Pengertian Kredit: Kenali Lebih dalam Apa Itu Kredit

Pengertian Kredit Kenali Lebih dalam Apa Itu Kredit

Pada era digital saat ini, mengajukan kredit jauh lebih mudah. Orang-orang tinggal mendaftar secara online dengan proses pengajuan yang cepat dan praktis!  Beda dengan beberapa masa ke belakang di mana orang harus pergi ke bank untuk mengajukan pinjaman.

Hal ini membuat orang semakin gemar melakukan kredit. Gak hanya benda-benda penting, mereka juga melakukan kredit buat mendapatkan mobil, ponsel pintar terbaru, atau bahkan tiket liburan!

Sayangnya, kredit hanya dipahami secara sederhana sebagai cara memiliki barang dengan mencicil sampai lunas. Kredit memungkinkan seseorang bisa membeli barang tanpa harus menabung sekian waktu. Pokoknya bila sudah ada keinginan mengkonsumsi sesuatu, saat itu juga bisa langsung terbeli meski isi kantong kempes.

Kondisi ini makin dipermudah dengan banyaknya produk kredit dari perbankan maupun lembaga keuangan. Sudah jamak ditemui penawaran kartu kredit, promo cicilan nol persen, pengenaan suku bunga rendah, dan lain sebagainya. Kemudahan ini yang membuat orang makin menggandrungi kredit.

Harus diakui, kredit sudah sedemikian familiar dengan masyarakat, terlebih dalam sistem perekonomian modern saat ini. Meski begitu, ada baiknya mengenal lebih dulu apa itu kredit dan pengertiannya. Dengan begitu, pengetahuan seputar kredit menjadi lebih dalam. Yuk simak artikel berikut!

Kenali lebih dalam apa pengertian kredit

Tarik tunai dari kartu kredit (Shutterstock)

Apa itu pengertian kredit? Kata kredit berasal dari bahasa latin credere yang artinya kepercayaan; seseorang mempercayakan uang atau bendanya titipkan kepada orang lain dan akan dikembalikan pada waktu tertentu. 

Namun di masyarakat, pengertian kredit dianggap sama dengan pinjaman. Artinya, seseorang yang mengajukan kredit sama saja mendapat pinjaman. Hanya yang jelas, kredit itu dimaknai sebagai perjanjian suatu jasa dan adanya balas jasa di masa depan.

Lantaran kredit terikat dengan kepercayaan, maka secara langsung mereka yang mengajukan kredit mesti memiliki kredibilitas. Faktor ini menjadi dasar penilaian seseorang dalam mendapatkan kredit. Nah, kredibilitas ini mencakup lima syarat yang sering dikenal dengan sebutan 5C, yakni.

  • Character, yang mengacu pada sifat, watak, maupun karakter seseorang dalam memperoleh kredit. Sebut saja jujur, amanah, punya motivasi untuk melunasi, dan lain sebagainya.
  • Capital, yakni kemampuan modal yang dimiliki untuk memenuhi kewajibannya. Kriteria ini mencakup kemampuan dalam likuiditas, solvabilitas, rentabilitas, dan soliditas.
  • Capacity, ini menyangkut kemampuan seseorang untuk menggunakan dana pinjaman sekaligus sanggup mengembalikan utangnya.
  • Collateral, adalah jaminan yang harus disediakan bila sewaktu-waktu seseorang gagal melunasi utangnya.
  • Condition of economic, merupakan keadaan ekonomi negara yang mempengaruhi kebijakan dalam kredit perbankan.

Jenis dan contoh kredit

Kredit sendiri ada banyak jenisnya. Berikut di antaranya.

Kredit investasi

Kredit investasi diterapkan saat seseorang mendapatkan investasi. Jenis kredit ini tergolong produktif, karena memungkinkan debitur menghasilkan keuntungan lebih kepada kreditur. Contoh kredit investasi adalah jika sebuah startup disuntikkan dana oleh investor dan berjanji mengembalikan uang dengan return sekian persen. 

Kredit modal kerja

Kredit modal kerja bakal dipakai untuk memodali sebuah usaha. Kredit jenis ini bersifat produktif karena akan menghasilkan suatu nilai tambah dari kegiatan usaha yang dijalankan. Contoh kredit modal kerja adalah jika kita mengajukan dana pinjaman ke bank untuk merintis usaha.

Kredit konsumtif

Kredit jenis ini biasanya digunakan untuk membeli barang-barang yang bersifat konsumtif dan nilainya terdepresiasi, misalnya untuk membeli mobil atau gadget terbaru. Kredit konsumtif sebaiknya dihindari karena hanya akan membuat keuangan kamu sulit. Contoh kredit konsumtif adalah menyicil smartphone dengan kartu kredit.

Manfaat kredit

Terkadang orang terkesan alergi dengan kredit. Namun, sebenarnya ada lho beberapa manfaat dari kredit. Berikut adalah manfaat kredit yang perlu kamu ketahui:

Memenuhi kebutuhan mendadak

Seringkali, sakit datangnya tiba-tiba. Bayangkan ketika kamu atau keluargamu tiba-tiba harus dirawat inap karena penyakit tertentu dan kamu gak punya asuransi kesehatan maupun dana darurat. Sementara, tagihan rumah sakit begitu besar. 

Pada kondisi mendesak seperti ini, mengajukan kredit terdengar menjadi salah satu solusinya. Kamu bisa menggunakan uang tersebut untuk membayar rumah sakit dan melunasinya secara bertahap di masa depan.

Membeli benda bernilai tinggi namun penting

Harga rumah makin meningkat tiap tahunnya, tapi kenaikan gaji gak bisa mengejarnya. Bayangkan kalau setiap orang harus melunasi pembayaran rumah secara cash, nyaris kebanyakan orang gak bakal sanggup.

Karena itu lah hadir Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang memungkinkan kita mencicil rumah dengan tenor beberapa belas tahun sambil kita tinggali. 

Merintis bisnis

Seringkali kita punya ide brilian namun gak ada modal untuk memulai usaha. Maka dari itu kita harus mencari investor buat memulai bisnis tersebut. Meminjam dana dari investor juga bisa dikatakan kredit.

Namun, kredit semacam ini tergolong produktif karena akan memberikan kita keuntungan lebih nantinya.

Risiko Kredit

orang memegang logo positif dan negatif

Kendati memiliki berbagai manfaat, kredit juga memiliki risiko lho! Kredit identik dengan ketepatan waktu dan kepercayaan. Jadi, peminjam menaruh kepercayaan kepada kita agar uangnya dikembalikan dalam waktu yang disepakati di awal.

Namun apabila kita tidak bisa memenuhi janji tersebut, ada yang namanya konsekuensi, berupa denda. Sering kali orang yang terlilit utang kredit sudah melunasi uang yang dipinjam, tetapi ia masih harus membayar denda atas keterlambatan pembayaran tersebut.

Risiko seperti ini sering terjadi pada kategori kredit konsumtif karena nilai uang yang dipinjam malah turun alih-alih bertambah.

Lindungi Diri dengan Asuransi Kredit

Melunasi utang mungkin tidak menjadi masalah buat kita, namun apa yang terjadi jika kita kehilangan pekerjaan akibat PHK atau mengalami musibah yang menyebabkan cacat tetap? 

Solusinya adalah melindungi diri dengan asuransi kredit. Asuransi kredit akan menanggung sisa kredit andai kita tidak bisa melunasinya. Dengan begitu, rumah yang sudah dicicil selama ini tidak akan disita oleh bank.

Demikian informasi tentang pengertian kredit, manfaat, jenis, dan risikonya. Yuk cari tahu lebih banyak tentang asuransi kredit dan produk-produk asuransi lainnya yang bisa bisa dimanfaatkan oleh kita dan keluarga di Lifepal.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →