Temukan Peluang Wirausaha lewat Berita Media Massa

Shutterstock
Jika memantau berita-berita, betapa saat ini pemerintah lagi menggalakkan rakyatnya terjun ke dunia bisnis. Terbukti dari adanya Gerakan Kewirausahan Nasional (GKN) yang tahun lalu bertemakan ‘Spirit Global Entrepreneurship’. Demi tujuan itu, pemerintah berjanji akan menggelontorkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang bernilai Rp 25 triliun. (*Ref 1)
Tentunya dukungan pemerintah ini wajib disambar dan dibaca sebagai motivasi berbisnis. Apalagi semua orang berhak jadi sukses tanpa kecuali. Prinsip ini bisa membangun motiviasi diri saat berniat terjun ke dunia bisnis. Setelah niat, berikutnya adalah action! Yup, berbisnis selalu mensyaratkan aksi-aksi nyata dalam upaya merealisasikan niat berusaha.
Di sini kadang sumber masalahnya. Rata-rata kebingungan beraksi lantaran tak jua menemukan peluang wirausaha yang oke. Anda tak sendiri! Banyak orang berkeinginan punya usaha sendiri tapi di saat bersamaan mengeluh tak bisa mencari jawaban ide usaha yang cocok.
Secara teori, hampir semua orang sepakat ide bisnis berangkat dari jawaban memenuhi kebutuhan manusia. Di mana ada kebutuhan, maka di situ bisnis bisa hidup. Adanya kebutuhan dengan sendirinya menciptakan permintaan. Nah, sesuai hukum pasar di mana ada permintaan maka di situ ada penawaran.
Sayangnya, tak sedikit calon pebisnis yang terjebak dengan keharusan menciptakan ide dunia bisnis yang orisinal. Padahal, tidak diharamkan ‘mencontek’ jenis bisnis yang sudah lebih dulu eksis. Bisa jadi bisnis-bisnis yang terlebih dulu eksis tak mampu mengimbangi permintaan pasar. Ketika ada gap di situ, maka dengan sendirinya kita sudah menemukan peluang wirausaha.

Bagaimana cara menemukan peluang di dunia bisnis?

Tinggal cermati beragam bisnis yang terlebih dulu eksis. Misalnya saja rental komputer, furniture, laundry, bengkel, minimarket, katering, sablon kaos, mainan anak, dan lain sebagainya. Dari beragam pilihan itu, lalu tentukan mana yang sesuai dengan kapasitas diri kita sendiri. Pantau juga mana bisnis yang masih belum sepenuhnya memenuhi permintaan pasar.
Yang tak kalah penting, diagnosis juga kelemahan dan kegagalan bisnis yang dilakukan orang lain sehingga memancing kreativitas kita untuk memodifikasi bisnis tersebut. Semua aktivitas itu sejatinya inspirasi bisnis yang pada gilirannya membantu menemukan peluang wirausaha.
Selain itu, inspirasi bisnis juga didapat dari berbagai informasi yang tersaji di media massa. Informasinya jangan terpaku seputar kisah sukses orang lain, tapi lihat fenomena unik yang diberitakan media massa. Misalnya saja saat ramai isu jajanan anak tercemari zat pewarna atau pengawet yang membahayakan kesehatan. Isu itu bisa dibaca sebagai peluang wirausaha jajanan bebas pengawet maupun pewarna dengan memanfaatkan kebutuhan orangtua akan makanan yang sehat bagi buah hatinya.
Jika peluang di dunia usaha sudah didapatkan, langkah berikutnya adalah mencari permodalan. Sadar dana pribadi tak mampu menggenapi kebutuhan modal, tak ada salahnya cari dana pinjaman. Mungkin yang paling populer adalah pinjaman kredit. Seperti ditulis di awal, pemerintah berjanji akan jor-joran menggelontorkan kredit modal usaha. Manfaatkanlah program pemerintah ini.
Atau mungkin kepikiran memilih pinjaman modal usaha tanpa agunan. Itu juga sah-sah saja selama nilai pinjamannya dapat menopang permodalan. Kalau pun tak mau berurusan dengan bank atau lembaga pembiayaan, bisa melirik kerabat atau keluarga sendiri untuk pinjam uang cepat. Ayo, jangan tunda niat terjun ke dunia bisnis. Jika bisa hari ini kenapa mesti menunggu hari esok!
*Ref 1: http://www.presidenri.go.id/index.php/fokus/2013/03/18/8852.html
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →