Perusahaan Asuransi Kartu Kredit dan Cara Hitung Preminya

Telah Ditinjau: Avatar Aulia Akbar

Asuransi kartu kredit adalah produk asuransi yang bertujuan melindungi keluarga tertanggung dari utang kredit yang belum sempat dilunasi oleh tertanggung yang mendadak meninggal dunia.

Berkat asuransi ini, utang akan ditanggung oleh pihak asuransi. Yuk, kenali lebih jauh lagi cara menghitung premi, cara mendapatkan layanan, serta bank penyedia asuransi kartu kredit ini dengan manfaat yang ditawarkan.

Cara Menghitung Premi Asuransi Kartu Kredit

Premi kartu kredit

Besarnya premi asuransi kartu kredit akan berbeda-beda tergantung kepada kebijakan setiap bank penerbit kartu kredit. Namun, setidaknya kisaran premi asuransi kartu kredit berada pada rentang 0,3-0,9 persen dari total tagihan terakhir.

Untuk memahami penerapannya, mari kita simak simulasi berikut bersama-sama.

Andi memiliki tagihan kartu kredit dari Bank A dan membeli asuransi kartu kredit dari Bank B. Premi asuransi kartu kreditnya sebesar 0,5 persen dari sisa keseluruhan tagihan.

Pada bulan Desember, Andi memiliki tagihan kartu kredit sebesar Rp40 juta. Maka besaran premi asuransi yang harus dibayarkan Andi pada bulan tersebut adalah:

Rp40 juta x 0,5% = Rp200 ribu 

Yang harus selalu diingat adalah besarnya premi asuransi kartu kredit akan berbanding lurus dengan besarnya tagihan bulanan dari pemakaian kartu kredit. Semakin besar jumlah total tagihan, maka akan semakin besar pula premi asuransi yang harus dibayarkan.

Cara Memiliki Asuransi Kartu Kredit

Ada tiga cara yang dapat dilakukan untuk mengajukan asuransi kartu kredit.

  1. Mengisi formulir pengajuan asuransi kartu kredit ketika melakukan pengajuan kartu kredit di bank penerbit kartu kredit.
  2. Menghubungi call center resmi dari bank penerbit kartu kredit untuk mengajukan diri dalam program asuransi kartu kredit.
  3. Telemarketing yang menelepon kita untuk penawaran asuransi kartu kredit apabila nama kita telah terdaftar dalam sistem.

Cara ketiga merupakan cara termudah karena semua keperluan sudah diurus oleh telemarketer dan kita hanya diminta untuk memberikan persetujuan saat di telepon.

Bagaimana Cara Mengajukan Klaim Asuransi Kartu Kredit?

klaim kredit

Seperti halnya asuransi lainnya, cara pengajuan klaim asuransi kartu kredit terbilang cukup mudah. Pastikan untuk mempersiapkan dokumen yang dibutuhkan untuk mengajukannya ke  ke pihak asuransi bank penerbit kartu kredit.

Bila pemegang kartu meninggal dunia atau dinyatakan cacat seumur hidup sehingga tidak bisa bekerja lagi, maka pihak ahli waris wajib melakukan proses klaim dalam waktu maksimal 90 hari atau tergantung pada kebijakan bank penerbit kartu kredit.

Saat mengajukan klaim asuransi kartu kredit, ahli waris diwajibkan melengkapi beberapa dokumen berikut.

  • Surat permohonan atau pengajuan klaim dari nasabah atau ahli waris.
  • Surat keterangan kematian dari kelurahan atau Pamong Praja setempat atas nama nasabah atau pemilik kartu kredit.
  • Berita acara dari kepolisian apabila meninggal dunia disebabkan oleh kecelakaan lalu lintas.
  • Surat keterangan dari rumah sakit atau dokter mengenai penyebab kematian yang dilegalisir atau surat keterangan kronologis kematian dari ahli waris bila meninggal secara wajar bukan di rumah sakit dan tanpa penanganan dokter apabila meninggal karena sakit.
  • Catatan medis atau medical report tentang Ketidakmampuan Tetap dari dokter atau rumah sakit untuk nasabah apabila dinyatakan cacat seumur hidup.
  • Surat keterangan dari kedutaan besar RI setempat apabila pemegang kartu meninggal di luar wilayah Republik Indonesia
  • Fotokopi tagihan kartu kredit selama dua bulan terakhir.
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
  • Fotokopi KTP ahli waris.
  • Fotokopi Surat Keterangan Ahli Waris yang disaksikan oleh Kelurahan/Pamong Praja setempat serta diketahui oleh Camat atau oleh notaris apabila WNI Keturunan.
  • Fotokopi surat kuasa dari seluruh ahli waris kepada salah seorang ahli waris untuk mewakili seluruh ahli waris dalam mengurus dan menerima hasil klaim (apabila seluruh ahli waris tidak dapat melakukan pengurusan klaim secara bersama-sama).
  • Beberapa syarat dan dokumen lain yang sesuai dengan ketentuan bank penerbit asuransi kartu kredit.

Semua dokumen klaim ini diajukan ke contact center atau card center di kantor bank penerbit kartu kredit. Selanjutnya,  klaim tersebut akan dilimpahkan kepada perusahaan asuransi yang bekerjasama untuk ditindaklanjuti sebagai pihak yang bertanggung jawab sepenuhnya mengenai hasil keputusan klaim asuransi.

Di Mana Bisa Membeli Asuransi Kartu Kredit?

Asuransi kartu kredit

Biasanya, setiap bank yang menyediakan produk kartu kredit juga menawarkan asuransi kartu kredit. Tapi untuk lebih jelasnya, bank apa saja yang menyediakan asuransi kartu kredit ini bisa disimak di bawah ini.

1. BNI 

Asuransi kartu kredit dari BNI dinamakan BNI PerisaiPlus dengan premi sebesar 0,69 persen dari total tagihan kartu kredit setiap bulannya. Ada empat manfaat yang ditawarkan, yaitu manfaat meninggal dunia, manfaat ketidakmampuan sementara, manfaat ketidakmampuan tetap total, dan manfaat penyakit kritis.

2. CIMB Niaga 

Asuransi kartu kredit CIMB Niaga bernama Credit Protector dengan premi yang dinilai lebih terjangkau, yaitu 0,44 persen tiap  bulan dari total tagihan untuk kartu jenis Classic dan Gold, serta Kartu Platinum dan World sebesar 0,55 persen tiap bulan dari total tagihan. Manfaat yang ditawarkan berbeda-beda berdasarkan jenis kartu kredit.

  • Kartu Classic: santunan maksimal hingga Rp30 juta per nasabah.
  • Kartu Gold: santunan maksimal hingga Rp80 juta per nasabah.
  • Kartu Platinum: santunan maksimal hingga Rp300 juta per nasabah.
  • World Card: santunan maksimal hingga Rp500 juta per nasabah.

3. Citibank Indonesia

Produk asuransi kartu kredit Citibank Indonesia dinamakan Credit Shield Plus. Premi asuransi ini dinilai masih cukup terjangkau, yaitu 0,69 persen dari total tagihan kartu kredit setiap bulan. Manfaat yang diberikan cukup menarik di mana apabila peserta meninggal dunia atau cacat total tetap atau didiagnosis salah satu penyakit kritis dalam masa pertanggungan, maka Credit Shield Plus akan menanggung:

  • 100 persen dari saldo tagihan kartu kredit nasabah yang tercetak dalam Tagihan kartu kredit Citi kepada nasabah.
  • 200 persen saldo tagihan kartu kredit nasabah yang tercetak dalam tagihan kartu kredit Citi kepada ahli waris nasabah.
  • Dalam hal terjadi cacat tetap sementara dalam masa perlindungan, Credit Shield Plus akan menanggung lima persen dari saldo tagihan berjalan kartu kredit kepada nasabah dalam bulan pertama nasabah menderita cacat tetap sementara dan 10 persen dari saldo tagihan berjalan kartu kredit dari bulan kedua dan seterusnya kepada tertanggung selama masih menderita cacat tetap sementara hingga maksimal 12 bulan.

4. Danamon 

Produk asuransi kartu kredit Danamon Indonesia bernama Credit Protection dengan premi sebesar 0,69 persen dari total tagihan kartu kredit tiap bulan. Manfaat yang diberikan dibedakan berdasarkan jenis kartu kredit yang dimiliki oleh peserta.

  • Kartu Classic: manfaat maksimal hingga Rp20 juta tiap nasabah.
  • Kartu Gold, MU Red, iCard dan Titanium: manfaat maksimal hingga Rp150 juta tiap nasabah.
  • Kartu Platinum, MU Platinum, Infinite & World: manfaat maksimal hingga Rp500 juta tiap nasabah.
  • Kartu Amex Blue: manfaat maksimal hingga Rp150 juta tiap nasabah.
  • Kartu Amex Gold: manfaat maksimal hingga Rp500 juta tiap nasabah.

5. Bank Mandiri

Asuransi Mandiri Protection adalah asuransi kartu kredit yang ditawarkan oleh Bank Mandiri dengan premi yang dibayarkan sebesar 0,55 persen dari total tagihan. Manfaat yang ditawarkan dari asuransi Mandiri Protection sebagai berikut.

  • Kartu Classic: manfaat maksimal hingga Rp12 juta.
  • Kartu Gold dan Titanium: manfaat maksimal hingga Rp100 juta.
  • Kartu Platinum, JCB, Signature dan World Elite: manfaat maksimal hingga Rp1 miliar.

6. Bank Mega

Bank Mega memberikan layanan asuransi kartu kredit bagi para pemegang kartu kreditnya yang dinamakan Mega Credit Shield Maksima. Premi yang dikenakan untuk asuransi ini adalah sebesar 0,55 persen dari total tagihan bulanan kartu kredit. Adapun manfaat yang diberikan dari Mega Credit Shield Maksima sebagai berikut.

  • Jika tertanggung meninggal dunia karena sakit, maka ahli waris menerima 200 persen uang pertanggungan.
  • Jika tertanggung meninggal dunia karena kecelakaan, maka ahli waris menerima 500 persen uang pertanggungan.
  • Jika tertanggung menderita cacat tetap total karena sakit atau kecelakaan, maka ahli waris menerima 100 persen uang pertanggungan.
  • Jika tertanggung menderita cacat sementara karena sakit atau kecelakaan, maka ahli waris menerima 10 persen uang pertanggungan atau Rp50.000 (mana yang lebih besar).

Memiliki asuransi kartu kredit bermanfaat terutama bagi kita yang belum bisa melunasi utang kartu kredit dan khawatir bahwa keluarga tidak mampu secara finansial dibebani utang kita tersebut.

Semoga dengan penjelasan di atas dapat membantu kita dalam membuat perencanaan keuangan rumah tangga.

Untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai asuransi kartu kredit dan produk asuransi lainnya, jangan ragu untuk berkonsultasi di Lifepal.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →