25 Peluang Usaha Rumahan di Desa yang Mudah dan Menguntungkan!

Dengan berjualan sayur saat di kampung bisa banget lho

Kalau buka bisnis di pinggiran kota mungkin sudah terdengar biasa, dan mainstream. Tapi, apakah kamu pernah terpikir mencoba peluang usaha rumahan di desa?

Karena pada kenyataannya, peluang usaha rumahan di desa menjadi potensi bisnis yang sangat menguntungkan. Apalagi, melihat komitmen pemerintah meningkatkan perekonomian di pedesaan.

Di desa, persaingan sebuah bisnis relatif lebih rendah dibandingkan di kota maupun pinggiran kota. Sebab, pelaku usaha masih sedikit. Modal yang terbatas juga menjadi hambatan tersendiri kenapa masyarakat pedesaaan sulit untung mengembangkan bisnisnya.

Melihat adanya kesempatan tersebut, ada baiknya kamu mencoba salah satu dari 25 peluang usaha rumahan di desa berikut ini yang tentunya menjanjikan:

1. Petani

Peluang usaha rumahan di desa pertama yang bisa kamu coba pertama adalah menanam hasil pertanian di kebun. Ada banyak jenis perkebunan yang bisa dicoba mulai dari cabe, bawang, sayur hingga jamur.

Tinggal sesuaikan saja dengan iklim tempat kamu tinggal, serta ukuran kebun yang dimiliki di rumah.

2. Distributor hasil pertanian

Seperti yang kita ketahui, salah satu pemasukan penduduk desa di Indonesia adalah dari bercocok tanam. Namun, kalau gak didistribusikan dengan baik dan benar, perekonomian akan mengalami jalan buntu.

Menjadi seorang distributor hasil pertanian dari desa ke kota adalah peluang usaha yang bisa kamu coba.

Modal utama yang harus kamu miliki adalah networking luas agar komoditas bisa dikirim ke lebih banyak wilayah.

3. Membuka koperasi simpan pinjam

Meski untungnya gak seberapa, kamu bisa mencoba membuka koperasi simpan pinjam. Tujuan utama dari bisnis ini sebetulnya bukan mencari keuntungan, melainkan membantu para penduduk desa mencari mata pencaharian atau usaha yang lebih baik.

Jadi, yakinkan diri kamu terlebih dahulu sebelum membuka usaha koperasi simpan pinjam kalau tujuan utamanya bukanlah cuan.

4. Warung makan

Peluang usaha rumahan di desa selanjutnya adalah, kamu bisa membuka warung makanan atau warteg kalau di kota besar.

Bisnis satu ini cocok banget dijalankan orang yang jago memasak dan memiliki ketertarikan di bidang kuliner.

Bisa dengan menjual makanan khas daerah setempat, atau memperkenalkan makanan khas daerah lain yang bikin para konsumen penasaran untuk datang ke warung makan milik kamu.

5. Jualan sayur

penjual sayur
Berjualan sayur juga layak dilirik

Gak cuma di perumahan atau kompleks saja, jualan sayur juga bisa dilakukan di desa lho!

Jarak desa dengan pasar di kota yang lumayan jauh kadang membuat masyarakat setempat malas berbelanja kebutuhan memasak harian. Karena itu, dagang sayur dapat laris manis.

6. Ternak hewan

Selain bertani, peluang usaha rumahan di desa lainnya yang bisa kamu dirikan adalah beternak hewan seperti kambing, ayam atau bebek. Untuk memulainya, kamu bisa memanfaatkan halaman rumah sebagai media berternak.

Bila nanti sudah menghasilkan untung dan berencana membuka lahan yang lebih besar lagi, bisa mencari tanah baru untuk mengembangbiakkan hewan ternak tersebut.

7. Pengisian bahan bakar mini

Berbeda dengan di kota, di desa kamu akan sulit menemukan SPBU atau tempat pengisian bahan bakar.

Melihat potensi ini kamu bisa membuat tempat pengisian bahan bakar mini yang sekarang juga marak di pinggiran kota besar.

Mobilitas warga desa yang tinggi juga membuat usaha ini cukup menjanjikan ke depannya.

8. Warung kopi

Setelah sempat membuka warung makan, kamu juga bisa membuka warung kopi kecil-kecilan di rumah. Modal yang dibutuhkan juga relatif lebih sedikit karena kamu gak perlu mengeluarkan uang untuk belanja bahan masakan.

Cukup menyajikan aneka ragam kopi serta beraneka ragam gorengan sebagai menu pelengkap. Mudah bukan?

9. Warung internet

Menempati peringkat sembilan adalah warung internet atau biasa disebut dengan warnet. Keterbatasan teknologi di pedesaan menjadi peluang bisnia yang bisa dimanfaatkan dengan membuka warnet.

Selain untuk bisnis, membuka warnet juga berkontribusi untuk meningkatkan literasi komputer masyarakat desa, terutama anak-anak yang suka dengan perkembangan teknologi.

Modal yang kamu butuhkan hanya komputer atau laptop serta sambungan internet yang bagus.

10. Tempat sewa WiFi

free wifi
Manfaatkan fasilitas wifi gratis. (Shutterstock)

Jaringan telekomunikasi di desa dan kota memiliki gap (celah) yang lumayan jauh dari sisi infrastruktur.

Sulitnya mendapat akses internet di desa bisa kamu manfaatkan sebagai peluang usaha yang bagus, yaitu menghadirkan layanan WiFi murah.

Dijamin bakal banyak orang yang datang ke tempat kamu untuk sekadar membuka media sosial atau bermain game online.

11. Reparasi perkakas petani

Kini sebagian petani di desa sudah menggunakan peralatan canggih berbasis mesin untuk membajak sawah atau sekadar merawat hasil pertaniannya. Tapi, pasti ada saatnya di mana peralatan yang digunakan tersebut rusak dan perlu direparasi.

Peluang usaha rumahan di desa yang satu ini pas dilakukan tenaga ahli yang memiliki keterampilan di bidang mesin.

12. Blogger

Siapa dari kamu yang suka menulis? Jika ya, maka kamu bisa menggunakan kemampuan tersebut untuk menulis di blog tentang kisah unik ketika hidup di desa.

Kalau pengin lebih niat lagi, kamu bisa menjadi seorang YouTuber dengan konten menarik berlatar belakang pedesaan.

13. Buka warung sembako

Dengan sedikitnya jumlah minimarket di desa, kamu bisa membuka warung sembako atau kelontong di rumah kamu sebagai usaha.

Untuk inovasinya, mungkin bisa menerapkan metode pesan antar langsung ke rumah agar lebih banyak pelanggan yang datang membeli barang belanjaan di tempat kamu berjualan.

14. Produksi hasil kerajinan tangan

Peluang usaha rumahan di desa selanjutnya yang wajib dicoba adalah mengembangkan produk hasil kerajinan tangan.

Indonesia terkenal di dunia internasional sebagai salah satu negara penghasil kerajinan tangan yang berkualitas baik.

Sayangnya, hal itu masih kurang disadari oleh masyarakat kota yang lebih banyak dibanjiri dengan brang-brand asing. Karena itu, kamu bisa mengambil kesempatan memproduksi hasil kerajinan tangan.

15. Menjual produk makanan olahan

Usaha Rumahan yang Menjanjikan
Yang doyan ngemil pasti suka borong snack kan (lakupon)

Setiap wilayah desa di Tanah Air pasti memiliki makanan olahan yang khas untuk kamu pasarkan kembali di luar daerah. Misalnya, camilan opak di Jawa Barat.

Harga bahan pokoknya yang relatif murah di desa menjadi peluang buat kamu mendapatkan cuan besar jika dipasarkan dengan benar.

16. Counter pulsa

Menemukan counter pulsa di daerah perkotaan adalah hal lazim kamu temui setiap harinya. Namun, beda cerita apabila kamu berada di desa.

Keterbatasan infrastruktur dan belum meleknya teknologi penduduk di sana membuat pulsa menjadi produk yang langka.

Dengan berjualan pulsa, pastinya kamu akan emndapatkan untung yang lumayan besar sekaligus membantu masyarakat untuk berkomunikasi.

17. Cuci steam motor

Membuka jasa cuci steam motor bisa jadi peluang usaha rumahan di desa selanjutnya yang bisa kamu coba.

Untuk memulainya juga cukup mudah, cukup menyediakan lahan sebagai tempat mencuci serta alat semprot pompa dan sabun.

Omzet akan berlipat ganda bila musim hujan sudah datang karena umumnya banyak motor yang kotor ketika musim tersebut datang.

18. Pengrajin kayu

Selain kerajinan tangan, pengrajin kayu juga bisa kamu jadikan usaha di rumah kamu nih.

Beberapa daerah di Indonesia seperti Jepara terkenal akan pengrajin kayunya yang handal menciptakan produk berkualitas.

19. Pangkas rambut

Bisnis kesembilan belas yang cocok dijalankan di desa adalah membuka pangkas rambut. Pasti kamu jarang melihat jasa yang satu ini ketika mengunjungi sebuah wilayah pedesaan, kan?

Namun, sebelum memulainya, kamu perlu mempelajari skill memotong rambut supaya pelanggan gak kecewa menggunakan jasa kamu.

20. Kelas privat

Menjadi guru private juga bisa kamu jadikan usaha menghasilkan cuan
Menjadi guru private juga bisa kamu jadikan usaha menghasilkan cuan, (Shutterstock).

Kualitas pendidikan di desa dengan di kota harus diakui masih belum setara di Indonesia saat ini. Untuk memangkas jarak tersebut, kamu bisa memanfaatkan ilmu yang dimiliki untuk membuka kelas privat di desa.

Bisa mengajarkan berbagai ilmu mulai dari marketing, sales hingga agrobisnis yang sangat berguna bagi para petani.

21. Bengkel motor

Untuk yang hobi otak-atik motor bisa membuka bengkel motor nih sebagai peluang usaha rumahan di desa. Sebagian besar petani saat ini menggunakan motor untuk mengantar beragam keperluan.

Jadi, bisnis yang kamu jalani ini selain mendatangkan untung juga bisa membantu para petani untuk menyejahterakan keluarganya.

22. Fotocopy

Membuka usaha fotocopy adalah jenis usaha lainnya yang bisa kamu coba lakukan di desa.

Kamu gak perlu bangunan yang besar untuk memulainya, cukup dengan garasi rumah berukuran 4×4 meter saja sudah bisa kok membuka jasa fotocopy.

23. Jualan pakaian

Semua orang pasti membutuhkan pakaian sebagai kebutuhan premier. Dengan dasar tersebut, gak ada salahnya kamu mencoba memulai berjualan pakaian.

Keuntungan yang diperoleh jika memulai usaha ini adalah, kamu gak perlu takut barang yang dijual basi atau memiliki masa kadaluarsa seperti makanan atau obat.

24. Dropshipper

Banyak orang kota yang kesulitan mencari barang-barang tertentu yang ada di desa karena keterbatasan informasi.

Kamu yang tinggal di desa bisa memfasilitasi permasalahan tersebut dengan membuka jasa dropshipper. Enaknya lagi, kamu gak perlu mengeluarkan modal guna menjalankan usaha yang satu ini.

25. Desainer grafis

Desain Grafis (Shutterstock).
Desain Grafis (Shutterstock).

Peluang usaha rumahan di desa yang terakhir adalah menjadi seorang desainer grafis. Para pelaku usaha di desa banyak yang mengalami hambatan ketika mau memasarkan produknya ke kota karena kalah bersain dari sisi kemasan produknya.

Alasannya, di tempat mereka tinggal gak ada yang memiliki keahlian desain grafis. Bisnis ini cocok banget dijalankan sama kamu yang berasal dari jurusan Desain Komunikasi Visual.

Itulah 25 peluang usaha rumahan di desa yang bisa kamu pertimbangkan untuk dicoba.

Namun, sebelum menjalankannya, kamu bisa mengumpulkan modal dengan menyisihkan sekitar 50 persen dari penghasilan bulanan untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk hiburan dan sisanya 20 persen untuk investasi, tabungan, dan asuransi agar mimpi mempunyai usaha sendiri bisa terwujud dan kamu tetap terproteksi dari hal-hal tidak terduga yang bisa menyebabkan keuanganmu jebol. Semoga sukses! (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →