Perencanaan Keuangan Pribadi, Seberapa Penting di Usia Muda?

perencanaan keuangan pribadi

Mengatur perencanaan keuangan pribadi sejak dini

Sudah melakukan perencanaan keuangan pribadi belum? Sejauh mana efektivitas dari perencanaan keuangan pribadi tersebut? Bagus kalau perencanaan keuangan memberi dampak positif. Gimana kalau gak? Wah, laporan keuangan bisa jelek nantinya.

Siapapun perlu memiliki keuangan yang terencana dengan baik supaya kondisi keuangan selalu sehat. Baik atau buruknya kondisi keuangan tampak jelas dari pengambilan keputusan yang ada sangkut-pautnya dengan arus kas (cash flow).

Misalnya, keputusan menggunakan kartu kredit untuk belanja. Seperti apa aturan yang kamu terapkan untuk memakai kartu kredit? 

Sekadar diketahui, kamu sudah berada di jalan yang benar dalam memanfaatkan kartu kredit kalau kata-kata “kartu setan” gak sampai terucap gara-gara transaksi dengan metode cashless tersebut.

Sebenarnya, gak ada yang keliru dari penggunaan kartu kredit. Kekeliruan terjadi karena banyak orang gak menerapkan perencanaan keuangan untuk menjaga kondisi keuangannya. 

Kekeliruan ini juga terjadi saat orang-orang membicarakan asuransi. Banyak orang yang memandang asuransi gak menguntungkan karena uang premi yang dibayarkan gak bakal kembali ke mereka begitu gak ada risiko-risiko yang terjadi.

Pandangan tersebut terkesan mengabaikan hal-hal buruk yang bisa saja menimpa mereka di masa depan. Mereka gak menyadari dampak negatif tidak memiliki asuransi terhadap kondisi keuangan. 

Banyak kasus di mana orang-orang yang gak punya asuransi merasakan kerugian besar yang membuat keuangan mereka goyah. Padahal, kerugian tersebut dapat diantisipasi seandainya mereka terliterasi dengan baik soal perencanaan keuangan pribadi.

Ulasan ini mau mengajak kamu mengenal apa itu perencanaan keuangan, dan seberapa penting keberadaannya. Ikuti terus yuk ulasan berikut:

Apa Itu Perencanaan Keuangan? Ini Penjelasan dan Tujuannya

Apa Itu Perencanaan Keuangan? Ini Penjelasan dan Tujuannya

Dalam memahami pentingnya perencanaan keuangan, kamu harus mengerti definisinya terlebih dahulu. 

Perencanaan keuangan adalah metode mengelola keuangan dengan bijak yang dalam prosesnya membawa siapa saja mencapai tujuan keuangannya.

Perencanaan keuangan menjadi begitu penting karena metode ini bertujuan membantu siapa saja agar pendapatan yang diperoleh gak sia-sia karena pengeluaran yang gak terukur. 

Bahkan, merencanakan keuangan bisa membuat siapapun mampu memaksimalkan setiap rupiah yang dikumpulkan berapa pun banyaknya.

Biasanya, perencana keuangan (financial planner) yang disewa bakal memberi pertanyaan kepada mereka yang menyewanya seputar penghasilan, pengeluaran, dan tujuannya. 

Dari jawaban-jawaban yang diberikan, perencana keuangan memberi panduan berupa langkah-langkah apa yang perlu diambil buat mewujudkan tujuan keuangan.

Nah, tujuan-tujuan keuangan yang pengin dicapai itu seperti apa sih? Tujuan keuangan terbagi menjadi dua kelompok menurut jangka waktunya, yaitu tujuan keuangan jangka pendek dan tujuan keuangan jangka panjang. 

Tujuan keuangan jangka pendek (short-term goal) adalah tujuan keuangan yang pengin dicapai dalam waktu beberapa bulan atau tahun. Sementara tujuan jangka panjang (long-term goal) adalah tujuan keuangan yang mau dicapai dalam waktu 10 tahun atau beberapa dekade.

Baca juga: 5 Hal yang Wajib Diketahui Saat Mengatur Keuangan, Tentukan Tujuannya Lebih Dahulu

Lebih jelasnya mengenai kategori tujuan jangka pendek dan jangka panjang bisa dilihat dalam tabel di bawah ini:

Tujuan keuangan jangka pendekTujuan keuangan jangka panjang
Dana daruratDana pensiun
Biaya sewa, asuransi, atau pinjaman mahasiswaPembayaran KPR
Pembayaran cicilan kartu kreditModal memulai bisnis
Pembelian barang-barang pribadiTabungan pendidikan anak
Traveling
Pernikahan
Perbaikan kecil dan perbaikan rumah

Baca juga: 6 Tips Perencanaan Keuangan yang Sebetulnya Tak Perlu Kamu Ikuti

Ini Pentingnya Merencanakan Keuangan Sejak Usia Muda

Ini Pentingnya Merencanakan Keuangan Sejak Usia Muda

Penting atau gaknya perencanaan keuangan pribadi bisa kamu pertimbangkan dari manfaat-manfaat yang dapat diperoleh. Idealnya, merencanakan keuangan itu dimulai sejak usia muda.

Kenapa harus di usia muda? Semakin cepat kamu melakukan perencanaan, semakin cepat tujuan-tujuan keuangan tercapai. Nah, agar semakin jelas pentingnya perencanaan keuangan pridadi, berikut ini manfaat-manfaat yang bisa diperoleh.

Baca juga: Agar Makin Makmur di 2020, Begini Lho Cara Kelola Keuangan yang Mudah

Manfaat-manfaat perencanaan keuangan pribadi:

  • Memastikan dana pensiun selama hari tua nanti.
  • Mengatur kekayaan yang dimiliki yang nantinya menjadi warisan.
  • Mempersiapkan dana pernikahan ataupun mengantisipasi pembagian harta kalau harus bercerai.
  • Mempersiapkan dana buat kelahiran anak, adopsi, hingga pendidikan.
  • Mempersiapkan dana buat menghadapi krisis keuangan.
  • Menentukan alokasi dana buat perawatan orang tua berusia lanjut atau anak cacat.
  • Mengantisipasi hal-hal yang diinginkan semisal kematian.
  • Memastikan tersedianya dana pendidikan sendiri.
  • Memastikan ketersediaan dana buat memulai bisnis.

Dengan semua manfaat-manfaat tersebut, apakah kamu masih menyepelekan pentingya perencanaan keuangan pribadi, terutama selagi muda? 

Selagi masih sempat, rencanakan keuanganmu sekarang. Tentukan tujuan yang pengin dicapai dan aturlah pengeluaran sebaik-sebaiknya. 
Butuh penjelasan lebih lanjut mengenai perencanaan keuangan? Kamu bisa telusuri artikel-artikel lainnya di halaman berikutnya. (Editor: Chaerunnisa)