Proses Klaim Asuransi Mobil yang Benar Tuh Seperti Ini

proses klaim asuransi mobil

Proses klaim asuransi mobil ternyata tidak serumit yang dibayangkan. Yang menjadikannya susah sering kali karena pemilik polis asuransi mobil tidak memahami aturan klaim dengan benar.

Jika sudah begitu, akhirnya menimbulkan kendala saat mengajukan klaim asuransi. Alhasil, terjadi penolakan lantaran tidak sesuai dengan ketentuan di dalam polis

Tidak heran bermunculan pendapat yang menyatakan bahwa urusan asuransi mobil itu ribet dan malah merugikan. Sudah bayar premi setiap bulan, tapi giliran mau klaim ternyata dibilang tidak sesuai aturan main. 

Nah, biar hal ini tidak terjadi kepada kamu, yuk pahami proses klaim asuransi mobil yang benar. 

Mengenal jenis asuransi mobil

Sebelum mengetahui proses klaim asuransi mobil, kamu harus tahu dulu jenis-jenis asuransi mobil yang ada sebagaimana beda jenis pertanggungan maka beda pula proses pengajuan klaimnya. 

Ada dua jenis pertanggungan di dalam produk asuransi mobil yang pemilik kendaraan bisa pilih sesuai kebutuhan, yaitu:

  • All risk
  • TLO (Total Loss Only)

Asuransi mobil all risk

Asuransi all risk atau comprehensive adalah produk asuransi yang memberikan ganti rugi jika kendaraan nasabah mengalami kerusakan, baik berskala ringan maupun parah. Selain itu, produk ini juga menanggung risiko kehilangan kendaraan.

Produk perlindungan menyeluruh ini cocok untuk calon nasabah yang memiliki kendaraan baru, harga mobil yang lebih mahal, atau sering dikendarai di jalanan ramai.

Nah, perbedaan asuransi all risk dan TLO (Total Loss Only) adalah pada jenis pertanggungannya. Meski begitu, proses klaim asuransi untuk kedua produk asuransi mobil ini tidak berbeda. 

Asuransi TLO

Terkait perlindungan asuransi TLO, nasabah hanya bisa mengajukan klaim jika mobilnya mengalami kerusakan parah saja, jadi tidak mencakup kerusakan yang ringan. Tingkat minimal keparahan yang ditanggung asuransi TLO adalah 75 persen. Tidak heran, premi asuransi TLO relatif lebih murah dibandingkan TLO. 

Asuransi TLO sangat cocok bagi mereka pemilik mobil baru maupun bekas. yang sering memarkir kendaraannya dalam waktu lama. Pasalnya, kendaraan tersebut rentan target pelaku kriminal, terlebih jika lokasi nasabah berada di area rawan pencurian. 

Selain dua jenis itu, kamu juga bisa melakukan perluasan pertanggungan. Dengan penambahan premi tersebut kamu akan mendapatkan perluasan tanggungan yang akan melindungi kendaraan dari kejadian bencana alam, sabotase, terorisme, dan kecelakaan diri penumpang yang biasanya tidak ditanggung oleh manfaat dasar asuransi kendaraan.

Biaya kedua asuransi ini pun tidak terlalu tinggi. Sesuai peraturan OJK, kamu hanya perlu membayar kisaran 0,05 persen untuk asuransi all risk atau 0,35 persen untuk asuransi TLO dari harga mobil. Tapi besaran tepatnya tergantung wilayah tempat tinggal nasabah dan kebijakan perusahaan asuransi yang dipilih, ya!

4 tahapan yang dilalui dalam proses pengajuan klaim asuransi mobil

Ada beberapa tahapan yang harus kamu lakukan saat mengajukan klaim asuransi mobil sebagai berikut.

  • Melaporkan kejadian.
  • Menyiapkan dokumen.
  • Survei atau analisis klaim.
  • Penggantian klaim.

1. Melaporkan kejadian

Langkah pertama saat kamu mengalami kerugian saat berkendara yang mengharuskan kamu melakukan klaim asuransi adalah melaporkan kejadian. Syarat pelaporan maksimal 3×24 jam pasca kejadian. Jadi kalau bisa secepat mungkin melapor, agar tidak terlambat. 

Jelaskan kepada pihak perusahaan asuransi kronologi kejadian yang kamu alami. Misalnya, saat mobil kamu misalnya mengalami kecelakaan, segera telepon pihak asuransi dan mengajukan klaim. Maka, saat itu kamu akan mendapat layanan mobil derek, perbaikan di bengkel rekanan, atau lainnya.

Jangan lupa. saat mengajukan klaim asuransi mobil sebaiknya dilengkapi dengan bukti-bukti yang jelas seperti foto badan (body) mobil yang penyok, bukti CCTV jika kendaraanmu hilang karena dicuri, maupun bukti lainnya. Selain itu, bukti bukti-bukti ini juga dapat menjadi bahan laporan ke pihak yang berwajib (polisi).

2. Menyiapkan dokumen

Selanjutnya kamu harus memastikan dokumen dan persyaratan klaim asuransi mobil yang diperlukan. Adapun dokumen yang diperlukan dalam mengajukan klaim asuransi mobil di antaranya fotokopi STNK, fotokopi SIM, Fotokopi polis asuransi, formulir klaim asuransi dan surat keterangan polisi apabila mobil mengalami lecet karena kecelakaan.

Selain itu, perusahaan asuransi akan memberikan formulir klaim kepada kamu. Isi dan lengkapi formulir ini, agar dapat digunakan untuk memperbaiki mobil tersebut di bengkel rekanan. Jangan lupa untuk menyampaikan bahwa dokumen pengajuan klaim sedang disiapkan. 

3. Survei atau analisis klaim

Untuk memastikan kebenaran atas klaim yang diajukan, pihak asuransi akan segera melakukan survei. Ada dua cara yang biasanya dilakukan, yaitu tim survei mendatangi tempat kita untuk melihat kondisi kendaraan secara langsung, atau kitalah yang membawa kendaraan ke bengkel rekanan asuransi untuk dicek lebih lanjut.

Sebisa mungkin, tunggulah survei selesai dilaksanakan sebelum kembali mengendarai mobil yang diasuransikan. Jika klaim diajukan untuk kasus kehilangan, tim survei akan mempelajari berkas-berkas kejadian yang dikirimkan sebelum menyetujui klaim penggantian. 

Namun jika klaim akibat kecelakaan, kita akan mendapatkan surat pengantar berupa surat perintah kerja (SPK) untuk melakukan perbaikan mobil di bengkel rekanan atau bengkel yang ditunjuk oleh perusahaan asuransi. 

4. Penggantian klaim

Setelah semua proses selesai dilalui selanjutnya penggantian klaim sesuai dengan kejadian yang kamu alami. Jika klaim karena kerusakan, kamu hanya perlu memperbaikinya di bengkel rekanan asuransi. 

Perlu diingat, jaminan asuransi mobil tidak selalu 100 persen dari kejadian (kecelakaan, kerusakan atau kehilangan) yang menimpa mobil tersebut, ya. Seperti kita ketahui, pada setiap tahunnya mobil akan mengalami penyusutan nilai mobil atau biasa diketahui sebagai aktiva tetap.

Penyusutan nilai mobil ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, misalnya faktor kerusakan alami, spare part yang aus, bencana alam, atau faktor ekonomis seperti harga perolehan, nilai sisa, umur ekonomis dan metode penyusutan nilai mobil lainnya. 

Maka sesuai dengan kondisi penyusutan nilai mobil tersebut, kerugian yang dijamin oleh pihak asuransi atas mobil tidak akan 100 persen diganti.

Jadi perhitungkan hal ini dengan tepat dan jangan segan untuk menanyakannya pada perusahaan asuransi pilihan kamu, ya!

Syarat klaim asuransi mobil

Mengenai syarat untuk proses klaim asuransi mobil biasanya berbeda tergantung kejadian atau kasus yang alami.  Adapun beberapa syarat yang dimaksud berikut.

Klaim asuransi mobil karena kecelakaan

Berikut ini beberapa syarat saat mengajukan klaim kecelakaan mobil:

  • Mengisi formulir pengajuan klaim.
  • Surat keterangan dari kepolisian.
  • Fotokopi polis asuransi mobil.
  • Fotokopi KTP dan SIM.
  • Bukti kejadian (beberapa foto setelah kecelakaan terjadi).

Klaim asuransi mobil karena kerusakan ringan

Mobil lecet atau penyok merupakan kesalahan ringan yang hanya akan ditanggung jika kamu mendaftarkan asuransi mobil all risk atau komprehensif. Cara klaim asuransi mobil lecet ini sama dengan asuransi all risk dan asuransi comprehensive, yaitu:

  • Fotokopi STNK, fotokopi SIM, Fotokopi polis asuransi.
  • Formulir klaim asuransi dan surat keterangan polisi apabila mobil mengalami lecet karena kecelakaan.
  • Siapkan foto dokumentasi kondisi mobil yang mengalami lecet, untuk bisa mendapatkan klaim asuransi. Kirimkan foto tersebut melalui surel kepada pihak asuransi mobil. 

Klaim asuransi mobil karena pencurian

Untuk klaim kehilangan akibat pencurian, syaratnya yaitu:

  • Formulir pengajuan klaim.
  • Fotokopi KTP, SIM, STNK.
  • Surat keterangan dari kepolisian terkait kejadian pencurian mobil.
  • Surat bukti pemblokiran STNK kendaraan.

Keterlibatan pihak ketiga (TPL)

Jika kejadian melibatkan pihak ketiga atau disebut dengan istilah Third Party Liability (TPL), maka diperlukan tambahan dokumen seperti:  

  • Fotokopi KTP, SIM, STNK dari pihak ketiga.
  • Surat keterangan dari kepolisian.
  • Surat pernyataan atas tuntutan ganti rugi dari pihak ketiga yang dibubuhkan meterai.
  • Surat pernyataan dari pihak ketiga, di mana tertulis bahwa yang bersangkutan tidak memiliki layanan asuransi.

Apa itu biaya own risk saat proses klaim asuransi mobil?

Perlu diketahui, saat proses klaim asuransi mobil, biasanya kamu akan diminta sejumlah uang yang disebut biaya risiko sendiri atau disebut deductible. 

Deductible adalah sejumlah biaya yang harus dibayar pemilik polis asuransi jika dia mengajukan klaim. Ini adalah biaya yang harus dibayarkan oleh pemilik polis asuransi tiap satu kali mengajukan klaim asuransi

Jenis klaim yang akan dikenakan biaya deductible tersebut hanya klaim asuransi yang terjadi akibat kerusakan fisik dan tidak berlaku untuk kerugian nonfisik, misalnya akibat dari tuntutan hukum.

Besarannya bervariasi, tergantung kepada premi yang dibayarkan. Semakin besar biaya premi yang dibayarkan, maka biaya deductible menjadi semakin rendah dan berlaku sebaliknya. 

Umumnya, biaya ini berada di kisaran Rp300 ribu per kejadian. Untuk kasus klaim akibat huru-hara adalah 10 persen dari nilai klaim, minimal Rp500 ribu.

Untuk lebih jelasnya, berikut simulasi biaya deductible saat proses klaim asuransi mobil.

  • Kamu mengajukan klaim asuransi mobil akibat menabrak mobil lain.
  • Perkiraan perbaikan mobil setelah diperhitungkan oleh perusahaan asuransi sekitar Rp3 juta.
  • Polis asuransi mobil yang kamu miliki, memiliki jaminan asuransi comprehensive dan tanggung jawab pihak ketiga.
  • Deductible yang tertera dalam polis sebesar Rp300 ribu per kejadian.
  • Pada saat mobil selesai diperbaiki oleh pihak bengkel, biaya sebesar Rp300.000 akan ditagihkan sebagai biaya deductible.

Bagaimana jika klaim asuransi ditolak?

Meskipun telah melakukan proses klaim asuransi mobil dengan benar, bisa saja perusahaan asuransi menolak pengajuan klaimmu. Penolakan klaim bisa terjadi apabila ada tindakan yang disengaja maupun tidak disengaja dapat menggugurkan pertanggungan seperti pembayaran premi yang tidak rutin maupun ada upaya penipuan.

Namun, apabila penolakan tersebut karena ada dokumen ataupun persyaratan yang kurang, maka kamu bisa terlebih dahulu melengkapi persyaratan dokumen yang diminta untuk melanjutkan proses pengajuan klaim.

Apabila klaim asuransi ditolak walaupun semua persyaratan dipenuhi dan tidak ada pelanggaran pada ketetapan ataupun persyaratan yang tercantum di dalam polis, kamu bisa mengadukan masalah ini kepada Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI) untuk menindaklanjuti sengketa yang terjadi.

Badan yang didirikan oleh biro perasuransian, Otoritas Jasa Keuangan (OJK). dan juga Kementerian Keuangan ini akan membantu nasabah dan perusahaan asuransi dalam menangani dan menyelesaikan sengketa klaim asuransi yang terjadi.

Laporan sengketa tersebut bisa dilakukan dengan menyertakan bukti-bukti penolakan klaim dilakukan karena adanya kelalaian dari pihak asuransi. 

Adapun untuk melakukan pengaduan, kamu dapat menghubungi BMAI melalui:

  • Kantor BMAI: Gedung Menara Duta LT.7, JL.Rasuna Said Kav.B-9, Jakarta
  • Email [email protected]
  • Telepon 021-5274145.

Jangan ragu untuk melindungi kendaraan kesayanganmu dengan asuransi

Setelah mengetahui ternyata proses klaim asuransi mobil tidaklah serumit yang dibayangkan, tentu kamu semakin ingin memiliki asuransi mobil, bukan?

Asuransi mobil saat ini menjadi kebutuhan penting bagi pemilik kendaraan. Kendaraan akan terlindungi dari berbagai risiko yang mengintai dengan produk asuransi yang tepat.

Untuk mendapat asuransi mobil terbaik, kamu perlu memilih perusahaan asuransi yang menawarkan layanan komplit. Premi pun harus kompetitif, tidak murah, tapi tidak juga kemahalan.

Selain itu, kamu juga harus memahami syarat dan ketentuan polis yang kamu pilih.  Memahami aturan main yang diterapkan perusahaan asuransi agar dapat menggunakan layanan secara maksimal. Pasalnya banyak dari nasabah tidak membaca dengan cermat dan mempelajari polis asuransi sebelum meneken perjanjian.

Sebelum membeli produk asuransi, yang terpenting adalah mempelajari polis yang diterbitkan sehingga tidak salah mengartikan. Sebab polis merupakan dokumen yang berisi keterangan kendaraan, nilai kendaraan yang diasuransikan dan klausul.

Kalau kamu ingin mengetahui lebih dalam soal asuransi kendaraan, yuk cari tahu di Lifepal. Karena Lifepal menyediakan layanan konsultasi gratis bagi kamu yang ingin mendapatkan perlindungan asuransi yang paling cocok dengan kebutuhan!

FAQ seputar proses klaim asuransi mobil

Asuransi all risk menanggung ganti rugi atas risiko kerusakan mobil akibat kecelakaan lalu lintas, kerusakan mobil pada semua tingkatan, kehilangan kendaraan, banjir, bencana alam dan Tanggung Jawab Hukum Pihak Ketiga.
Asuransi mobil TLO menjamin ganti rugi atas kerusakan mobil pada tingkatan mencapai 75 persen atau jika dianggap sudah sepenuhnya tidak bisa beroperasi secara wajar. Asuransi TLO juga menanggung kehilangan mobil akibat pencurian.
Ada sanksi bagi pembuat klaim kehilangan palsu dan termasuk pihak perusahaan asuransi yang menghindari dari kewajiban pembayaran ganti rugi kepada nasabah.

Seluruh ketentuan ini telah diatur di dalam Peraturan Pemerintah Nomor 73 tahun 1992 Pasal 23 dan dalam keputusan Menteri Keuangan Nomor 225 Tahun 1993.

Kamu juga bisa dijerat Pasal 266 ayat (1) subs Pasal 242 ayat (1) KUHPidana tentang memberikan keterangan palsu dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara.

Berikut ini tips yang bisa membantu kamu dalam melakukan klaim asuransi mobil tanpa penolakan:

  • Hubungi pihak asuransi sesegera mungkin.
  • Siapkan bukti dan tunjukkan.
  • Jelaskan kronologis kejadian secara jelas dan rinci.
  • Lengkapi persyaratan dan serahkan.
Apabila klaim asuransi ditolak walaupun semua persyaratan dipenuhi dan tidak ada pelanggaran pada ketetapan ataupun persyaratan yang tercantum di dalam polis, kamu bisa mengadukan masalah ini kepada Badan Mediasi dan Arbitrase Asuransi Indonesia (BMAI) untuk menindaklanjuti sengketa yang terjadi. 

Laporan sengketa tersebut bisa dilakukan dengan menyertakan bukti-bukti penolakan klaim dilakukan karena adanya kelalaian dari pihak asuransi. 

Adapun untuk melakukan pengaduan, kamu dapat menghubungi BMAI melalui:

  • Kantor BMAI: Gedung Menara Duta LT.7, JL.Rasuna Said Kav.B-9, Jakarta
  • Email [email protected]
  • Telepon 021-5274145.
Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →