Memahami Pengertian Bank, Termasuk Jenis dan Fungsinya

pengertian bank dan fungsi-fungsinya

Pengertian bank adalah sebuah lembaga atau instansi yang fokusnya bergerak di bidang layanan keuangan dan didirikan dengan otoritas yang resmi untuk mengelola dana simpanan berupa uang, meminjamkan uang, dan menyalurkan sekaligus menerbitkan mata uang.

Bank hadir untuk membantu kita dalam hal-hal yang berkaitan dengan kebutuhan dan urusan finansial. Namun, banyak orang mengartikan bank sebagai tempat untuk menyimpan uang saja. 

Padahal jika dilihat dari fungsinya, bank memiliki banyak peran lainnya yang patut untuk diketahui dan dimanfaatkan. Dengan memahami pengertian bank secara mendasar, kita pun menjadi lebih bisa memahami poin plus dari memiliki simpanan dan investasi di bank.

Pengertian bank dari berbagai sumber

Untuk mengetahui lebih dalam tentang bank, mari kita pelajari pengertiannya dari berbagai sumber di bawah ini!

1. UU RI No. 10 Tahun 1998 (pasal 1 ayat 2)

Bank adalah sebuah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lain dengan tujuan untuk meningkatkan taraf hidup orang banyak.

2. UU RI No. 10 Tahun 1998 (pasal 1 ayat 3)

Definisi bank secara umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan-kegiatan konvensional maupun secara syariah dalam kegiatannya memberikan jasa keuangan dalam lalu lintas pembayaran.

3. Menurut KBBI

Bank adalah badan usaha di bidang keuangan yang menarik dan mengeluarkan uang dalam masyarakat, terutama memberikan kredit dan jasa dalam lalu lintas pembayaran dan peredaran uang.

4. Menurut Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Nomor 13

Bank adalah suatu lembaga yang berperan sebagai perantara keuangan antara pihak-pihak yang memiliki kelebihan dana  dan pihak-pihak yang memerlukan dana, serta sebagai lembaga yang berfungsi memperlancar lalu lintas pembayaran.

Apa saja fungsi bank?

Jika di atas kita sudah mengetahui pengertian bank, maka selanjutnya kita pelajari bersama fungsi bank sesungguhnya. Simak keterangan di bawah ini!

1. Fungsi bank secara spesifik

Secara umum, fungsi bank sudah kita ketahui dari beberapa pengertian bank sebelumnya. Apa saja fungsi bank secara spesifik?

Agent of trust

Kepercayaan (trust) menjadi kunci dan dasar utama kegiatan perbankan. Kepercayaan merujuk pada aktivitas menghimpun dana dari masyarakat maupun dalam penyalurannya kembali ke masyarakat atau bahkan bank lain.

Melalui kepercayaan, tentunya kita akan bersedia menitipkan dana yang kita miliki. Dengan berlandaskan yakin dan percaya, kita akan merasa aman dan terhindar dari rasa takut bila sewaktu-waktu kita akan mengambil uang maupun saat bank akan bangkrut. Tidak hanya kita yang menaruh kepercayaan, bank pun dalam menitipkan dan menyalurkan dana pinjaman dilandasi atas prinsip kepercayaan.

Apakah bank tidak khawatir ketika meminjamkan uang kepada kita selaku debitur? Jawabannya jelas tidak, bank tidak menaruh rasa khawatir apabila kita menyalahgunakan dana yang telah dipinjamkan. Bank percaya bahwa kita mampu membayar sesuai perhitungan yang rasional dan memiliki niat untuk melunasi walau saat jatuh tempo sekalipun.

Balas jasa akan bank lakukan kepada kita yang mau menyimpan uang di bank. Balas jasa itu bisa berupa bunga simpanan, sistem bagi hasil, hadiah, pelayanan, dan lain sebagainya. Intinya, semakin tinggi balas yang bank berikan kepada kita, maka minat masyarakat lain untuk menyimpan uang di bank pun akan semakin tinggi.

Agent of development

Dua hal yang tidak bisa dipisahkan dalam dunia perekonomian adalah sektor riil dan sektor moneter. Keduanya saling berkaitan dan mempengaruhi, artinya jika sektor riil tidak bekerja dengan baik, maka akan berpengaruh pada sektor moneter, begitupun sebaliknya.

Investasi adalah fokus dari fungsi bank yang kedua ini selian distribusi/jasa. Kegiatan-kegiatan itu tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita, apalagi kegiatan tersebut berperan penting dalam membantu dan membangun perekonomian masyarakat.

Agent of service

Siapa bilang kegiatan utama bank hanya menghimpun dan menyalurkan uang? Ternyata bank juga mempunyai penawaran jasa, loh! Jasa itu sangat erat kaitannya dengan kegiatan perekonomian dalam kehidupan kita seperti pengiriman uang, barang berharga, jaminan bank, bahkan penyelesaian tagihan dan utang piutang.

Jenis-jenis bank di Indonesia

Jenis-jenis bank sudah diatur dalam undang-undang perbankan Indonesia. Jenis-jenis itu dibagi berdasarkan fungsi, kepemilikan, status, dan cara menentukan harga. Apa saja jenis-jenisnya? Berikut penjelasannya!

1. Jenis-jenis bank berdasarkan fungsinya

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 yang kemudian ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998, jenis-jenis bank di antaranya:

  • Banks Sentral, yaitu sebuah badan keuangan milik negara yang diberikan tanggung jawab untuk mengatur dan mengawasi kegiatan-kegiatan lembaga-lembaga keuangan dan menjamin agar kegiatan badan-badan keuangan tersebut akan menciptakan tingkat kegiatan ekonomi yang stabil.
  • Bank Umum, yaitu bank yang melaksanakan kegiatan usaha perbankan secara konvensional dan/atau berdasarkan pada prinsip syariah Islam yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Sifat umum di sini adalah memberikan seluruh jasa perbankan yang ada dan beroperasi hampir di seluruh wilayah Indonesia. Bank Umum kemudian dikenal dengan sebutan bank komersial (common bank).
  • Bank Perkreditan Rakyat (BPR), yaitu bank yang melaksanakan kegiatan perbankan secara konvensional maupun prinsip syariah Islam di mana dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Kegiatan BPR lebih sempit daripada bank umum, di mana BPR hanya melayani penghimpunan dana dan penyaluran dana saja. Bahkan dalam menghimpun dana, BPR dilarang menerima simpanan giro. Dalam wilayah operasi pun, BPR juga dibatasi operasinya pada wilayah tertentu. Larangan lain yaitu tidak ikut kliring dan transaksi valuta asing.

2. Jenis bank berdasarkan kepemilikannya

Berdasarkan kepemilikannya, bank mempunyai beberapa jenis dari akta pendirian dan penguasaannya yaitu:

  • Bank Milik Pemerintah: Bank Negara Indonesia, Bank Rakyat Indonesia, dan Bank Tabungan Negara, dan lain-lain.
  • Bank Milik Swasta Nasional: Bank Muamalat, Bank Central Asia, Bank Danamon, dan lain-lain.
  • Bank Milik Asing: Citibank, Standard Chartered Bank, dan lain-lain.
  • Bank Campuran: Mitsubishi Buana Bank, Bank Interpacific, Bank Sakura Swadarma, dan sebagainya.

3. Jenis bank berdasarkan statusnya

Acuan dari jenis bank ini merujuk pada kemampuan bank dalam melayani masyarakat dalam segi jumlah produk, modal serta kualitas pelayanan. Jenisnya yaitu:

  • Bank Devisa yang dapat melakukan transaksi luar negeri dan kegiatan yang berhubungan dengan mata uang asing.
  • Bank Non Devisa yang berhak melakukan transaksi sebagai bank devisa, namun wilayah operasinya dibatasi.

4. Jenis bank berdasarkan cara menentukan harganya

  • Bank dengan prinsip konvensional, metode yang diterapkan berdasarkan tingkat suku bunga.
  • Bank dengan prinsip syariah, menerapkan hukum syariah Islam. Dalam menentukan harga, bank ini menerapkan prinsip bagi hasil (mudharabah), penyertaan modal (musharakah), jual beli barang dalam mencari keuntungan (murabah), sewa murni tanpa pilihan (ijarah), dan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain (ijarah wa iqtana).

Sebagaimana terdapat berbagai jenis bank, kita harus mengetahuinya sebagai ilmu tambahan. Kita juga sudah tahu bahwa bank lebih dari melakukan penyaluran dana dan pinjaman. Ternyata, secara lebih luas, bank bisa membantu meningkatkan perekonomian. 

Kita pun bisa ambil bagian dengan paham akan inklusi keuangan, menggunakan bank untuk menabung dan bertransaksi, membuka rekening, dan bahkan asuransi. 

Jenis-jenis asuransi pun beragam, ada asuransi kesehatan untuk melindungimu dari pengeluaran setelah berobat di rumah sakit, asuransi jiwa untuk memberikan jaminan uang pertanggungan andai kamu mengalami ketidakmampuan bekerja akibat kecelakaan, dan produk-produk perlindungan finansial lainnya.

Nah, untuk memahami produk asuransi yang cocok dengan kebutuhan, kita bisa menggunakan jasa Lifepal. Jangan ragu juga untuk berkonsultasi secara cuma-cuma di Lifepal sekarang juga!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →