Mengenal Profesi Paling Dicari Versi Nadiem dan Kisaran Gajinya

profesi paling dicari

Nadiem Makarim belum lama ini menyebutkan, lima pekerjaan atau profesi paling dicari di Indonesia saat ini. Lima profesi tersebut banyak kita temui di berbagai bidang industri. 

Bahkan, mantan Bos Gojek itu menyebut mereka yang menggeluti bidang profesi itu tidak akan sulit mendapatkan pekerjaan di manapun, terlebih di industri yang serba digital ini. Mereka adalah analyst, researcher, UX designer, product manager, dan software engineer

Segala jenis industri, yang mulai beralih ke digital dalam proses produksinya pasti membutuhkan kelima posisi tersebut. Tanpa kelimanya, bisnis bisa-bisa mandek karena gagal beradaptasi dengan perkembangan zaman. 

Mungkin beberapa di antara kamu masih awam dengan profesi itu, supaya lebih jelas yuk kenali tugas dan tanggung jawab lima profesi paling dicari ini: 

1. Analyst (analis)

seorang pria melihat laptop
Analyst (Shutterstock)

Analis merupakan seorang yang memiliki tugas untuk me-review data-data dan menerjemahkannya ke dalam sebuah informasi yang dibutuhkan. 

Di setiap bidang profesional memiliki analis masing-masing. Misalnya, analis keuangan, analis media, analis kebijakan, dan masih banyak lagi. 

Data yang telah diterjemahkan itu kemudian digunakan untuk mengevaluasi kebijakan atau membuat sebuah kebijakan baru di dalam perusahaan. 

Kalau melihat tugasnya ini, pantas saja posisi ini masuk ke dalam profesi paling dicari versi Nadiem Makarim. Terlebih sekarang eranya digital, arus pertukaran data dari berbagai belahan dunia sangatlah mudah, tinggal butuh saja untuk melihatnya secara utuh.

Gaji seorang analyst pun beragam, tergantung dari industrinya dan masa kerja. Rata-rata Rp 8-20 jutaan. Tapi ada juga yang memberikan gaji hingga Rp 40 juta terutama di industri pertambangan. 

2. Researcher (peneliti)

beberapa orang tengah berdiskusi
Researcher (Shutterstock)

Dunia terus mengalami perkembangan yang pesat, setiap harinya ada aja hal-hal baru yang diperkenalkan dari berbagai bidang. Misalnya ada pengenalan teknologi ponsel pintar terbaru, pengenalan obat-obatan terbaru, dan masih banyak lagi. 

Penemuan terbaru tersebut tidak akan berhasil tanpa adanya peran dari peneliti. Peneliti memiliki tugas untuk mengumpulkan data, mengorganisirnya, menganalisa, dan memprediksi trend ke depannya. 

Gaji researcher berkisar antara Rp 4 juta hingga Rp 20 jutaan. 

3. UX Designer 

melihat data
UX Designer (Shutterstock)

Kini era digital telah merajalela. Semua industri berlomba-lomba untuk mentransformasikan bisnis mereka dari konvensional ke online. Sayangnya, proses migrasi tersebut tidak akan berhasil tanpa adanya peran dari UX Designer. 

UX Designer merupakan posisi yang vital di dalam industri digital saat ini. Mereka memiliki peran dan tanggung jawab memastikan setiap kanal digital perusahaan, seperti website atau aplikasi, sangat ramah pengunjung. 

Hal itu bisa diukur dengan indikator desainnya, tampilan warna, kemudahan aksesnya, fitur-fitur di dalam web atau aplikasi itu sendiri, dan masih banyak lagi. 

Untuk mengetahui apa yang diinginkan oleh pengunjung dibutuhkan riset-riset tentang pengalaman pengunjung saat mengunjungi sebuah web atau aplikasi . UX Designer biasanya bekerja sama dengan tim dari Product Manager dan Tech untuk merealisasikannya. 

Setelah didapat datanya, baru mereka mulai merancang tampilan dari website itu disesuaikan dengan data tentang pengalaman pengunjung tadi. 

Rata-rata gajinya mulai dari Rp 9 juta hingga Rp 28 juta. Semakin senior tentu semakin tinggi gajinya.

4. Product Manager

seorang pria medata paket
Product Manager (Shutterstock)

Nah, profesi paling dicari selanjutnya adalah Product Manager. Posisi ini memiliki peran yang sangat vital bagi pengembangan produk sebuah bisnis. Salah satu tugas mereka adalah memikirkan kira-kira produk seperti apa yang bakal disukai oleh konsumen. 

Biasanya posisi ini ada di perusahaan-perusahaan teknologi. Mereka selalu bekerja mengembangkan website maupun produk digital agar disukai pengguna. 

Untuk mengetahui produk seperti apa yang disukai oleh masyarakat, mereka harus bekerja sama dengan tim peneliti dan tim UX lalu memutuskan langkah selanjutnya demi pengembangan produk. 

Gaji rata-rata per bulan mulai dari Rp 5 juta untuk yang level junior atau fresh graduate, sampai Rp 50 juta untuk posisi senior. 

5. Software Engineer

seorang pria tengah bekerja di depan laptop
Software Engineer (Shutterstock)

Yang terakhir adalah posisi Software Engineer. Posisi ini biasanya diisi oleh tenaga kerja jebolan jurusan IT. Mereka memiliki peran melakukan pengembangan, pengujian, dan evaluasi terhadap sebuah perangkat lunak komputer. 

Sehari-harinya, mereka berkutat dengan bahasa-bahasa pemrograman seperti Python, C++, dan Java. Tanpa software engineer, kegiatan bisnis yang melibatkan pemrograman komputer bakalan kesulitan. 

Gaji software engineer berkisar dari Rp 6 juta untuk junior, dan Rp 30 jutaan untuk yang senior. 

Itulah lima profesi paling dicari versi Nadiem Makarim, yang disebutnya sebagai pekerjaan yang paling hot saat ini. Buat kamu yang sudah terjun ke pekerjaan ini, patut berbangga hati. 

Sementara yang belum bekerja, segera persiapkan diri sedari kuliah dengan mengambil jurusan-jurusan yang berhubungan profesi tersebut. (Editor: Chaerunnisa)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →