Memahami Pengertian dan Fungsi Pemasaran Bisnis

Wanita berpikir untuk sukses

Pemasaran adalah kegiatan terencana yang dilakukan oleh sebuah perusahaan dalam rangka memenuhi permintaan pasar. 

Langkahnya adalah dengan menciptakan produk yang memiliki nilai jual dan menentukan harganya, kemudian memperkenalkan produk tersebut kepada calon konsumen. Tujuan utama pemasaran adalah mencapai kepuasan konsumen.

Melalui aspek periklanan, public relation, promosi produk, dan penjualan, perusahaan membidik keuntungan semaksimal mungkin dalam kegiatan pemasaran ini. Nah, pada artikel ini kita bakal membahas tentang fungsi, tugas, jenis, dan strategi pemasaran. Yuk simak!

Fungsi Pemasaran

Dalam rangka mencapai kepuasan konsumen, kegiatan pemasaran punya tiga fungsi. Apa aja sih?

1. Fungsi pertukaran

Melalui pemasaran, perusahaan dapat menukar produk yang dimilikinya dengan uang atau produk lain. Hasil pertukaran tersebut dapat dipergunakan kembali oleh perusahaan untuk kegiatan operasional dan penambahan aset.

2. Fungsi distribusi fisik

Mendistribusikan barang atau jasa menjadi bagian dari kegiatan pemasaran. Produk yang sudah dihasilkan oleh perusahaan perlu disebar ke beberapa daerah agar bisa diakses oleh target pasar yang juga menyebar. 

3. Fungsi perantara

Pemasaran adalah alat yang menjembatani pihak perusahaan dengan konsumennya untuk melakukan kegiatan pertukaran. Dalam fungsi ini, terdapat aktivitas pembiayaan, pencarian informasi, dan lain-lain.

Tugas Bagian Pemasaran

Salah satu peran terpenting dalam menjalankan perusahaan adalah bagian pemasaran. Soalnya, pemasaran menghubungkan perusahaan dengan konsumen langsung. Nah, apa saja tugas-tugasnya?

1. Memperkenalkan produk ke konsumen

Tim pemasaran punya tugas utama untuk memperkenalkan produknya ke konsumen. Caranya bisa melalui pemasangan iklan, kegiatan aktivasi merek, dan lain-lain. 

2. Mencapai target 

Pemasaran berkaitan dengan kegiatan penjualan. Nah, pemasar harus bisa mencapai target penjualan produk yang dirancang oleh manajemen perusahaan. 

3. Memastikan kepuasan konsumen

Keputusan konsumen (apakah jadi membeli atau tidak) menjadi penentu dalam menjual suatu produk. Maka dari itu, penting bagi perusahaan untuk memastikan kepuasan konsumen. Biasanya langkah ini dilakukan dengan menawarkan produk yang berkualitas dan melayani komplain konsumen.

4. Merancang strategi lebih lanjut

Strategi lebih lanjut dirancang untuk mencapai hasil yang lebih dari target sebelumnya. Contohnya adalah memberikan diskon atau promosi lainnya.

5. Bekerja sama dengan mitra

Tim pemasaran juga punya fungsi menjaga hubungan dengan para mitra bisnis perusahaan. Biasanya, mereka akan mewakilkan perusahaan dalam perjanjian kerja sama yang berkaitan dengan pemasaran

6. Melaporkan hasil penjualan

Setelah melakukan serangkaian kegiatan pemasaran, pemasaran wajib melaporkan hasil penjualan kepada perusahaan. Data penjualan yang tercatat bisa dijadikan bahan evaluasi dan bahan menyusun strategi pemasaran selanjutnya.

Jenis Pemasaran

Ada berbagai jenis cara untuk memperkenalkan produk kepada konsumen. Beberapa di antaranya adalah:

1. Promosi mulut ke mulut

Promosi mulut ke mulut atau word of mouth marketing adalah salah satu cara kuno, namun efektif dalam memperkenalkan produk. Sebisa mungkin tim pemasaran membuat orang membicarakan produknya satu dengan yang lain.

2. Call to action

Jenis pemasaran call to action memanfaatkan data pengunjung dari situs web perusahaan untuk membuat konsumen tertarik untuk membeli.

3. Relationship marketing

Jenis pemasaran ini cukup efektif karena mengandalkan hubungan baik dengan para konsumennya. Untuk membina hubungan, biasanya perusahaan membuka komunikasi yang baik dengan konsumennya, menyelenggarakan acara khusus untuk menghibur konsumen, atau memberikan hadiah.

4. Cloud marketing

Cloud marketing adalah strategi pemasaran dengan mengunggah semua sumber daya ke dunia maya. Contohnya adalah bekerja sama dengan platform digital seperti e-commerce.

5. Public relation marketing

Bagian Public Relation atau PR marketing khusus mengejar tujuan pemasaran produk lewat eksposur media. Banyak perusahaan yang menggandeng konsultan bisnis berbasis PR untuk menarik media agar meliput produk yang akan dipasarkan.

Strategi Pemasaran

Setelah mengenal tugas dan jenis pemasaran, kita juga bakal membahas contoh-contoh dari strategi pemasaran yang dilakukan perusahaan. 

1. Pemasaran langsung

Pemasaran langsung atau direct selling adalah pemasaran yang dilakukan langsung dari perusahaan ke konsumen. Biasanya, perwakilan dari perusahaan atau tim pemasaran menjual produknya dari pintu ke pintu (door to door). Sebenarnya ini adalah cara lama, tapi memang lebih menghemat biaya modal pemasaran.

2. Earned media

Strategi ini adalah kebalikan dari pemasaran langsung. Perusahaan tidak menjual barang langsung, tetapi memulainya dari membangun kesan yang baik di mata masyarakat. Langkahnya adalah dengan membangun brand lewat media sosial, billboard, iklan media massa, berpartisipasi dalam sponsorship acara, dan lain-lain.

3. Point of purchase

Strategi point of purchase adalah menempatkan iklan atau material pemasaran lain di dekat produk yang dipasarkan. Biasanya strategi ini dilakukan di toko ritel, di mana produk ditempatkan berjejeran dengan produk kompetitor. Caranya bisa dengan menyiapkan display produk yang menarik perhatian calon pembeli.

4. Internet marketing

Pada era digital seperti ini, internet marketing adalah salah satu cara paling efektif. Pemasaran bisa dilakukan melalui media sosial, situs web, atau e-commerce yang dilakukan dengan pendekatan membangun brand atau menjual langsung produk perusahaan.

Begitulah seluk beluk tentang pemasaran. Tentu saja, teknik ini akan lebih efektif jika diterapkan melalui suatu strategi pemasaran yang kompleks pula, ya. Semoga bermanfaat untuk menambah pengetahuan kita semua ya!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →