Berbeda dengan THR, Ini Pengertian Gaji ke-13 PNS dan Karyawan Swasta

Gaji dan tunjangan

Sebagian karyawan yang bekerja di dunia profesional mungkin udah gak asing lagi dengan yang namanya gaji ke-13. Namun gak sedikit juga pegawai di Tanah Air, khususnya karyawan swasta yang belum mengetahui karena tempatnya bekerja gak menerapkan kebijakan tersebut.

Sesuai dengan namanya, upah yang satu ini bisa dibilang seperti bonus yang diberikan kepada para karyawan setiap tahunnya. Tujuannya tentu untuk mengapresiasi kerja para pegawai yang udah bersusah payah menyelesaikan tugasnya setiap hari.

Nah, langsung aja yuk kita simak ulasan lengkap tentang gaji ke-13 berikut ini:

Gaji ke-13 itu apa sih?

Mendapatkan gaji ke 13 besar adalah impian semua orang (Shutterstock).
Mendapatkan gaji besar adalah impian semua orang (Shutterstock).

Pendapatan tambahan ini adalah uang tambahan yang diberikan kepada seorang karyawan dari perusahaan tempatnya bekerja sebagai bentuk timbal balik atas kerja keras yang udah dilakukan. Gak hanya gaji pokok, upah yang satu ini juga diberikan sesuai dengan jumlah tunjangan yang diberikan dari perusahaan, misalnya seperti tunjangan transportasi, dinas dan makan.

Uang ini diberikan setahun sekali, biasanya pada pertengahan tahun ketika periode kenaikan kelas anak sekolah. Salah satu tujuan dari diberikannya upah ini adalah untuk membiayai kebutuhan anak sekolah nih.

Tapi buat kamu yang belum mempunyai anak gak usah khawatir, karena kamu juga tetap bisa mendapatkannya kok. Hanya aja gaji ini lebih umum diberikan kepada Pegawai Negeri Sipil (PNS) dibandingkan dengan pegawai swasta. Wah enak banget ya, uang yang didapatkan bisa maksimal banget nih jadinya gak cuma gaji pokok semata.

Peraturan gaji ke-13

Peraturan gaji
Peraturan gaji karyawan

Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 35 Tahun 2019 mengenai perubahan ketiga atas PP Nomor 19 Tahun 2016 tentang Pemberian Gaji, Pensiun, atau Tunjangan Ketiga Belas Kepada PNS, Prajurit TNI, Anggota Polri, Pejabat Negara, dan Penerima Pensiun atau Tunjangan, disebutkan bahwa gaji, pensiun atau tunjangan ke-13 buat PNS, anggota TNI, Polisi, Petinggi Negara dan penerima pensiunan diberikan sebesar pendapatan bulan Juni. Peraturan tersebut ditandatangani langsung oleh Presiden Jokowi tanggal 19 Mei 2019. S

Sedangkan untuk perusahaan swasta gak ada peraturan yang diatur oleh pemerintah yang mewajibkan kepada mereka untuk memberikan gaji ke-13 ini kepada seluruh pegawainya.

Tapi gak usah khawatir, karyawan swasta memiliki kepastian tentang THR yang tertuang pada Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 6 Tahun 2016 yang mewajibkan seluruh perusahaan yang telah bekerja lebih dari 1 bulan untuk memberikan Tunjangan Hari Raya. Apabila masa kerjanya udah lebih dari 1 tahun, maka nominal yang diberikan akan penuh sesuai dengan 1 kali gaji yang didapatkan, jika kurang dari setahun maka diberikan sesuai dengan masa kerjanya.

Untuk waktu pemberiannya sendiri minimal 7 hari sebelum hari raya keagamaan dirayakan oleh seorang pegawai. Tujuannya udah pasti memenuhi kebutuhan seperti memasak, berbelanja hingga berbagi rezeki kepada saudara di kampung.

 

Perbedaan antara gaji ke-13 dan THR

Tunjangan hari raya
Mengalokasikan Uang THR dengan Bijak untuk Libur Lebaran (Shutterstock).

Dengan perbedaan maksud dan tujuan tersebut, pasti upah ke-13 ini memiliki beberapa perbedaan dengan Tunjangan Hari Raya. Yuk kita simak perbedaannya berikut ini:

 

Gaji ke-13 Tunjangan Hari Raya
Diberikan setiap pertengahan tahun Diberikan setiap menjelang hari raya keagamaan
Umumnya gaji pokok tambah tunjangan Umumnya hanya gaji pokok
Tujuannya untuk biaya kebutuhan sekolah anak Tujuannya untuk kebutuhan hari raya keagamaan
Bersifat wajib untuk PNS dan non-wajib untuk pegawai swasta Bersifat wajib untuk PNS dan wajib untuk pegawai swasta

Itulah perbedaan mendasar yang bisa kamu ketahui mengenai 2 jenis pendapatan tersebut.

Cara mengelola gaji ke-13 yang tepat

Dana untuk membeli kebutuhan (Shutterstock).
Dana untuk membeli kebutuhan (Shutterstock).

Percuma nih kalau kita cuma ngomongin pendapatan tambahan tanpa memberikan tips mengelolanya dengan tepat. Sebab gak sedikit dari masyarakat Indonesia yang pengelolaan keuangan pribadinya masih kurang baik, apalagi buat kamu yang doyan banget belanja online.

Agen Asuransi Mitra Lifepal
Agen Asuransi Mitra Lifepal

Langsung aja yuk kita simak beberapa tips mengelolanya berikut ini:

1. Buat prioritas kebutuhan

Hal pertama yang perlu kamu lakukan sebelum mendapatkan pendapatan tambahan ini adalah dengan membuat skala prioritas kebutuhan. Jika di atas disebutkan tujuan utamanya untuk belanja kebutuhan sekolah anak, maka hal tersebut harus menjadi yang paling utama.

Selanjutnya kalau ada sisa, bisa menggunakan keperluan lain seperti belanja kebutuhan pokok atau bahkan menabung serta investasi.

2. Catat seluruh arus keuangan

Mungkin kamu pernah mengalami pengalaman terkejut melihat rekening pribadi, penyebabnya karena nominal dalam tabungan udah menipis padahal tanggal masih muda. Kejadian seperti ini sering dialami oleh pekerja yang jarang mencatat arus keuangannya  dalam periode tertentu.

Tujuan utama dari mencatat arus keuangan adalah untuk mengetahui uang yang kamu miliki digunakan untuk apa dan merencanakan anggaran yang lebih efisien kedepannya. Selain itu, mencatat arus keuangan juga bisa memudahkan kamu dalam membuat laporan bulanan karena tinggal langsung mencatat aja nih.

3. Gunakan metode 50/30/20

Tips terakhir yang bisa kamu gunakan untuk mengelola keuangan tambahan secara tepat adalah dengan mengalokasikan dana sebesar 50 persen untuk kebutuhan pokok, 30 persen untuk hiburan dan sisanya 20 persen untuk tabungan dan investasi.

Dengan begitu, kamu gak perlu repot lagi nyisihin uang satu per satu yang pastinya ribet dan memakan waktu banyak.

Nah itulah sedikit ulasan lengkap mengenai gaji ke-13 mulai dari definisi hingga tips mengelolanya yang tepat. Mulai sekarang, yuk gunakan penghasilan yang satu ini secara lebih bijak agar manfaatnya bisa maksimal. Semoga sukses! (Editor: Winda Destiana Putri)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →