Apa Itu Kartu Kredit? Ini Pengertian dan 5 Tips Menjaga Keamanannya

Pakai kartu kredit emang menguntungkan. Sebab melakukan transaksi apa pun jadi lebih mudah dan lebih hemat karena promo-promo yang ditawarkan. 

Kartu ini disediakan bank dengan tujuan supaya orang-orang gak dibuat ribet dengan pembayaran tunai (cashless). 

Selain itu, setiap orang gak perlu menunda melakukan pembelian barang atau jasa karena gak punya uang yang cukup. Dengan kata lain, menggunakan kartu kredit memberi alternatif bagi orang-orang buat melakukan pembayaran dengan cara dicicil atau angsuran.

Walaupun begitu, cukup banyak orang yang masih bingung dengan kartu ini. Ulasan kali ini mau membahas apa itu kartu kredit dan tips-tips memastikannya tetap aman dari aksi kejahatan.

Apa itu kartu kredit? Ini pengertiannya

tips jaga keamanan kartu kredit
Wajib jaga keamanan kartu ini.

Kartu kredit adalah salah satu alat pembayaran berbentuk kartu yang memungkinkan penggunanya membayar produk atau jasa dengan cara dicicil.

Alat transaksi cashless ini umumnya disediakan bank dengan pilihan pembayaran cicilan selama 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, hingga 12 bulan.

Di Indonesia ada sejumlah kartu yang populer, seperti kartu kredit BCA, Mandiri, BRI, BNI, CIMB Niaga, DBS, Permata, Mega, UOB, Danamon, Maybank, hingga MNC.

Buat kamu yang lagi cari kartu kredit pertama atau yang banyak cashback, temukan pilihannya dalam artikel Daftar Kartu Kredit Terbaik di Indonesia Tahun 2020.

Ini 5 tips pastikan kartu kredit tetap aman dari aksi kejahatan

hindari kejahatan kartu kredit
Cara menghindari dari aksi kejahatan.

Di balik kemudahan yang diberikan, para pengguna kartu kredit harus selalu memastikan keamanannya. Emang benar kalau alat pembayaran nontunai ini telah dilindungi PIN. Namun, jangan lantas diartikan kartu sepenuhnya aman.

Kamu juga harus memastikan keamanannya benar-benar dengan melakukan beberapa tips berikut. Apa aja tips-tipsnya? Disimak yuk ulasannya.

1. Lakukan pengecekan transaksi kartu kredit secara berkala dan teratur

Dengan melakukan pengecekan kartu kredit secara berkala dan teratur, kamu telah memastikan keamanannya tetap terjaga. Lakukan ini setiap seminggu sekali walaupun kamu jarang-jarang melakukan transaksi.

Andaikan aja kamu menemukan adanya transaksi atau aktivitas yang mencurigakan. Segera laporkan ke bank supaya langsung ditinjau. Kalau aktivitas mencurigakan itu sering terjadi, ini bisa jadi alasan kamu melakukan pemblokiran.

2. Install antivirus di laptop ataupun smartphone

Gak adanya yang menjamin transaksi kartu secara online di laptop ataupun smartphone aman sepenuhnya. Karena itu, install atau pasang antivirus jadi solusi yang bisa diandalkan buat mengamankan transaksi nontunai dengan alat pembayaran ini.

Setuju kalau install antivirus gak sepenuhnya juga mengamankan. Namun, seenggaknya kamu udah meminimalkan aksi-aksi kejahatan yang bisa mengancam keamanan kartu milikmu.

3. Jangan langsung buka email yang sama sekali asing dan mencurigakan!

Sekarang kejahatan cyber kian gencar. Para penjahat kini memanfaatkan fasilitas email buat melakukan peretasan. Kalau sampai sukses, gak menutup kemungkinan mereka bisa mengetahui aktivitas yang dilakukan orang-orang di laptop atau smartphone mereka.

Gawatnya nih seandainya mereka sampai tahu nomor CVV. Pernah diulas Moneysmart sebelumnya, nomor Card Verification Value atau CVV adalah kode rahasia berupa tiga digit angka terakhir yang terletak di belakang kartu kredit.

Nomor CVV dibikin dengan tujuan agar setiap transaksi terkonfirmasi. Bahayanya, kalau nomor ini jatuh ke tangan orang yang berniat jahat. Sebab nomor kartu ini bisa disalahgunakan buat melakukan penipuan.

4. Selalu awasi kartu kredit saat transaksi

Ketika transaksi dengan kartu kredit, jangan sesekali mengalihkan pandangan. Awasi terus kartu yang dipegang kasir. Apakah si kasir melakukan transaksi sesuai prosedur atau gak?

Jangan biarkan juga si kasir membawa kartumu menjauh dari pandanganmu apa pun alasannya. Sebab kamu gak bisa mencegah kalau sampai terjadi hal-hal yang gak diinginkan.

5. Bikin PIN yang mudah diingat, tapi susah ditebak

Keberadaan PIN begitu berperan dalam mengamankan kartu kredit. Sialnya gak sedikit yang kadang-kadang lupa dengan nomor pengaman ini. Mau gak mau mereka mesti bikin ulang PIN mereka.

Agar mudah diingat, cukup banyak dari pengguna yang bikin PIN sesuai dengan tanggal lahir. Setuju kalau dengan cara tersebut, PIN jadi lebih mudah diingat. Namun, risikonya PIN jadi lebih mudah ditebak. Aksi kejahatan pun gak terelakan kalau sampai terjadi.

Itulah kenapa kamu harus kreatif dalam bikin PIN. Poinnya, PIN itu harus mudah diingat dan susah ditebak. Kalau sulit ditebak, ganti PIN terus-terusan dong nantinya.

Itu tadi tips-tips agar kartu kredit selalu tetap aman dan jauh dari sasaran aksi kejahatan. Walaupun proteksi yang diberikan gak sampai 100 persen, minimal keamanan kartu kamu gak rentan terhadap aksi kejahatan. Semoga tips-tips di atas membantu ya!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →