Mengenal Produk Bank Syariah, Manfaat, dan Kelebihannya

pilihan produk bank syariah

Pada umumnya, masyarakat awam hanya mengetahui bahwa produk dan layanan bank terbatas pada simpanan dan pinjaman konvensional saja, padahal masih banyak lagi.

Ada banyak produk menarik perbankan yang bisa dimanfaatkan, termasuk produk bank syariah atau produk perbankan syariah yang selama ini belum banyak diketahui masyarakat secara luas.

Tidak hanya itu, ada pula yang menyediakan produk asuransi syariah yang bahkan bisa kamu beli tidak hanya melalui perbankan, tetapi juga marketplace asuransi seperti Lifepal.

Saat ini, ada beberapa jenis produk bank syariah yang disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan zaman.

Perlu diketahui bahwa bank syariah tidak hanya melayani tabungan haji atau tabungan umroh saja, melainkan juga ada beberapa produk lain, termasuk pinjaman modal usaha. 

Pilihan produk-produk bank syariah yang bermanfaat

Produk bank syariah bisa berupa tabungan/simpanan, pembiayaan, pinjaman hingga jasa-jasa keuangan lainnya.

Pada permukaannya, jenis produk yang ditawarkan tidak jauh berbeda dengan produk bank konvensional secara umum, namun perbedaannya terletak kepada adanya akad dan sistem yang digunakan.

Berikut ini adalah beberapa produk bank syariah atau produk perbankan syariah yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas berdasarkan kebutuhan.

  • Tabungan syariah
  • Deposito syariah
  • Gadai syariah
  • Pembiayaan atau pinjaman syariah
  • Giro syariah

Tabungan syariah

Tabungan syariah terikat dengan adanya kesepakatan atau akad antara nasabah dan bank, yaitu akad mudharabah tentang simpanan yang pengelolaannya diberikan kepada bank dengan sistem bagi hasil.

Produk syariah ini menerapkan sistem bagi hasil, jadi bukan bunga karena adanya unsur riba yang tidak halal.

Bank syariah berperan mengelola dana simpanan untuk disalurkan sebagai modal usaha produktif yang sesuai dengan prinsip syariat. Keuntungannya diberikan dalam bentuk bagi hasil kepada nasabah sesuai kesepakatan.

Deposito syariah

Deposito syariah adalah produk simpanan berjangka yang dikelola oleh bank dengan berdasarkan kepada syariat. Produk ini bisa didapatkan untuk nasabah perorangan dan perusahaan dengan menggunakan prinsip mudharabah

Deposito syariah bisa ditarik setelah jangka waktu simpanan telah berakhir atau jatuh tempo, yaitu pada pilihan 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan, 12 bulan, hingga 24 bulan.

Keuntungan deposito di bank syariah berupa nisbah atau bagi hasil. Umumnya, nisbah yang ditawarkan adalah 60:40 untuk nasabah dan bank. Melihat angka tersebut, gak heran kalau banyak kalangan menilai keuntungan deposito bank syariah lebih tinggi. 

Apa manfaat memiliki deposito syariah?

  • Pembagian keuntungan bisa kamu atur sendiri dan bisa dijadikan jaminan pembiayaan.
  • Pengelolaan dana secara syariah jadi dipastikan halal. 
  • Adanya fasilitas automatic roll over (ARO). 
  • Dana nasabah dipastikan aman karena dijamin Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Gadai syariah

Gadai syariah adalah layanan pinjaman tunai dari bank syariah kepada nasabahnya. Khususnya dalam hal ini, gadai syariah menggunakan akad rahn atau ijarah. Sebagai syarat utama, nasabah wajib menyerahkan barang jaminan.

Pada penerapannya, jika nasabah atau debitur tidak sanggup melunasi cicilan, maka barang jaminan akan dijual untuk menutupi utang. Jika harga jualnya melebihi utang, maka kelebihannya akan dikembalikan kepada debitur.

Untuk biaya administrasi, debitur dikenakan biaya pemeliharaan barang.

Sebagaimana dalam pandangan Islam bahwa barang gadai tetap menjadi milik debitur, maka otomatis biaya pemeliharaan akan ditanggung oleh debitur yang kemudian dibayarkan kepada kreditur atau bank.

Pembiayaan atau pinjaman syariah

Pinjaman syariah adalah layanan bank berupa pemberian sejumlah uang tunai terutang kepada nasabah. Selanjutnya, nasabah wajib melunasi utang tersebut dalam bentuk pembayaran langsung atau cicilan.

Transaksi semacam ini tidak tidak tergolong riba selama bertujuan tolong-menolong dan tetap mengikuti syariat. 

Keuntungan bank didapatkan dari margin harga beli barang di toko dengan harga jual kepada nasabah.

Misalnya, nasabah meminjam uang tunai untuk membeli komputer, maka bank syariah akan membelikannya terlebih dahulu di toko, jadi barangnya sudah ada. Lalu, komputer itu dijual kepada nasabah dengan harga yang lebih tinggi.

Contoh lainnya dikenal dengan sistem bagi hasil, yaitu saat kita pinjam sejumlah uang untuk modal usaha. Bank akan dapat beberapa persen dari profit usaha kita nantinya. Persentase profit sharing akan disetujui bersama di muka.

Giro syariah

Giro syariah mirip dengan tabungan syariah yang berfokus pada layanan simpanan uang rupiah atau mata uang asing. Namun bedanya, transaksi giro menggunakan warkat cek dan bilyet giro

Nasabah giro, disebut juga dengan giran, bisa dari perorangan atau badan hukum yang membutuhkan kemudahan bertransaksi dalam jumlah yang sangat besar kapan saja.

Kalau kamu punya pertanyaan terkait produk simpanan dan investasi lainnya sekaligus mendapatkan rekomendasi kepada berbagai produk asuransi yang ada di Indonesia, konsultasikan saja di Tanya Lifepal!

Akad di dalam produk bank syariah

Di bawah ini pembagian-pembagian produk perbankan syariah berdasarkan akadnya.

Bagi hasil syariah

Sistem bagi hasil pada bank syariah diterapkan dengan cara berbagi keuntungan atau disebut profit sharing. Artinya, nasabah dan bank saling membagi keuntungan bersih dari hasil usaha atau investasi, jadi dengan kata lain tidak menggunakan sistem bunga seperti bank konvensional.

1. Mudharabah

Mudharabah adalah kerja sama dengan memberikan pinjaman modal kepada mudharib (debitur) dengan perjanjian yang disepakati antara kedua belah pihak demi mendapatkan laba usaha. Di dalam bank konvensional dikenal sebagai produk kredit atau pinjaman.

2. Musyarakah

Musyarakah adalah kerja sama antara dua pihak atau lebih dengan pembagian laba dan kerugian berdasarkan persentase dana yang digunakan untuk modal usaha. Di dalam bank konvensional dikenal sebagai produk pembiayaan untuk usaha.

3. Muzara’ah

Muzara’ah adalah kerja sama dalam mengelola lahan atau tanah kepada orang lain dengan pembagian imbalan bagi pemilik lahan dan pengelola lahan sesuai dengan kesepakatan. Di dalam bank konvensional dikenal sebagai produk pinjaman modal usaha.

4. Musaqah

Musaqah adalah kerja sama dalam mengelola kebun atau tanaman dengan pembagian sesuai dengan akad antara pemilik kebun dan pengelola kebun. Di dalam bank konvensional dikenal sebagai produk pembiayaan modal usaha.

Tabungan atau simpanan syariah

Produk tabungan atau simpanan dalam bank syariah memungkinkan untuk mengenakan biaya titipan kepada nasabah.  

1. Wadi’ah

Wadi’ah adalah titipan dimana nasabah dapat menitipkan barang atau uang dengan ketentuan terdapat biaya jasa titipan dari bank syariah sebagai pengelola titipan. Seperti produk tabungan/simpanan dalam bank konvensional.

2. Mudharabah

Mudharabah adalah simpanan dana yang dapat digunakan oleh bank (pengelola modal) untuk modal usaha dengan imbalan bagi hasil yang telah disepakati antara nasabah dengan bank.

Seperti produk simpanan di bank konvensional yang dapat digunakan bank untuk memberikan modal usaha kepada debitur. 

Kredit syariah

Produk bank konvensional yang paling banyak diminati adalah produk kredit. Contoh produk kredit syariah umum diaplikasikan untuk pembelian kendaraan, rumah, atau barang lainnya sesuai dengan kebutuhan nasabah.

1. Bai Murabahah

Bai Murabahah adalah pembelian barang dengan penambahan keuntungan yang diketahui oleh pembeli. 

Penjual juga wajib memberi tahu modal pembelian barang tersebut sehingga ada transparansi harga serta keuntungan yang didapatkan oleh penjual.

Contohnya produk pembiayaan kendaraan atau rumah dalam produk bank konvensional.

2. Bai Salam

Bai Salam adalah akad jual beli dalam bentuk pemesanan barang sesuai dengan kriteria yang diinginkan pembeli serta disanggupi oleh pembuat atau penjual.

Metode pembayaran akad ini di muka dengan penyerahan barang di kemudian hari.

3. Bai Istishna

Bai istishna adalah akad jual beli dalam bentuk pemesanan pembuatan barang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan pembeli dan disepakati oleh pembuat atau penjual.

Metode pembayaran dalam akad ini bisa dilakukan dengan metode cicilan.

Contoh produk ini di bank konvensional seperti pembelian kendaraan atau rumah dengan metode kredit atau cicilan.

4.  Ijarah

Proses transaksi dengan akad ijarah biasanya digunakan dalam pembiayaan kendaraan. Debitur akan dikenai biaya sewa barang sekaligus menjadi cicilan pembelian barang pada saat periode sewa berakhir.

Jasa keuangan syariah lainnya

Produk jasa yang ditawarkan bank syariah cukup banyak, seperti penggunaan ATM, internet banking, dan sebagainya untuk memudahkan transaksi perbankan.

Dalam konteks produk bank syariah atau produk perbankan syariah, layanan tersebut dapat dikenakan biaya yang dibebankan kepada nasabah.

1. Wakalah

Wakalah adalah nasabah memberikan kekuasaan kepada bank untuk melakukan pengelolaan keuangan seperti transfer, pembukuan dan sebagainya.

Atas usaha yang dilakukan oleh bank tersebut akan mendapatkan komisi dari nasabah. 

2. Hawalah

Al-Hawalah adalah mengalihkan utang kepada orang lain dengan maksud menolong. Pengalihan utang ini tetap harus berdasarkan kerelaan dari kreditur maupun debitur.  

3. Rahn

Rahn adalah menahan aset debitur dengan imbalan pinjaman dana atau modal dari kreditur. Istilah sederhananya adalah menggadaikan barang untuk mendapatkan pinjaman.

Debitur akan dikenai biaya pemeliharaan yang dapat dicicil sesuai dengan akad di awal.  

4. Qardh

Qardh adalah penyaluran dana dengan maksud menolong. Nasabah wajib mengembalikan pokok pinjaman sesuai dengan akad.

Nasabah boleh melebihkan jumlah pembayaran dari pokok sebenarnya tetapi tidak boleh atas dasar paksaan apalagi dicantumkan dalam perjanjian. 

Manfaatkan asuransi syariah untuk mengamankan keuanganmu

Selain produk perbankan syariah, penting juga buat memiliki proteksi keuangan, terutama yang berbasis syariah juga.

Asuransi syariah adalah produk keuangan berbasis syariat yang memberikan nasabahnya sejumlah pertanggungan andai mengalami musibah yang menyebabkan kerugian secara finansial.

Produk perlindungan ini bisa diperoleh dengan membayar sejumlah dana kontribusi tiap bulan atau tahun.

Dengan memiliki asuransi syariah, nasabah berperan dalam upaya menolong nasabah lainnya yang mengalami risiko finansial (tabarru’) sebagaimana dana kontribusi yang terkumpul akan digunakan untuk menanggungnya.

Fatwa MUI telah menjamin bahwa asuransi syariah adalah produk keuangan yang halal sehingga pastinya sesuai dengan syariat Islam.

Ada beberapa pilihan yang ditawarkan di dalam asuransi syariah berdasarkan jenis pertanggungan yang diinginkan, yaitu:

  • Santunan uang tunai jika tertanggung kehilangan penghasilan akibat PHK atau kebangkrutan usaha, mengalami cacat akibat kecelakaan, atau meninggal dunia.
  • Jaminan biaya kesehatan untuk menanggung biaya berobat di rumah sakit.

Dengan memiliki asuransi syariah, kamu bisa terhindar dari beban keuangan yang terlalu berat dan mendadak karena asuransi yang akan menanggungnya.

Dengan begitu, kamu bisa membuat perencanaan keuangan jangka panjang dengan lebih tenang.

Kelebihan dan kekurangan produk bank syariah

Produk bank syariah atau produk perbankan syariah memang menentramkan khususnya bagi umat Islam.

Masyarakat kontemporer yang mulai memperdalam agama biasanya lebih sadar tentang bahaya riba demi menaati aturan syariat.

Perlu diketahui bahwa produk bank syariah atau produk perbankan syariah tidak dikhususkan untuk umat dan golongan tertentu saja.

Bank syariah bersifat terbuka kepada seluruh masyarakat yang ingin memanfaatkan produk-produk syariah yang disediakan.

Hanya saja kekurangan produk bank syariah menjadikan produk-produknya kurang kompetitif dibandingkan dengan bank konvensional.

Hal tersebut terjadi karena bagi hasil maupun akad keuntungan pembagian laba benar-benar harus diperhitungkan dengan matang.

Pertanyaan seputar produk bank syariah

Apa saja pilihan produk bank syariah?

  • Tabungan syariah
  • Deposito syariah
  • Gadai syariah
  • Pembiayaan syariah
  • Giro syariah

Apa itu akad mudharabah dalam tabungan syariah?

Mudharabah adalah simpanan dana yang dapat digunakan oleh bank (pengelola modal) untuk modal usaha dengan imbalan bagi hasil yang telah disepakati antara nasabah dengan bank.

Apa itu akad wadi'ah dalam tabungan syariah?

Wadi’ah adalah titipan dimana nasabah dapat menitipkan barang atau uang dengan ketentuan terdapat biaya jasa titipan dari bank syariah sebagai pengelola titipan.

Apa itu asuransi syariah?

Asuransi syariah adalah produk keuangan berbasis syariat yang memberikan nasabahnya sejumlah pertanggungan andai mengalami musibah yang menyebabkan kerugian secara finansial.

Pertanggungan ini bisa berupa santunan tunai dan jaminan biaya kesehatan untuk pribadi maupun keluarga.

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →