Cara Kerja Pinjaman Uang Cepat dan Risikonya

permbandingan koinvorks dan lainnya

Pinjaman uang cepat paling efektif dimanfaatkan saat terdesak atau terhimpit oleh keadaan ekonomi. Kebanyakan lembaga yang menawarkan pinjaman semacam ini memberikan bunga sekitar 1% per hari. Ada juga yang memberikan bunga per bulan jika tenor yang diberikan cukup lama.

Dengan banyaknya lembaga yang menawarkan uang cepat, maka masyarakat diharapkan dapat lebih bijaksana dalam menentukan pilihan. Setidaknya, pastikan lembaga tersebut sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memiliki sistem kerja yang jelas.

Jenis-jenis Pinjaman Uang Cepat

Jenis Pinjaman Uang Cepat

Ada beberapa pilihan lembaga yang menawarkan pinjaman yang bisa kalian gunakan. Setiap perusahaan menawarkan pinjaman yang berbeda-beda, tetapi persyaratannya hampir sama.

Berikut jenis pinjaman uang cepat yang bisa dijadikan pilihan.

1. CashWagon

Situs layanan pinjaman kilat, seperti Cashwagon memberikan pinjaman dengan proses pencairan terbilang cepat, yaitu tidak sampai 24 jam. Dana pinjaman hanya sebesar Rp5 juta. Karena jumlah pinjaman yang ditawarkan tidak besar, maka tenor yang diberikan juga singkat, yaitu sekitar 10 sampai 40 hari.

Cashwagon juga memberikan program bebas biaya untuk pinjaman pertama. Jadi, Anda tidak memikul beban bunga sama sekali atau bunga 0% untuk pinjaman pertama dengan tenor selama 10 hari.

Sebagai syaratnya untuk bisa mendapatkan pinjaman, peminjam harus:

  • Memiliki KTP.
  • Memiliki pekerjaan tetap.
  • Penghasilan setidaknya mencapai Rp2 juta per bulan.

2. Dana Rupiah

Dana Rupiah merupakan lembaga penyedia pinjaman yang menawarkan proses pencairan lebih cepat, yaitu dalam hitungan menit saja. Dana Rupiah berbasis aplikasi yang bisa diunduh secara gratis.

Besaran pinjaman yang ditawarkan di Dana Rupiah mencapai Rp2 juta dengan tenor pinjaman mulai dari 21 hingga 90 hari. Sedangkan suku bunga yang diberikan sebesar 1% per hari. Bila dicontohkan, jika kalian meminjam dana sebesar Rp1 juta dengan tenor 30 hari, maka total pengembalian yang harus dibayarkan  adalah Rp1,3 juta.

Syarat-syarat khusus bagi peminjam di Dana Rupiah adalah:

  • Peminjam harus Warga Negara Indonesia (WNI) di atas 18 tahun.
  • Memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap.
  • Memberikan nomor kontak ponsel keluarga terdekat.

3. Julo

Julo merupakan aplikasi yang menawarkan solusi pinjaman uang dengan cepat. Pinjaman uang di Julo memiliki limit angka maksimal sebesar Rp8 juta dengan tenor mulai dari 1-6 bulan. Bunga yang diberikan mencapai 0,33% per hari.

Anda cukup mengisi data pribadi di aplikasi Julo dan menunggu proses verifikasi yang tidak lama. Saat sudah disetujui, maka dana pinjaman akan dikirim dalam kurun waktu kurang dari 28 jam saja. Namun sebelumnya, Anda harus memenuhi beberapa persyaratan berikut.

  • Peminjam berusia 21-50 tahun.
  • Memiliki pekerjaan sebagai pegawai negeri atau swasta.
  • Berdomisili di Jabodetabek.
  • Memiliki penghasilan minimum sebesar Rp3 juta.

4. Tunaiku

Tunaiku merupakan produk dari Amar Bank dengan bentuk batas maksimal pinjaman mencapai Rp20 juta. Prosesnya terbilang cepat karena hanya memerlukan waktu satu hari melalui pengajuan di aplikasi.

Produk Tunaiku tidak memberikan tingkat suku bunga yang besar tiap bulannya, yaitu hanya 3% per bulan. Hanya saja, jika ada keterlambatan membayar cicilan, maka akan dikenakan denda dengan bunga 0,16% per hari.

Persyaratan pinjaman lewat Tunaiku, yaitu:

  • Peminjam harus memiliki kartu tanda penduduk (KTP).
  • Peminjam harus punya pekerjaan.
  • Penghasilan peminjam minimal Rp2 juta.

5. Pinjam Yuk

Untuk meminjam di Pinjam Yuk, kalian harus mengisi formulir pengajuan pinjaman melalui aplikasi Pinjam Yuk. Perusahaan peminjam satu ini juga terbilang cepat dalam mencairkan pinjaman uang, yaitu tidak sampai 4 jam saja uang pinjaman sudah sampai di rekening pribadi.

Sistem pinjaman di Pinjam Yuk menggunakan sistem diskonto yang mana berarti pembayaran akan dilakukan secara langsung dengan biaya layanan sebesar 14% dari jumlah pinjaman. Sebagai contoh, jika kalian meminjam Rp1 juta, maka dana yang akan kalian terima sebesar Rp860 ribu.

Limit pinjaman di Pinjam Yuk sebesar Rp600 ribu, Rp1 juta dan Rp1,2 juta, dengan tenor pinjaman selama 7 hari dan 14 hari. Jika telat membayar pinjaman, maka akan dikenakan biaya keterlambatan Rp40 ribu (hari pertama) dan ditambah denda harian 1% dari besaran pinjaman.

Syarat pengajuan pinjaman di Pinjaman Yuk terbilang mudah dan hampir serupa dengan aplikasi lembaga pinjaman lainnya, yaitu:

  • Peminjam harus berusia lebih dari 18 tahun.
  • Peminjam harus WNI.
  • Memiliki akun atau rekening bank pribadi.
  • Memiliki penghasilan tetap setiap bulan.

6. UangMe

Produk UangMe menawarkan pinjaman uang cepat mulai dari Rp400 ribu sampai Rp4 juta, dengan tenor  3-4 bulan. Untuk meminjam di layanan UangMe, Anda hanya mengisi data di formulir aplikasi UangMe dan menunggu verifikasi selama 30 menit.

Bunga di UangMe sebesar 0,07% per hari dan biaya layanan sebesar 0,02% per hari. Kedua biaya ini akan diakumulasi dan dibayar bersama cicilan setiap bulannya.

Sebagai contoh, jika kalian meminjam Rp1 juta dengan tenor waktu 4 bulan, maka bunga yang harus dibayarkan sebesar Rp21 ribu per bulan dan biaya layanan sebesar Rp60 ribu per bulan. Dengan begitu, total bunga dan biaya layanan sebesar Rp324 ribu. Sehingga total uang yang harus dikembalikan ke UangMe sebesar Rp1,324 juta.

Persyaratan meminjam di UangMe adalah:

  • Peminjam harus WNI yang berusia di atas 21 tahun.
  • Peminjam adalah karyawan swasta atau negeri yang memiliki rekening pribadi.

Risiko Pinjaman Uang Cepat

slip gaji

Ada beberapa risiko yang harus diketahui sebelum mengajukan pinjaman uang cepat lewat online maupun sejenisnya seperti di bawah ini.

1. Waspadai bunga tinggi

Tingkat bunga pinjaman uang cepat relatif tinggi, baik mekanisme online maupun sejenisnya. OJK sendiri tidak mengatur soal batasan bunga pinjaman, semuanya diserahkan kepada perusahaan pinjaman.

2. Besaran pinjaman tidak besar

Sebagaimana sifat pinjaman diberikan secara cepat dan mudah, maka berimbas kepada jumlah pinjaman yang tidak besar. Untuk pinjaman dalam jumlah yang lebih besar harus tetap mengajukan di bank.

3. Tenor pinjaman yang diberikan cukup singkat

Selain besaran pinjaman yang tidak besar, tenor yang diberikan juga cukup singkat, yaitu umumnya diberikan waktu selama 7-30 hari. Hal itu akan membebankan Anda dalam membayar angsuran atau cicilan dengan cepat. Dampaknya, peminjam lebih berisiko terkena denda.

4. Banyak perusahaan pinjaman belum terdaftar di OJK

Masih banyak perusahaan pinjaman yang tidak terdaftar di OJK. Maka dari itu, periksa terlebih dahulu aplikasi pemberi pinjaman yang ingin dipilih terkait statusnya di OJK. Jika tidak, maka Anda harus menanggung risikonya sendiri.

5. Ada biaya keterlambatan

Cicilan yang menunggak akan dikenai sanksi berupa biaya keterlambatan. Karena itu, peminjam harus menanyakan atau membaca seluruh perjanjian pinjaman secara teliti agar tidak terlibat mekanisme keterlambatan.

Pinjaman uang cepat cenderung memberikan kemudahan yang mana efektif dalam menarik peminjam yang sedang menghadapi kebutuhan ekonomi yang mendesak. Meski begitu, pastikan lembaga pemberi pinjaman pilihan Anda telah terdaftar di OJK. Setidaknya dengan begitu, lembaga tersebut beroperasi secara legal sesuai hukum yang berlaku di Indonesia.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →