Pengin Pinjaman Uang Cepat Cair? Penuhi Dulu 5 Hal Ini!

Pinjaman uang menjadi andalan banget saat kita lagi butuh dana secepatnya. Karena itu, banyak yang cari tahu gimana caranya dapatkan pinjaman yang cepat. Cepat ini maksudnya cepat cair ya.

Sejatinya, banyak faktor yang membuat pengajuan pinjaman kita gak kunjung cair. Sebagian besar faktornya disebabkan oleh kita sendiri. 

Sebenarnya sih bukan tanpa alasan kok pengajuan pinjaman uang yang diharapkan gak masuk-masuk ke rekening. 

Mungkin saja, kamu saat ini memang perlu melakukan hal-hal di bawah ini. Apa saja? Yuk disimak.

1. Lengkapi semua yang diminta

pinjaman uang cepat

Pinjaman uang cepat

Mau asalnya dari bank ataupun nonbank, namanya persyaratan itu kudu dipenuhi walau antara pemberi pinjaman yang satu dan pemberi pinjaman yang lain punya syarat yang beda-beda.

Wajar kalau ada yang kasih syarat yang bisa dibilang bikin kamu ribet. Namun, syarat yang ribet itu diberikan supaya pinjaman benar-benar dikasih ke orang yang benar-benar tepat.

Lagian juga apa salahnya sih mempersiapkan rekening bank dan KTP? Terus ditambah dengan menginstal aplikasi di smartphone kamu. Intinya, penuhi aja apa yang diminta agar pinjaman uang cepat cair.

2. Pinjaman uang yang kamu ajukan harus dalam jumlah “wajar”

 

 

 

Pinjaman uang cepat
Bank maupun lembaga kredit tentunya akan menyetujui sebuah pengajuan pinjaman atau kredit, dengan cicilan maksimal 50 persen dari penghasilan bulananmu.

Bank ataupun bukan bank bakal memiliki yang namanya non-performing loan (NPL). Tinggi rendahnya NPL ini jadi penentu sehat atau tidaknya sebuah lembaga pemberi pinjaman.

Ketika lembaga pemberi pinjaman itu dinyatakan gak sehat, investor jadi gak mau dong memberikan pendanaan ke mereka.  

Besar kemungkinan, cicilan bulanan yang disimulasikan bank terhadapmu memang lebih besar dari 50 persen. Daripada berisiko, mendingan pinjaman itu gak disetujui dulu untuk sementara waktu.

Tapi, sadar gak sih kalau cicilan kredit 50 persen dari gaji itu terlalu besar? Pengeluaran bulanan kita untuk kebutuhan pokok saja, kadang bisa di atas 50 persen kan? Apa kabar urusan nabung, investasi, dan lainnya.

Bukannya meragukan, tapi alangkah lebih baik jika cicilan utang bulanan besarannya gak lebih dari 35 persen gajimu. 

Tujuannya, agar ada sisa 15 persen dari penghasilan perbulanmu untuk keperluan menabung dana darurat atau investasi. Atau bisa saja untuk mendukung biaya kebutuhan sehari-hari. 

3. Pernah ngutang, tapi selalu nunggak bayarnya

Pinjaman uang cepat - 4

Pernah mengajukan pinjaman uang ke lembaga keuangan, tapi bayarnya tersendat-sendat? Jangan harap pinjaman yang kamu ajukan cair. Bisa jadi prosesnya lama, atau tiba-tiba malah gak disetujui. 

Bank atau bukan bank bisa tahu lho baik buruknya riwayat utangmu. Mereka bisa melacaknya melalui Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dimiliki OJK. Sistem ini berfungsi sebagai wadah informasi riwayat kredit para nasabah.

Dulu, proses ini dikenal dengan istilah BI (Bank Indonesia) Checking.

Ditambah lagi, lembaga-lembaga pemberi pinjaman membagikan informasi nasabah-nasabah mereka. Singkatnya, antarlembaga bisa saling tukar informasi.

Jadi, tanpa menunggu kamu yang cerita, penyedia pinjaman sudah tahu gimana kamu dulunya sewaktu masih berstatus sebagai debitur di tempat lain.

4. Punya penghasilan tetap tiap bulan

Punya penghasilan tetap tiap bulan syarat pinjaman

Pernah dengar ada yang bilang kalau karyawan tentu lebih mudah dalam urusan pinjaman uang atau ngajuin kartu kredit? 

Pernyataan ini ada benarnya, walau gak 100 persen akurat. Buat kamu yang tiap bulan gajian, lebih berpeluang lho pengajuan pinjaman uangmu disetujui.

Pasalnya, penyedia pinjaman yakin kalau tiap bulan kamu punya uang untuk bayar cicilan. Besarnya gaji perbulan juga bisa jadi acuan jumlah persetujuan kredit. 

Inilah sebabnya kenapa penyedia pinjaman meminta slip gaji sebagai syarat bagimu kalau pengin dapatkan pinjaman. Dari situ, analis bakal melihat sejauh mana kemampuan kamu dalam bayar cicilan berdasarkan besaran pinjaman dan gajimu.

Biasanya, kamu bakal dipercaya buat dikasih pinjaman kalau udah bekerja minimal selama satu tahun di sebuah perusahaan. Hal ini dikarenakan analis akan melihat transaksimu selama tiga bulan terakhir.

5. Gampang kalau dihubungi

Gampang dihubungi salah satu syarat pinjaman cepat

Sewaktu-waktu bisa saja penyedia pinjaman uang cepat bakal menghubungi kamu buat bertanya-tanya. Hal ini sekaligus mereka lakukan buat meng-crosscheck informasi-informasi yang kamu sampaikan.

Karena itu, kamu harus selalu siap sedia untuk bisa dihubungi kapan saja. Misalnya pihak pemberi pinjaman menghubungi kamu, tapi gak kamu angkat, bisa-bisa kamu diragukan buat dikasih pinjaman.

Penyedia pinjaman pastinya amat berhati-hati soal ini. Belum terima pinjaman saja susah dihubungi apalagi ketika sudah terima pinjaman? Nanti kalau ada apa-apa, susah dihubunginya. Inilah yang gak diinginkan penyedia pinjaman.

Nah, itu tadi lima hal yang harus perhatikan supaya pinjaman uang cepat cair. Seenggaknya dengan memenuhi hal-hal di atas, pengajuanmu berpeluang cepat di-approve dan bisa kamu gunakan segera. Semoga aja informasi di atas membantu dalam mengajukan pinjaman! (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →