Begini Cara yang Dilakukan Perempuan untuk Melawan Kesenjangan Upah

Perbedaan upah dan gaji karyawan perempuan dengan pria (1)

Hingga saat ini, kita masih sering menemukan perbedaan upah dan gaji antara pekerja perempuan dengan pria. Meskipun beban kerjanya sama, pihak pria selalu diuntungkan dengan gaji yang lebih besar ketimbang perempuan. 

Kesenjangan seperti ini telah terjadi di berbagai negara di dunia, termasuk Indonesia dan bahkan di negara liberal Amerika Serikat. Di AS, kesenjangan upah telah terjadi dalam waktu yang cukup lama.

Berdasarkan laporan riset perusahaan penyedia aplikasi penggajian asal AS, PayScale, di tahun 2019 setiap 1 USD yang didapat pria, setara dengan 79 sen yang didapat perempuan. Kira-kira, perempuan mendapatkan upah sekitar 81 persen dari apa yang diterima pria. 

Itu di AS, lantas bagaimana perbedaan upah dan gaji antara perempuan dan pria di Indonesia? 

Besaran perbedaan upah dan gaji antara perempuan dan pria di Indonesia 

Perbedaan upah dan gaji karyawan perempuan dengan pria

Kalau di Amerika Serikat saja masih terjadi kesenjangan, apalagi di Indonesia yang menganut sistem patriarki. 

Badan Pusat Statistik (BPS) telah melakukan beberapa survei tentang besaran gaji perempuan dan pria. Hasilnya, kesenjangan masih saja terjadi, bahkan perbandingannya semakin besar dari tahun ke tahun. 

Berikut ini data BPS berdasarkan Laporan Perekonomian tahun 2019 lalu. 

Tahun  Besaran Perbedaan Upah dan Gaji
2015 Rp 269.000
2016 Rp 458.400
2017 Rp 554.000
2018 Rp 560.600
2019 Rp 618.800

Apa yang menyebabkan kesenjangan gaji masih terjadi? 

Apa yang menyebabkan kesenjangan gaji dan upah perempuan dengan pria masih terjadi?

Dari data BPS itu, kita bisa melihat bahwa kesenjangan tidak hanya terjadi di dalam peran dan kewenangan saja, melainkan juga hak atas upah yang layak. Kondisi ini pun sudah berlangsung sejak lama. 

Penyebabnya sudah jelas karena sistem patriarki yang berlaku di sebagian besar daerah di Indonesia. Sistem ini menempatkan laki-laki mendominasi di segala aspek, termasuk aspek sosial dan ekonomi. 

Kemudian, timbul anggapan-anggapan yang mendiskreditkan peran perempuan, mulai dari cuma sekadar ahli di urusan domestik rumah tangga, sampai sekadar pembantu ekonomi keluarga. Seakan-akan kontribusinya untuk perekonomian keluarga sangat kecil. 

Oleh karenanya laki-laki memiliki peran yang dinilai sangat besar untuk perekonomian keluarga, maka upah yang didapatkan lebih besar dari perempuan, meskipun beban kerjanya sama.

Bagaimana perempuan bisa mengatasi masalah kesenjangan ini? 

Lantas gimana perempuan mengatasi kesenjangan gaji yang ada saat ini?

Meskipun sulit mengatasi masalah ini sampai tuntas, paling tidak sebagai perempuan kamu bisa melakukan beberapa hal untuk memperjuangkan hak atas upahmu ke perusahaan. 

1. Ketahui kapasitasmu sesungguhnya

Perusahaan biasanya tidak mengizinkan karyawannya saling membeberkan gaji mereka ke sesama karyawan. Jadi sulit untuk membandingkan upah yang kamu dapatkan dengan rekan kerja priamu. 

Tapi kamu bisa mengetahui berapa upah yang pas untuk pekerja dengan pengalaman kerja sepertimu melalui situs-situs pencarian kerja. Biasanya, situs pencarian kerja memiliki data riset tentang upah yang layak di setiap posisi. Tinggal sesuaikan saja deh dengan pengalamanmu. 

2. Jangan takut untuk negosiasi gaji 

Kalau kamu sudah mengetahui gap perbedaan upah dan gaji antara kamu dengan rekan kerjamu yang pria, cara terjitunya adalah dengan negosiasi langsung ke atasan. 

Susun daftar prestasi yang melekat di diri kamu sebagai bahan pertimbangan atasan untuk menaikkan gaji kamu. Jangan lupa lampirkan juga kontribusi apa yang pernah kamu berikan ke perusahaan. 

3. Fokus untuk naik jabatan 

Jika negosiasi gaji berjalan alot, kamu bisa mengejar fokus untuk naik jabatan. Dengan naik jabatan otomatis gaji kamu bakalan naik juga. 

Cara supaya cepat naik jabatan yaitu bekerja semaksimal mungkin, selesaikan setiap tugas yang diberikan atasan sebelum tenggat waktunya, dan jika perlu mintalah tugas tambahan untuk kamu kerjakan. 

4. Fokus pada tunjangan jangan cuma gaji semata 

Beberapa posisi memberikan tunjangan atau insentif ke karyawannya yang berprestasi. Biasanya posisi sales dan marketing yang memiliki tambahan insentif di setiap penjualan atau kesepakatan kerja sama yang mereka capai. 

Jika kamu masuk ke dalam divisi itu, cobalah untuk fokus mengejar target insentif tersebut. Karena bisa aja uang insentifnya jauh lebih besar dari gaji pokokmu dan gaji pokok rekan kerja priamu. 

Itulah empat hal yang bisa dilakukan perempuan untuk mengatasi perbedaan upah dan gaji dengan pria. Untuk mendapatkan perlakuan yang adil itu memang sulit, tapi kamu jangan menyerah begitu saja, perjuangkanlah hakmu, dan ajarkan generasi setelahmu tentang kesetaraan gender. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →