Peluang Diterima Lebih Besar, Ini 6 Tipe Pelamar Prioritas CPNS 2018

Berminat menjadi PNS?

Siap-siap, pendaftaran CPNS 2018 resmi dibuka mulai 19 September 2018 mendatang. Seperti biasa, pendaftaran CPNS 2018 bisa dilakukan melalui situs resmi SSCN BKN sebagai  portal nasional yang terintegrasi. Bukan melalui portal mandiri ataupun langsung menuju instansi tujuan.

Kamu bisa memilih satu instansi pemerintah dan satu formasi jabatan dari 238.015 formasi yang tersedia dengan komposisi 51.271 posisi pada instansi pusat dan 186.744 posisi di 525 instansi Pemerintah Daerah. Sekalipun tampak banyak, jumlah pelamar CPNS selalu berkali-kali lipat.

Sebagai perbandingan, pelamar CPNS gelombang dua tahun 2017 aja bisa tembus hingga lebih dari 1 juta orang. Padahal hanya tersedia 17.928 formasi. Instansi yang paling diminati adalah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan diikuti Kementerian Keuangan, Kementerian Kesehatan, Kejaksaan Agung, dan Kementerian Perhubungan.

Dilansir dari Liputan6, Kepala Biro Humas BKN Mohammad Ridwan bahkan memprediksi lonjakan pelamar bisa sebesar 3-4 kali lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Pelamar CPNS 2018 diduga mencapai 8-10 juta pendaftar.

Peminat yang demikian membludak membuat peluang diterima sebagai PNS jadi makin kecil. Tapi, tahu gak kalau ada pelamar prioritas yang punya peluang diterima lebih besar dari pendaftar lain? Coba cek ulasan berikut ini, siapa tahu kamu salah satunya.

1. Cumlaude

Lulus dengan predikat Cumlaude (Ilustrasi).

Pemerintah memberi kesempatan buat pelamar lulusan cumlaude melalui10 persen alokasi pada tiap instansi pusat, dan 5 persen pemerintah daerah. Eits, tapi gak semua cumlaude bisa jadi prioritas. Pelamar harus berasal dari universitas yang telah memiliki akreditasi A dengan program studi terakreditasi A juga.

Jika kamu termasuk kategori ini, syarat yang perlu kamu penuhi adalah, sebagai berikut:

  • Minimal jenjang pendidikan strata 1
  • Jika berasal dari Perguruan Tinggi Luar Negeri, pastikan telah melakukan penyetaraan ijazah dan sertakan surat keterangan yang menunjukan predikat kelulusan setara dengan angka 4 dari Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

2. Penyandang Disabilitas

Laki-laki penyandang disabilitas sedang melihat peta (Ilustrasi).

Setiap instansi wajib mengalokasikan formasi jabatan yang dapat dilamar oleh penyandang disabilitas sesuai dengan kebutuhan organisasi dan kebutuhan jabatan. Alokasi yang disediakan pada tiap instansi setidaknya dua persen dari total formasi jabatan yang ada.

Pelamar pada kategori ini wajib melampirkan surat keterangan dokter yang menjelaskan jenis atau tingkat disabilitas yang dialami. Selain itu, pelamar disyaratkan berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun saat melamar.

3. Putra/Putri Papua dan Papua Barat

Putra Papua / Papua Barat (Ilustrasi).

Pemerintah juga membuka pintu lebar buat kamu masyarakat Papua yang memiliki garis keturunan orangtua asli Papua. Buat membuktikan hal ini, saat mendaftar kamu perlu menyertakan akta kelahiran atau surat keterangan lahir lengkap dengan surat keterangan dari Kepala Desa atau Kepala Suku setempat.

4. Diaspora

Diaspora Indonesia (Ilustrasi).

Diaspora adalah masyarakat Indonesia yang terpaksa atau terdorong menetap di luar Indonesia. Khusus pelamar diaspora, dialokasikan untuk jabatan peneliti, dosen, dan perekayasa. Dengan syarat, pelamar merupakan lulusan Strata 2, namun khusus perekayasa dapat dilamar lulusan Strata 1.

Selain itu, usia pelamar pada kategori ini maksimal 35 tahun atau 40 tahun bagi pelamar dengan kualifikasi pendidikan Strata 3 saat mendaftar.

5. Olahragawan Berprestasi Internasional

Jonatan Christie (Instagram).

Atlet berprestasi internasional akan dibebaskan seleksi kompetensi bidang (SKB) dan penyediaan slot khusus pada formasi CPNS 2018.

Hal ini ditetapkan untuk memberikan jaminan masa depan pada para atlet yang telah mengharumkan nama bangsa. Seperti yang telah dilakukan oleh sejumlah atlet Indonesia dalam perhelatan Asian Games kemarin.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

6. Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II

Tenaga medis (Ilustrasi).

Para tenaga pendidik dan tenaga kesehatan dari eks tenaga honorer kategori II juga punya peluang diterima sebagai PNS lebih tinggi dibanding jutaan pelamar lain.

Mereka juga tidak perlu melakukan Seleksi Kompetensi Bidang. Hal ini digantikan dengan persyaratan pengalaman kerja minimal 10 tahun secara terus-menerus sebagai Tenaga Pendidik dan Tenaga Kesehatan dari Eks Tenaga Honorer Kategori-II.

Jika kamu tidak masuk dalam 6 kategori pelamar prioritas di atas gak perlu berkecil hati. Persiapkan diri mulai dari persyaratan administrasi, kompetensi dasar, hingga seleksi kompetensi bidang dengan matang.

Jangan lupa buat terus update informasi pendaftaran CPNS 2018 serta informasi lainnya melalui situs-situs terpercaya seperti di http://menpan.go.id serta http://sscn.bkn.go.id.

Semoga sukses!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →