Berkat Peta Konsep, Pemahaman Menjadi Lebih Mudah

Telah Ditinjau: Avatar Aulia Akbar
Concept

Proses belajar dan mengajar idealnya didasari dengan semangat memahami sebuah konsep. Dengan pemahaman, maka pengetahuan yang diperoleh bertahan lebih lama ketimbang menghafal.

Ada satu cara yang dapat memudahkan kita memahami sesuatu, yakni dengan membuat peta konsep. Cara ini akan melatih kita untuk lebih cepat memahami sesuatu.

Agar lebih memahami arti peta konsep, berikut penjelasannya yang Lifepal rangkum.

Apa yang Dimaksud Peta Konsep?

Apa yang dimaksud

Peta konsep adalah diagram atau alat grafis yang secara visual mewakili hubungan antara konsep dan ide.

Peta konsep menggambarkan ide yang termuat dalam sebuah kotak atau lingkaran. Selanjutnya secara hierarki dihubungkan dengan garis atau panah dalam bentuk busur.

Baris-baris ini diberi label yang menghubungkan kata dan frasa. Keterhubungan tersebut akan membantu kita menjelaskan hubungan antara konsep.

Peta konsep dimulai dengan ide utama, yaitu suatu konsep. Selanjutnya akan berkembang dan memunculkan ide utama yang mana selanjutnya dipecah menjadi topik-topik lain secara spesifik.

Dalam teori J. Novak, peta konsep didefinisikan sebagai keteraturan akan sebuah peristiwa atau objek atau rekaman peristiwa atau objek, yang ditunjukkan oleh label.

Menerapkan Peta Konsep yang Tepat

Setelah memahami pengertian peta konsep, selanjutnya adalah menentukan penerapan peta konsep tersebut. Pada praktiknya, biasa digunakan untuk membantu siswa dalam mewakili pengetahuan atau subjek.

Artinya, peta konsep dapat digunakan sebagai teknik belajar dan mengajar. Pemetaan konsep dilakukan secara visual untuk menggambarkan hubungan antara konsep dan ide.

Seringnya diwakili dalam lingkaran atau kotak, konsep kemudian dihubungkan oleh kata-kata dan frasa yang menjelaskan hubungan antara ide-ide. Ini akan membantu kita mengatur dan menyusun pemikiran. Dengan demikian, kita pun lebih memahami informasi dan menemukan hubungan baru.

Sebagian besar peta konsep mewakili struktur hierarki secara keseluruhan. Konsep akan meluas dan terhubung dengan subtopik, lalu membentuk konsep-konsep yang lebih terperinci.

Berikut beberapa poin yang menjelaskan penerapan peta konsep secara tepat.

  • Sebagai pemecah masalah atau solusi alternatif dari struktur tata bahasa suatu entitas bahasa, struktur organisasi dalam suatu institusi, konsep struktur pada bidang studi, pengembangan profesional, konsep dan argumen, kesalahan dalam suatu sistem.
  • Untuk lebih memahami ringkasan teks dengan representasi logis.
  • Brainstorming atau bagian dari kreativitas.
  • Untuk dasar melakukan desain.
  • Sebagai rencana pembelajaran selanjutnya.

Keuntungan Menggunakan Peta Konsep

Benefit

Seperti yang telah diketahui, otak lebih cepat mencerna visual ketimbang mencerna sebuah teks. Visual pemetaan konsep tentu dapat membantu kita memvisualisasikan hubungan antara berbagai konsep.

Dengan begitu, kita akan lebih memahami sebuah hal yang mungkin terlihat rumit. Boleh dibilang, peta konsep adalah cara populer untuk menangkap sebuah pemahaman tentang suatu topik.

Tidak hanya sebatas untuk pelajaran di instansi pendidikan atau pembelajaran pribadi, tapi juga dapat diterapkan pada pekerjaan sebagaimana konsep ini terbilang mudah untuk dipraktikkan di dalam bidang lain. Berikut manfaat penggunaan peta konsep.

  • Memfasilitasi pemahaman.
  • Mengintegrasikan konsep baru dengan konsep lama untuk lebih memahami gambaran yang lebih umum.
  • Mendorong brainstorming dan pemikiran lebih tinggi.
  • Mendorong penemuan konsep baru.
  • Memberikan komunikasi yang jelas tentang suatu ide yang kompleks.
  • Mempromosikan pembelajaran kolaboratif.
  • Mendorong kreativitas.
  • Membantu mengidentifikasi area yang membutuhkan pengetahuan atau tinjauan lebih lanjut.

Fitur-FItur di Dalam Sebuah Peta Konsep 

Peta konsep memiliki karakteristik unik yang membedakannya dengan alat visual lainnya. Berbicara mengenai diagram yang konseptual, maka karakteristiknya pun sangat kuat dalam hal konsep. Berikut sejumlah fitur yang ada dalam peta konsep.

  • Konsep yang didefinisikan sebagai keteraturan atau pola dalam sebuah peristiwa. Konsep ditunjukan pada sebuah label yang digambarkan dalam bentuk diagram.
  • Terhubung lewat kata atau frasa. Adanya garis yang menghubungkan objek dalam peta konsep, maka satu sama lain saling berkait dengan dikaitkan lewat kata kerja.
  • Proposisi yang pada dasarnya, peta konsep secara visual menyampaikan sekumpulan proposisi tentang topik tertentu.
  • Struktur hierarki menjadi elemen kunci dari peta konsep. Konsep yang paling umum dan inklusif diposisikan di bagian atas peta konsep, sedangkan konsep yang lebih spesifik dan eksklusif berada di bawah. Jadi membaca peta konsep dimulai dari atas ke bawah.
  • Fokus mendefinisikan masalah yang perlu dipecahkan oleh peta konsep. Ini akan membantu kita mendesain sebuah konteks dalam pikiran dan membantu memandu serta mempertahankan arah peta konsep.
  • Menyusun daftar urutan peringkat dari konsep yang paling umum hingga yang paling spesifik.
  • Tautan silang antarkonsep yang berbeda dari peta konsep. Kita akan tervisualisasi dengan ide dalam domain yang berbeda dan saling terhubung. Cara ini dinilai tepat untuk memfasilitasi pemikiran kreatif.

Di Mana Peta Konsep Digunakan?

Saat ini, peta konsep telah menjadi metode yang paling mudah digunakan oleh berbagai kalangan, mulai dari peserta didik, guru, pakar, pemula hingga dalam sebuah komunitas.  Sebab, peta konsep dapat berfungsi sebagai panduan untuk mencapai tujuan yang berbeda sesuai kebutuhan.

Peta konsep umumnya digunakan dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan bisnis sebab metodenya dinilai mampu menganalisis dan mengevaluasi sebuah pengetahuan. Berikut penggunaan peta konsep dalam berbagai bidang terkait.

1. Bidang pendidikan 

Peta konsep membantu siswa dapat lebih berprestasi pada tingkat yang lebih tinggi dan membantu guru untuk menjelaskan mata pelajaran yang rumit dan menilai tingkat pemahaman siswa. Selain membantu dalam hal pemahaman, peta konsep juga berguna dalam hal mengevaluasi sesuatu sehingga dapat mengidentifikasi persoalan yang ada.

2. Bidang bisnis 

Peta konsep mampu mengomunikasikan ide dengan baik dan mendorong pemikiran visual intuitif yang membantu analisis bisnis. Peta konsep membawa pendekatan yang kreatif dan berorientasi pada hasil yang dikenal sebagai pemikiran desain untuk bisnis.

Umumnya, sebuah perusahaan memiliki banyak pengetahuan yang telah disusun selama bertahun-tahun, beberapa di antaranya mungkin tidak dapat berkomunikasi dengan baik kepada orang lain. Dalam hal inilah peta konsep berperan.

3. Bidang kesehatan

Dalam industri kesehatan, pemetaan konsep dapat membantu kita merepresentasi bersama tentang kondisi dan situasi seorang pasien. Selanjutnya memunculkan langkah yang harus diambil dengan tepat.

Menerapkan peta konsep dinilai sebagai langkah penunjang aktivitas yang tepat. Namun, tidak berhenti di situ saja, langkah selanjutnya adalah mulai membuatnya secara nyata. Lifepal memberikan tips bagi kita yang berencana membuat peta konsep.

  • Identifikasi fokus atau topik utama.
  • Menentukan masalah yang ingin kita pecahkan.
  • Identifikasi semua konsep kunci yang terkait dengan ide utama.
  • Cari lebih dahulu konsep yang paling umum, lalu lanjutkan kepada yang spesifik.
  • Jangan lupa untuk menambahkan kata atau frasa penghubung.
  • Tambahkan cross-link untuk menghubungkan konsep.
  • Jangan ragu untuk merevisi peta konsep sesuai kebutuhan.

Demikian informasi soal peta konsep, semoga dapat membantu kita dalam menyusun sebuah ide dan membantu kita lebih memahami akan sebuah polemik. Selamat mencoba!

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →