Asyik! Pemerintah Akan Kirim PNS Berprestasi untuk Sekolah di Selandia Baru Hingga Australia

pns

pns

Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) bekerja sama dengan perguruan tinggi dalam dan luar negeri dalam rangka mencapai tiga sasaran reformasi birokrasi dengan melibatkan ASN/PNS. Birokrasi bersih dan akuntabel, birokrasi yang kapabel dan pelayanan yang prima, adalah tiga target yang harus dicapai dari program bernama Double Degree ini. 

Program ini diperuntukkan bagi para ASN/PNS. Mereka yang terpilih akan disiapkan menjadi reform agent.

Kementerian PANRB menginisiasi kerja sama Double Degree di berbagai bidang antara lain Universitas Indonesia, Universitas Hasanudin, University of Melbourne, Australia serta Victoria University of Wellington, Selandia Baru. 

“Para ASN yang mengikuti Double Degree disiapkan sebagai reform agent, yang paham isu dan masalah internal serta dikolaborasikan dengan konsep dan perkembangan paradigma reformasi birokrasi yang berkembang di dunia,” ungkap Menteri PANRB Syafruddin, dalam acara Launching Program Double Degree, di Jakarta.

Para ASN/PNS dari dari seluruh instansi pemerintah akan diseleksi dan direkrut untuk menjalani pendidikan di berbagai bidang. Bidang yang akan dipelajari adalah administrasi pemerintahan, kebijakan publik, e-government, reformasi sektor publik, dan ekonomi.

Peserta didik yang terpilih akan menjalani pendidikan selama satu tahun di Universitas Indonesia atau Universitas Hasanuddin. Setelah dinyatakan lulus, mereka akan mengenyam pendidikan di University of Melbourne atau Victoria University of Wellington. 

Nantinya, Universitas Indonesia akan menjadi garda terdepan dalam mengawal pengembangan SDM Aparatur di wilayah barat. Di sisi lain, Universitas Hasanuddin akan mengawal pengembangan SDM Aparatur di wilayah timur Indonesia. 

Baca juga: CPNS 2019 Bakal Digelar Oktober, Begini Alur dan Syarat Pendaftarannya!

Kenapa University of Melbourne dan Victoria University of Wellington yang dipilih?

pns
University of Melbourne. (Shutterstock)

Perlu dicatat, University of Melbourne dan Victoria University of Wellington merupakan universitas yang memiliki reputasi unggul dalam program kebijakan publik serta e-government.

Program ini juga menunjukkan konsep open government yang digaungkan Presiden RI Joko Widodo. 

“Indonesia penting untuk bisa terbuka, mengembangkan kreativitas, inovasi, dan kecepatan dalam dunia yang hyperconnected,” imbuh Menteri Syafruddin.

Menurutnya, program ini juga sangat fundamental bagi pengembangan reformasi birokrasi di Indonesia, karena mengakar pada inti kualitas SDM Aparatur yang menjalankan pemerintahan.

Sementara itu, Sekretaris Kementerian PANRB Dwi Wahyu Atmaji, mengatakan bahwa program ini sesuai dengan semangat Perayaan Kemerdekaan Indonesia ke-74 tahun yang bertema SDM unggul Indonesia Maju. 

“Fokus utama ini adalah peningkatan kapasitas ASN untuk mengawal berbagai program terkait reformasi birokrasi dan peningkatan kualitas pelayanan,” ujarnya. 

Baca juga: Gak Susah dan Miskin di Hari Tua! Ini Lho 5 Keuntungan Menikah dengan PNS

Lima tahapan pelaksanaan program double degree

Ada lima tahapan dalam pelaksanaan program double degree ini. Tahap pertama, adalah sosialisasi program kepada seluruh instansi pemerintah. Kedua, pendaftaran dan seleksi untuk menjaring calon ASN/PNS yang akan menjadi mahasiswa. 

Tahap berikutnya, para mahasiswa menjalani satu tahun pendidikan di Universitas Indonesia atau Universitas Hasanuddin untuk mempelajari local content

Tahap keempat, yakni melakukan satu tahun pendidikan di Victoria University of Melbourne atau University of Wellington untuk mempelajari paradigma administrative reform di dunia. Tahap kelima, atau terakhir, adalah mahasiswa dinyatakan lulus dan kembali ke instansi masing-masing. (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis