Gak Cuma Budget! 13 Hal Ini Juga Wajib Dipikirkan Saat Persiapan Nikah

persiapan pernikahan

Ada banyak persiapan pernikahan yang harus diperhatikan oleh calon pengantin. Bahkan, saking banyaknya, waktu yang dibutuhkan untuk mempersiapkan segalanya bisa sampai satu tahunan. 

Bukan cuma soal persiapan pesta pernikahannya saja, tetapi juga mulai dari persiapan mental, persiapan lamaran, sampai persiapan finansial. Pasalnya, seperti kalian tahu, nikah adalah momen yang diharapkan hanya terjadi satu kali seumur hidup, dan itu gak murah. 

Bisa saja sih murah, kalau gak pakai pesta alias cuma di Kantor Urusan Agama (KUA), mengikat janji sehidup semati di tempat ibadah dengan tokoh agama juga bisa. Cukup membayar jasa penghulu saja yang gak sampai jutaan rupiah. 

Tapi, apa iya kamu mau pernikahanmu digelar sederhana? Masing-masing pihak, entah itu mempelai wanita dan laki-laki tentu memiliki dream wedding masing-masing. 

Nah, agar pernikahannya sesuai dengan yang diharapkan, berikut ini hal-hal dalam persiapan pernikahan yang harus kamu pikirkan jauh-jauh hari. 

Daftar persiapan pernikahan

Sebelum mengucap janji sehidup semati dan menggelar pesta syukuran, kamu harus mempersiapkan beberapa hal agar pernikahan berjalan lancar 

1. Persiapan lamaran 

Pintu dari berlangsungnya pernikahan atau tidak adalah lamaran. Artinya, sebelum melangkah lebih lanjut, prosesi lamaran itu perlu dilakukan. 

Lamaran berfungsi untuk memastikan kedua belah pihak baik mempelai wanita maupun pria beserta keluarganya, saling menerima satu sama lain. 

Namun, kini prosesi lamaran sudah fleksibel. Ada yang digelar sebelum merencanakan pernikahan, tapi ada juga yang dihelat saat semua persiapan pernikahan sudah siap. Artinya, prosesi lamaran hanya sebatas formalitas saja. 

Ngomong-ngomong, berapa sih bujet menggelar prosesi lamaran? 

Jangan kaget bujet lamaran saja bisa mencapai Rp 26 juta! Rinciannya antara lain adalah:

No Pengeluaran Harga
1 Backdrop lamaran Rp 600 ribu
2 Tenda Rp 600 ribu
3 Kursi 100 pcs Rp 1 juta
4 AC dan blower  Rp 200 ribu
5 Dokumentasi (foto dan video) Rp 4 juta
6 Sound system Rp 500 ribu
7 Catering 100 pax Rp 10 juta
8 Hiasan seserahan Rp 750 ribu
9 Paket seserahan Rp 5 juta
10 Cincin tunangan emas Rp 4 juta

Jika diperhatikan, biaya apa yang termahal adalah catering. Selanjutnya, biaya dokumentasi. Cincin seharga Rp 4 juta tentu materialnya adalah emas.

Bukan rahasia lagi bahwa biaya catering yang bengkak disebabkan jumlah undangan. Nah, untuk memitigasi pembengkakan bujet seperti ini, batasi saja undangannya. 

Kamu pun bisa memotong anggaran dengan mengganti vendor dokumentasi, atau melakukan downgrade cincin sesuai dengan kesepakatan

2. Menentukan dan mempersiapkan bujet pesta pernikahan

Setelah lamaran diterima, kedua mempelai serta keluarganya masing-masing bisa merundingkan berapa bujet yang diperlukan untuk menggelar pernikahan

Budget bakal berpengaruh ke segalanya, mulai dari menentukan lokasi, menentukan katering, suvenir sampai menentukan jumlah tamu undangan. 

Setelah bujet ditentukan, tugas kedua mempelai adalah mempersiapkan budget tersebut. Usahakan jangan mengutak-atik budget yang sudah terkumpul agar pelaksanaan pernikahannya bisa sesuai dengan yang direncanakan. 

Tentukan saja bujet maksimal untuk menggelar pesta pernikahan ini. Jangan lupa pula untuk merundingkan mekanisme pembayarannya, apakah mau patungan 50:50 dengan pasangan, 70:30, atau satu pihak menanggung semuanya. 

Beberapa venue memiliki paket wedding yang sudah mereka sediakan. Namun, dekorasinya standar banget, kamu harus tetap sewa dekorasi lain untuk pernak-pernik lainnya.   

Kira-kira, berapa ya biaya mempersiapkan pesta pernikahan dari akad hingga resepsi untuk 200 orang undangan? Cek di bawah sini:

No Pengeluaran biaya
1 Venue + konsumsi 400 pax  Rp 125 juta
2 Logistik dan perlengkapan lain (Kotak uang, standing bunga, band, infocus dan layar, janur kuning) Rp 60 juta
3 Cetak undangan 200 orang Rp 1,3 juta
4 Souvenir Rp 2 juta
5 Busana dan make up artist Rp 30 juta
6 Cincin kawin Rp 8,5 juta
7 Dokumentasi Rp 10 juta
8 Jasa WO Rp 9 juta

Kalau ditotal-total, bujetnya sampai Rp 245 juta! Itu cuma 200 tamu lho. Mahal gak? Kalau menurutmu mahal, siasati saja dengan menggunakan cincin yang sama dengan cincin lamaran.

Atau bisa juga dengan memotong biaya pengeluaran di logistik, dokumentasi, dan jasa WO. Khusus untuk sewa busana, penjelasannya ada di poin ke delapan ya.  

3. Tentukan konsep pernikahan 

Soal konsep juga mesti diperhatikan nih ketika kamu pengin menikah, (Ilustrasi/Shutterstock).

Di semua acara, bujet adalah hal yang paling utama, tapi konsep juga penting. Konsep itu juga menentukan besarnya pengeluaranmu. 

Ada dua konsep dasar pernikahan yang umum dipilih para calon pengantin di Indonesia, pertama adalah tradisional dan satu lagi adalah nasional atau internasional.

Setelah bujet maksimal kamu tentukan, maka persiapan pernikahan selanjutnya adalah memilih konsep yang sesuai dengan bujet. So, tradisional atau internasional nih?

4. Tentukan tanggal, langsung cari gedung dan vendor

Tentukan gedung dan tanggal pernikahan juga mesti dipikirkan, (Ilustrasi/Shutterstock).

Setelah bujet disiapkan, tunggu apa lagi, langsung cari gedung secepatnya sebelum penuh. Carilah tiga pilihan yang menurutmu sesuai, jika sudah oke langsung transfer uang mukanya. 

Seperti yang dijelaskan di atas, sebagian gedung memang menawarkan dekorasi-dekorasi yang sifatnya standar. Mereka pun seringkali menawarkan kerja sama dengan beberapa vendor pernikahan untuk bagian satu ini. 

Jangan lupa untuk cari tahu ya konsep dekorasinya. Jangan sampai nanti kecewa.

5. Mempersiapkan dokumen pernikahan yang wajib diurus

Agar pernikahan legal secara hukum, kamu perlu melakukan pengurusan dokumen-dokumen ke pihak yang berwenang. Bagi yang beragama Islam, mereka bisa mengurusnya ke Kantor Urusan Agama terdekat. 

Pertama-tama, kamu tentunya butuh surat pengantar dari kelurahanmu. Untuk membuat ini, kamu harus menyerahkan beberapa dokumen seperti:

  • Surat pengantar RT RW.
  • KTP dan fotokopinya.
  • Kartu Keluarga dan fotokopinya.

Dokumen-dokumen itu harus diserahkan ke kantor kelurahan, dan surat dari kelurahan itu harus diserahkan ke KUA domisili mempelai wanita, agar pria mendapatkan surat rekomendasi numpang nikah di daerah asalmu.

Beberapa KUA menetapkan syarat untuk surat numpang nikah, salah satunya cek kesehatan. Kamu bisa melakukannya di puskesmas terdekat. 

Setelah surat numpang nikah itu jadi, maka berikanlah surat itu ke KUA daerah tujuan untuk mengurus surat menikah, serta dokumen berupa:

  • Fotokopi KK 
  • Foto berwarna 2×3; 3×4 masing-masing 2 lembar, 
  • Fotokopi ijazah terakhir  
  • Fotokopi akta kelahiran.

6. Tunjuk panitia pelaksana atau wedding organizer 

Agar pernikahan berjalan semestinya, perlu ada yang mengorganisir, mulai dari persiapan pernikahan sampai ke pesta pernikahan nantinya. 

Beberapa orang mungkin memilih menunjuk keluarga dan teman-teman terdekat sebagai panitianya, tapi banyak juga yang mempercayakan kepada wedding organizer

Masing-masing punya keunggulan, kalau menunjuk keluarga, kamu gak harus mengeluarkan budget lebih. Tapi, kalau kamu menunjuk wedding organizer, acaramu bakal berlangsung semaksimal mungkin karena mereka telah berpengalaman. 

Dengan catatan, kamu harus menunjuk wedding organizer yang telah memiliki reputasi yang baik. 

7. Katering 

Persiapan yang paling penting adalah memastikan telah menunjuk jasa boga untuk acara pernikahanmu. 

Bagaimana tidak, agenda utama tamu yang datang bukan cuma untuk bersalaman dengan mempelai dan mengucapkan selamat, tetapi juga menikmati hidangan yang disuguhkan. 

Selain menyewa gedung, budget pengeluaran yang paling besar dalam pernikahan adalah katering. Jangan lupa, lakukan test food untuk mengetahui rasa hidangan yang bakal disajikan ya!

8. Pakaian pengantin 

Pakaian pengantin harus disesuaikan dengan konsep yang ditentukan. Misalnya konsepnya menggunakan adat Jawa, tentu bajunya harus adat Jawa, kalau nasional atau internasional, tentu pakaiannya berupa tuksedo dan gaunl. 

Bisa dibilang konsep tradisional memang lebih murah ketimbang internasional atau nasional. Hal itu terlihat dari sewa busana pengantinnya.

Tuxedo dan gaun jelas lebih mahal ketimbang baju beskap atau dodotan Jawa. Gaun pengantin bisa sampai Rp 17 jutaan, namun sewa pakaian adat Rp 1 jutaan pun banyak. 

9. Persiapkan mahar 

Mahar atau mas kawin adalah syarat yang utama dalam pernikahan. Mahar diberikan oleh pihak mempelai pria ke mempelai wanita. Di Indonesia, mas kawin yang paling umum adalah emas, seperangkat alat ibadah, dan juga uang tunai. 

Nilai mahar itu juga tidak memiliki batasan minimal maupun maksimal. Sesuaikan saja dengan budget yang dimiliki dan asalkan mempelai wanitanya setuju. 

Kalau mau out of the box, kamu bisa menjadikan saham sebagai mahar pernikahan. 

10. Buat daftar tamu undangan dan mencetak undangan

Tahap selanjutnya adalah, memastikan daftar tamu undangan. Apakah jumlah undangan harus sama dengan jumlah tamu yang kamu undang? Gak juga.

Dalam persiapan pernikahan satu ini, kamu bisa memprioritaskan cetak undangan ke pihak-pihak seperti klien kantor, pimpinan perusahaan tempat kamu bekerja, keluarga jauh, atau teman yang sudah jarang ketemu.

Untuk teman sekantor, teman nongkrong, keluarga dekat, dan lainnya, gak usah dicetak deh. Berikan undangan virtual saja agar lebih hemat.

11. Membuat suvenir pernikahan 

Persiapan pernikahan yang gak kalah penting juga yaitu suvenir. Kamu bisa bikin suvenir sesuai dengan jumlah tamu yang diundang. 

Jenis-jenis suvenirnya pun tergantung budget yang sudah kamu alokasikan. Biasanya suvenir berbentuk benda-benda kecil dan fungsional, seperti misalnya payung, gunting kuku, gelas, dompet kartu, dan masih banyak lagi. 

12. Bahas teknis pelaksanaan di hari H resepsi

Persiapan pernikahan ini harus matang, karena kalau sampai salah bisa fatal urusannya. Tentukanlah waktu acara pernikahan ini berlangsung, jangan sampai overtime karena bakal ada charge biaya dari pihak pengelola gedung.

Lakukan briefing secara detail dengan MC dan pastikan acara sesuai dengan rundown. Pikirkan juga bagaimana sesi foto dengan tamu berlangsung. 

13. Kesiapan menikah

Selain hal-hal teknis, yang perlu dipersiapkan selanjutnya adalah kesiapan menikah dari kedua mempelai. 

Kesiapan menikah yang paling penting adalah mentalnya, apakah kamu sanggup mengikat janji sehidup semati dan tinggal bersama orang yang bisa saja berbeda kepribadiannya. 

Itulah 13 to do list pernikahan yang harus kamu persiapkan jauh-jauh hari bahkan satu tahun sebelum pernikahan dilangsungkan. 

Soal tahapan persiapan pernikahan, adalah hal yang fleksibel, misalnya, kamu bisa kok membuat suvenir dan mencetak undangan di awal-awal persiapan atau membeli mahar belakangan, asalkan semuanya sudah siap saat hari H. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)