permintaan dan penawaran tercipta dengan sedikit atau tanpa intervensi sama sekali dari pemerintah.

Konsep pasar bebas ini berseberangan dengan konsep ekonomi komando yang mana pemerintah pusat menentukan barang atau jasa yang diproduksi serta harganya. Dalam konsep pasar bebas, harga cenderung ditentukan oleh pasar, bukan oleh pemerintah.

Sejumlah negara tidak menerapkan konsep pasar bebas ini secara menyeluruh. Misalnya, Indonesia menerapkan konsep pasar bebas, namun tidak untuk semua komoditas. Salah satu contohnya, harga listrik ditentukan oleh pemerintah karena adanya subsidi. Oleh karena itu, harga listrik tidak sepenuhnya diserahkan ke pasar.

Dalam konsep pasar bebas, individu dan perusahaan memiliki kebebasan untuk masuk, keluar, atau berpartisipasi di pasar. Harga dan kuantitas produk disesuaikan dengan kondisi ekonomi untuk mencapai ekuilibrium.

Mengukur Efek Pasar Bebas ke Kebebasan Ekonomi

Salah satu efek pasar bebas adalah kebebasan ekonomi. Sebuah lembaga di Amerika Serikat, The Heritage Foundation, merilis Indeks Kebebasan Ekonomi yang mengukur kebebasan ekonomi dari 186 negara dalam 25 tahun terakhir.

Indeks itu mengukur 12 aspek kebebasan ekonomi yang dikategorikan dalam empat kategori, yaitu aturan hukum (hak kepemilikan, efektifitas yudisial dan integritas pemerintah), ukuran pemerintah (beban pajak, belanja pemerintah dan kesehatan fiskal), efisiensi peraturan (kebebasan bisnis, kebebasan tenaga kerja dan kebebasan moneter) dan keterbukaan pasar (kebebasan perdagangan, kebebasan investasi dan kebebasan finansial).

Dalam indeks itu, Indonesia berada di peringkat 56 atau di bawah negara-negara Asia Tenggara lainnya, seperti Thailand, Singapura, dan Malaysia. Dengan kategori itu, Indonesia dikategorikan sebagai negara bebas secara moderat (moderately free).

Hubungan Pasar Bebas dan Pasar Finansial

motorcycle insurance

Pasar bebas memiliki kaitan dengan pasar finansial. Produk-produk seperti saham atau obligasi di pasar finansial dapat ditransaksikan secara bebas, termasuk antarnegara yang menerapkan konsep pasar bebas. 

Dalam pasar bebas, pasar finansial bisa memfasilitasi kebutuhan pendanaan perusahaan yang tidak bisa atau tidak mau melakukan pendanaan sendiri. Sebagai contoh, perusahaan bisa mendapatkan pendanaan dengan menerbitkan surat utang atau obligasi. Investor, termasuk dari negara yang berbeda, dapat membeli surat utang itu dengan harapan keuntungan di masa depan. Mekanisme ini bisa tercipta berkat pasar bebas.

Mekanisme Penjualan Saham

Pasar saham barang kali adalah satu contoh bagus untuk menggambarkan hubungan pasar bebas dan pasar keuangan. Harga saham yang ditransaksikan di pasar terbentuk akibat permintaan dan penawaran tanpa adanya intervensi dari pemerintah.

Transaksi di pasar saham juga bisa dilakukan oleh pihak-pihak di negara yang berbeda. Sebagai contoh, investor dari Singapura dapat membeli saham yang dijual di Bursa Efek Indonesia. Transaksi itu dapat dilakukan oleh pihak dari negara-negara yang menerapkan konsep pasar bebas.

Mekanisme Penjualan Obligasi

Deposito baik

Selain saham, pasar obligasi juga dapat menjadi contoh hubungan pasar bebas dan pasar keuangan. Harga obligasi atau surat utang yang ditransaksikan di pasar keuangan juga tercipta akibat permintaan dan penawaran tanpa intervensi pemerintah.

Sebagai ilustrasi, surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan di Indonesia juga dapat dibeli oleh investor yang berasal dari Amerika Serikat. Pemerintah tidak mengendalikan harga surat utang tersebut. Hal yang dikendalikan oleh pemerintah adalah regulasi atau perizinan penerbitan surat utang itu.

Manfaat Pasar Bebas

Bagi para pendukungnya, pasar bebas memiliki sejumlah manfaat. Kompetisi yang tidak diatur oleh pemerintah dianggap dapat memaksimalkan manfaat ekonomi bagi masyarakat dengan menyediakan barang dan jasa yang dihasilkan dengan biaya yang paling rendah.

Dengan kata lain, pasar bebas dianggap mampu menghasilkan pasar yang efisien. Dalam konteks globalisasi, hubungan antarnegara dalam pasar bebas sangatlah penting. Satu negara dan negara-negara lainnya saling membutuhkan karena tidak semua komoditas dapat diproduksi oleh negara tersebut.

Kompetisi dianggap dapat mendorong lahirnya inovasi. Inovasi dapat menghasilkan produk-produk baru dengan kualitas lebih baik. Proses terciptanya produk yang lebih baik dapat berasal dari mekanisme pasar bebas.

Kelemahan Pasar Bebas

Analisa regresi

Kendati dianggap memiliki banyak kelebihan, pasar bebas juga dianggap memiliki sejumlah kelemahan. Salah satu kelemahan pasar bebas adalah kemungkinan eksploitasi pihak yang lebih kuat terhadap pihak yang lebih lemah karena tidak adanya atau minimnya intervensi negara.

Di samping itu, pasar bebas akan memunculkan pihak-pihak yang kalah dalam kompetisi. Dalam tingkatan tertentu, intervensi pemerintah dibutuhkan untuk membantu pihak yang kalah dalam kompetisi tersebut. Apabila pemerintah tidak turun tangan, ketimpangan berpotensi terjadi di masyarakat. Ketimpangan itu akan menjadi satu masalah sosial tersendiri.

Strategi Menghadapi Pasar Bebas

Pada masa ketika banyak negara menerapkan pasar bebas, bukan berarti kita hanya bisa berdiam diri. Kita bisa mempersiapkan diri dalam menghadapi pasar bebas dan melihat banyak peluang yang ada.

Salah satu upaya yang dapat dilakukan oleh kita dalam menghadapi pasar bebas adalah meningkatkan keunggulan kompetitif dibandingkan dengan pesaing, baik pesaing di dalam negeri atau luar negeri. Keunggulan itu dapat menjadi kekuatan bagi kita, termasuk pelaku usaha, dalam berkompetisi.

Keunggulan itu tentu saja disesuaikan dengan bidang yang kita geluti. Sebagai contoh, apabila kita memiliki bisnis tas, tas yang kita produksi harus memiliki kualitas yang sama baiknya atau lebih baik daripada pesaing kita yang berasal dari negara lain.

Dalam pasar bebas, kompetisi perdagangan tas tidak diintervensi oleh pemerintah. Dengan demikian, apabila kita ingin menjadi pemenang dalam persaingan, kita harus memiliki strategi yang ciamik supaya dapat memenangkan persaingan.

Strategi itu perlu didukung dengan kemampuan atau keterampilan dari pelaku usaha. Dengan kata lain, supaya dapat menyusun strategi yang bagus, kita harus terus meningkatkan kemampuan atau skill dalam bidang yang kita geluti.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →