Beli Motor Bekas atau Baru? Sesuaikan dengan Kebutuhanmu

beli motor bekas atau baru

Beli motor bekas atau baru ya? Kalau beli motor bekas, pastinya lebih murah dan dengan perawatan yang tepat akan membuat kualitas atau tampilannya sama bagus dengan yang baru.

Nah tapi kalau beli motor yang baru, kita gak perlu khawatir dengan kualitasnya lagi, apalagi kalau bisa dapat keluaran terbaru yang teknologinya lebih canggih.

Memang lebih baik beli motor baru, tapi…

Sepeda motor memang sudah menjadi kebutuhan utama bagi mayoritas masyarakat. Itulah mengapa kita harus cermat memilih agar pengeluaran untuk kebutuhan lain gak terganggu.

Benar juga jika dibilang membeli sepeda motor baru secara kredit lebih menguntungkan pada banyak sisi, tapi jangan mentang-mentang kocek tebal lantas asal memilih sepeda motor.

Jangan lupa, kamu nanti jadi punya utang cicilan jangka panjang.

Nah di lain sisi kalau beli motor bekas bisa jadi lebih murah, tapi kamu harus lebih telaten dalam melakukan perawatan. Perawatan berarti biaya, misalnya biaya servis kecil atau besar, biaya perawatan body motor, dan lain-lain.

Mau beli motor bekas atau baru? Pertimbangkan hal ini dulu

Untuk membantumu mempertimbangkan lebih baik beli motor bekas atau baru, kita perhatikan beberapa poin berikut.

Pertimbangan beli motor bekas

Membeli barang yang kualitasnya bekas alias seken alias tangan kedua gak selalu dikaitkan dengan bujet rendah, keterpaksaan, atau gak punya pilihan lain.

Di lain sisi, seseorang yang lebih mengutamakan beli barang bekas bisa diartikan sebagai sosok yang suka berhemat, cermat dalam merencanakan keuangan, dan berorientasi kepada kebutuhan.

Sama halnya dengan jika kamu membeli motor bekas. Yang terpenting adalah kamu bisa mendapatkan manfaat yang dibutuhkan.

Meski begitu, kamu perlu paham dengan kejelian memilih motor bekas juga agar tidak salah dalam menjatuhkan pilihanmu nanti.

Soal itu, ada beberapa hal yang kamu perlu pahami saat memilih motor bekas yang ideal berikut.

1. Harga

Harga motor bekas memang lebih bersahabat dan bisa disesuaikan dengan bujet. Nah berapa besarannya tentu tergantung kepada tahun keluaran dan penampilan luar.

Nah soal yang ini, kamu bisa mengandalkan selera pribadi. Pilih warna yang kamu lebih sukai, lihat body luar yang masih mulus, cek kelistrikan, dan kondisi fisiknya secara umum.

Kalau perlu, kamu bisa minta test ride untuk mengetahui kenyamanan menungganginya sekaligus mencari tahu jika ada kekurangan lainnya.

Pembelian motor bekas pun bisa dilakukan secara kredit supaya tidak terlalu membebani keuanganmu. Disarankan untuk mengajukan kredit motor bekas melalui leasing yang terpercaya supaya terhindar dari penipuan.

2. Melek mesin

Kalau kamu sudah cocok dengan segi penampilan dan kenyamanannya, pengecekan mesin tentu menjadi hal selanjutnya yang wajib dicari tahu. Selain mesin, kita juga harus mengulik soal riwayat mesin.

Jika dealer atau individu jujur, itu keuntungan kita. Nah, masalahnya kalau pihak penjual menutup-nutupi riwayat mesin? Bisa berabe efeknya buat kamu nanti.

Jika memang kamu gak terlalu paham soal permesinan, kamu bisa mengajak teman, tetangga atau, saudara untuk memberi saran dan penilaian.

3. Kelengkapan surat

Pastikan bahwa surat-suratnya lengkap dan asli. Jangan sampai deh kita beli motor yang surat-suratnya gak lengkap apalagi palsu.

Ada penjual yang jujur soal ini dengan bilang surat-suratnya gak lengkap dan mereka akan menawarkan harga jual yang lebih murah sebagai kompensasi.

Hal-hal yang seperti ini lebih baik dihindari aja deh soalnya bakal menuai masalah di masa mendatang.

Kamu juga mesti mencari tahu soal tanggal bayar pajaknya. Apakah pajak kendaraan sudah dibayar lunas atau malah menunggak bertahun-tahun.

Semisal soal pajak ini tidak jadi masalah buat kamu karena kamu sudah telanjur suka dengan motornya, kamu harus tahu bahwa nanti kamu perlu keluar uang lebih banyak untuk menanggung denda pajak.

Selain itu, jangan lupa ada biayauntuk balik nama dan mutasi juga ya agar STNK-nya nanti tertulis atas nama kamu sendiri.

4. Butuh servis

Jika bujetmu lumayan besar, kamu bisa mendapat motor bekas dengan kondisi prima. Tapi jika bujet hanya cukup untuk mengakses sepeda motor keluaran lama, kamu harus memikirkan biaya untuk servis agar motor kembali seperti baru.

Cek spare part mana saja yang sekiranya perlu diganti dan survei harga spare part tersebut di pasaran. Dengan cara tersebut kamu bisa melakukan kalkulasi biaya yang diperlukan.

Jangan pernah sepelekan soal konsistensi untuk servis motor karena efeknya bisa fatal nanti kalau sampai gak dilakukan secara berkala.

Pertimbangan beli motor baru

Nah ini dia buat kamu yang lebih suka beli motor baru ketimbang pusing ngutak-ngatik motor bekas, berikut tips-tips yang bisa membantu pertimbanganmu.

1. Dana

Harga sepeda motor baru berada di kisaran puluhan hingga ratusan juta. Lihat dulu kondisi keuangan, jangan sampai kondisi keuangan amburadul sehabis memboyong motor baru.

2. Model sepeda motor

Kadang satu pabrikan bisa mengeluarkan beragam model di saat bersamaan. Jangan cuma tergiur tampilan luar, tapi perhatikan juga fitur, teknologi dan ketahanan mesin.

Semakin canggih dan besar cc-nya, tentu harga semakin mahal. Kita harus cermat memilih sesuai kebutuhan dan tentu saja kondisi keuangan.

3. Bandingkan harga

Membandingkan harga dari satu pabrikan dengan pabrikan lain tentu wajib. Jangan cuma tergiur dengan harga murah yang ditawarkan, tapi survei juga soal performa mesin.

4. Harga jual kembali

Beberapa pabrikan sudah terkenal memiliki produk dengan harga jual kembali yang tinggi.

Pastikan kamu cermat memilih dengan memerhatikan pasar motor bekas baik online maupun offline. Hal ini bertujuan agar harga jual motormu gak terlalu jatuh.

Susun perencanaan keuangan, cari tahu bujet beli motor bekas atau beli baru

Setelah menelusuri pertimbangan di atas, entah kamu cenderung untuk beli motor bekas yang lebih murah atau beli motor baru, pastinya sekarang kamu harus menyusun anggaran dulu supaya pada nantinya tidak membebani pengeluaran bulanan.

Bandingkan antara berapa pendapatan bersihmu dan crosscheck juga dengan harga beli motor bekas atau cicilan bulanan motor baru kamu.

Hidup dengan gaji pas-pasan tapi berniat mencicil Moge alias motor gede namanya gak rasional, kecuali kamu baru saja ketiban rejeki nomplok.

Coba deh hitung berapa take home pay (THP) yang kamu dapatkan dengan kalkulator gaji bersih Lifepal berikut.

Coba simak tips berikut ini untuk mencari tahu motor mana yang sesuai dengan anggaranmu.

Membuat skema kredit sendiri

Pihak dealer biasanya sudah menyediakan brosur berisi rincian cicilan dan DP. Tapi, untuk mengukur kemampuan finansial sendiri, alangkah baiknya kamu membuat skema kredit sendiri. Berikut ini hal-hal yang harus diperhatikan.

  • Besaran gaji bulanan
  • Besaran cicilan motor
  • Tenor
  • Total pembayaran saat kredit lunas

Ambil contoh Alejandro. Dengan gajinya yang sebesar Rp7 juta dan tabungan Rp8 juta, dia pengin membeli sepeda motor Yamaha Vixion. Namun dia merasa masih galau, antara membeli motor baru atau bekas.

Harga Vixion 2020 baru yang ditawarkan dealer adalah Rp27 juta, sementara Vixion bekas keluaran 2013 ada di kisaran Rp17 juta. Alejandro sudah melakukan survei beberapa opsi simulasi kredit motor baru dari sebuah leasing.

Sebagai informasi dasar, pihak leasing menawarkan cicilan sepeda motor Vixion baru sebagai berikut.

  • Uang muka paling rendah = Rp7 juta.
  • Tenor mulai dari 12 bulan, 24 bulan, dan 36 bulan.

Skema kredit motor baru

Andai Alejandro memilih untuk mengajukan kredit motor baru. Sebelum memulai perhitungan, dia harus mengumpulkan data-data finansialnya dahulu seperti berikut.

  • Gaji = Rp7.000.000
  • Pengeluaran rutin Alejandro per bulan = Rp3.000.000
  • Sisa = Rp4.000.000 (gaji dikurangi pengeluaran rutin)

Sesuai penawaran dari dealer, harga beli tunai Vixion 2020 baru adalah Rp27 juta. Alejandro memutuskan untuk memilih tenor 36 bulan alias 36 kali bayar cicilan.

Mengenai minimal pembayaran uang muka atau Down Payment (DP) adalah Rp7 juta yang mana diambil dari uang tabungannya.

Selanjutnya, kisaran cicilan per bulan selama 3 tahun (36 bulan) adalah Rp669.000. Angka ini didapatkan dari harga tunai dikurangi uang muka kemudian dibagi 36.

Dengan begitu didapatkanlah kisaran total biaya yang dikeluarkan setelah pelunasan untuk tenor 36 bulan, yaitu:

(Rp669.000 x 36 bulan) + Rp7.000.000 = Rp31.084.000

Skema kredit motor bekas

Sementara jika Alejandro memilih untuk membeli motor Vixion bekas, pembelian tunai dihargai Rp17 juta.

Jika ingin mencicil, pihak leasing menawarkan DP Rp4 juta dengan cicilan Rp500 ribu per bulan selama 36 bulan. Jadi perencanaan keuangan yang perlu disiapkan sebagai berikut.

  • Pembayaran uang muka: Rp4.000.000
  • Cicilan bulanan selama 36 kali: Rp550.000

Maka kisaran total bayar yang akan dikeluarkan selama 3 tahun adalah Rp23.800.000.

Kesimpulannnya untuk kredit motor baru selama 36 bulan terdapat selisih Rp7.084.000 dari harga beli tunai. Sementara, untuk kredit motor bekas selisihnya sebesar Rp6.800.000 dibandingkan pembelian tunai.

Meski sekilas sepeda motor bekas lebih murah, namun Dodi harus mempertimbangkan lagi.

Motor bekas yang diincar sudah berumur 5 tahun. Maka risikonya adalah terdapat biaya perbaikan yang lebih besar dan itu berarti pengeluaran lagi dong!

Kalau motor bekas yang dibeli baru berumur satu hingga tiga tahun, mungkin jatuhnya memang lebih murah.

Beda halnya jika bedanya hingga 5 tahun dengan sepeda motor baru, maka selisih lebih murah Rp200 ribu itu sebenarnya terbilang mahal.

Belum lagi ada bonus garansi yang akan kamu dapatkan kalau membeli motor baru. Setidaknya lumayan gratis biaya servis dan ganti oli untuk beberapa kali periode servis berkala awal.

Jadi jika kondisi keuanganmu memang memungkinkan untuk membeli motor baru, kenapa tidak? Tapi bukan berarti membeli motor bekas tidak ada keuntungannya juga ya.

Jangan lupa lindungi motormu dengan asuransi

Asuransi motor adalah produk perlindungan finansial yang akan memberimu jaminan atas biaya perbaikan mesin, biaya perbaikan kerusakan fisik akibat benturan atau kecelakaan, atau bahkan kehilangan akibat dicuri.

Umumnya, pembelian motor baru secara kredit melalui dealer atau leasing resmi sudah memberi nasabah dengan perlindungan asuransi motor. Salah satu bentuknya adalah servis dan ganti oli gratis.

Namun jika kamu membeli motor baru secara tunai atau membeli motor bekas, tidak akan diberikan asuransi motor secara cuma-cuma, alias kamu harus beli sendiri.

Supaya lebih aman lagi, lindungi juga dirimu sendiri dari biaya perawatan di rumah sakit andai kamu mengalami kecelakaan di jalan raya. Jangan lupa tagihan perawatan di rumah sakit itu tidak murah.

Nah jangan sepelekan manfaat asuransi motor ya. Coba cari tahu selengkapnya apa saja manfaat selengkapnya dan bagaimana cara mendapatkan asuransi motor di Lifepal.

Mungkin kamu masih punya kendala atau pertanyaan seputar perencanaan keuangan pribadi atau rumah tangga, jangan ragu untuk berkonsultasi di Tanya Lifepal.

FAQ seputar tips lebih baik beli motor bekas atau baru

Apa keuntungan kredit motor baru?

Keuntungan yang didapatkan dengan membeli motor baru secara kredit di dealer resmi adalah kelengkapan asuransi motor.

Contoh manfaatnya adalah gratis biaya servis dan ganti oli. Sebagian dealer atau leasing juga memberikan asuransi TLO berupa manfaat ganti rugi jika motor mengalami kerusakan yang sangat parah atau penggantian unit baru jika motor hilang dicuri.

Apa keuntungan beli motor bekas?

Dari sudut pandang pengeluaran, membeli motor bekas jelas lebih murah. Selain itu keuntungan dibandingkan membeli motor baru sebagai berikut.

  • Lebih leluasa menentukan pilihan produk motor yang sesuai dengan kebutuhan. Dibandingkan membeli motor baru, ada beberapa fitur tertentu yang kita mungkin tidak butuhkan dan membuat harganya lebih mahal.
  • Gak perlu khawatir harga jual jatuh jika nanti harus dijual lagi. Beda jika membeli motor baru, lalu ingin menjualnya. Harga jualnya pasti terpaut jauh, apalagi jika ditambah kondisinya yang sudah tidak mulus, pernah mengalami benturan, atau bahkan jika modelnya tidak laku di pasaran.
  • Jika ingin diangsur, cicilan bulanannya terhitung ringan. Selesai bertransaksi, motor pun bisa langsung dikendarai.

Apakah asuransi motor bisa melindungi motor bekas?

Asuransi motor bisa melindungi motor baru dan bekas. Jika tidak diberikan oleh dealer atau leasing, perlindungan asuransi motor bisa didapatkan dengan membelinya sendiri.

Cari tahu ulasan selengkapnya tentang asuransi motor di Lifepal.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →