Gak Cuma Laku, Ini 3 Hal kalau Bisnis Milik Kamu Tergolong Sukses

Bisnis sukses kenali dulu ketiga hal-hal ini

Gimana sih cara menilai sebuah bisnis sukses atau tidak? Cara paling mudah adalah melihat seberapa besar laba bersih yang bisa dicetak oleh pemilik bisnis. Gak cuma itu lho, kamu bisa mengenali sebuah bisnis memiliki kesuksesan, kayak apa? 

Balik lagi banyak orang menganggap bahwa bisnis mereka rintis disebut-sebut sukses lantaran menghasilkan uang. Nah yang naman orang berjualan atau berbisnis pasti akan menghasilkan uang, tapi apa bisa dibilang sukses? 

Namun jangan salah, laba besar belum tentu bisa dikatakan dapat bertahan sampai bertahun-tahun lho. Karena potensi kehilangan pelanggan itu cukup besar dan banyak sekali faktornya.

Salah satu faktor yang kiranya cukup mengkhawatirkan adalah perginya para pelanggan setia kita ke tangan kompetitor. Nah kalau udah begini pasti ada yang gak beres nih dengan bisnismu

Kenny Kline, Founder Managing Partner dari JAKK Solution agensi marketing di New York mengatakan bahwa ada tiga cara sederhana untuk memastikan bagaimana sebuah bisnis dinyatakan sanggup mengungguli kompetitornya. Ingin tahu lebih lanjut? Mari simak ulasannya di bawah sini. 

1. Produknya sering diomongin

Produk kamu dikenal karena banyak dibicarakan orang
Produk kamu dikenal karena banyak dibicarakan orang, (Shutterstock).

Bisnis sukses bukan hanya dilihat dari urusan jualan, namun juga bagaimana produknya bisa dikenal oleh masyarakat. Ketika kamu menjual satu produk dan semua orang membicarakannya entah mulai dari teknologi yang canggih hingga memiliki desain serta harga menarik. 

Jeff Bezos, Elon Musk, Richard Branson, dan CEO-CEO serta orang terkaya di dunia lainnya tentu bisa mendapat publikasi gratis di media karena bisnis mereka yang sukses. Gak semudah itu bagi sebuah brand untuk bisa muncul di media, kecuali mereka memang beriklan.

Untuk memiliki produk yang beken, tentu saja butuh ide gila dan kreativitas tingkat dewa. Contohnya seperti Keluarga Ghermezian yang bermigrasi dari Iran ke Kanada. Memutuskan hijrah ke Kanada, Ghermezian mendirikan mall dengan konsep lain dari yang lain. 

Lewat Triple Five Worldwide, mereka mengoperasikan Mall of America, dan West Edmonton (Kanada), yang akhirnya dinobatkan sebagai Mall Terbesar di Dunia oleh Guinness World Records.

Nah produk-produk unik seperti inilah yang tentu bakal diingat banyak orang. Inilah contoh bisnis sukses yang strateginya patut kamu ketahui.

2. Memiliki reputasi bisnis yang baik

Produk yang kamu jual memiliki reputasi baik
Produk yang kamu jual memiliki reputasi baik, (Shutterstock).

Seiring perkembangan teknologi yang canggih serta keberadaan media sosial, maka semakin mudah pula kabar atau isu buruk tentang sebuah bisnis tersebar. Dalam hitungan detik pun hal tersebut bisa terjadi. 

Namun di sisi lain semakin mudah pula bagi kita untuk membangun reputasi terhadap bisnis yang kita dirikan. Tentu saja dengan memanfaatkan testimonial pelanggan di aplikasi atau media sosial.

Traveloka, TripAdvisor, Tiket.com, dan platform booking hotel lain tentu menjadi tempat di mana para pengusaha properti dan pariwisata membangun reputasi. Sementara itu, Zomato, Qraved, TravelokaEats, dimanfaatkan oleh para pengusaha kuliner. 

“Kami membesarkan bisnis real estate kami hingga jadi yang terbesar di Panama dengan cara menjaga reputasinya. Sebelum masuk ke urusan transaksi, maka yang dibutuhkan para klien adalah rasa percaya terhadap produk dan perusahaanmu. Sayangnya, banyak pengusaha yang melupakan aspek ini, padahal ini adalah aspek yang paling dasar,” ujar Founder Titanium Group, Baruj Avram di situs Inc.

3. Bisa raup untung besar lewat layanan premium

Menjual produk premium gak ada salahnya lho
Menjual produk premium gak ada salahnya lho, (Shutterstock).

Kesuksesan dalam penyediaan layanan premium, nomor satu hingga prioritas, juga bisa menjadi tolak ukur menilai sebuah kesuksesan usaha. Gak dipungkiri, jasa atau produk yang dijual tentu bakal menjadi suatu komoditas. 

Three Buns dan Burgreens bisa dikatakan memiliki kesamaan dalam menjual gourmet burger, keduanya pun bisa dibilang sebagai contoh bisnis sukses. Namun Burgreens menjual burger yang harganya lebih mahal, dan terbuat dari unsur nabati, pas bagi orang yang menjalani gaya hidup vegetarian.

Dengan menyajikan menu burger premium yang harganya jauh lebih mahal ketimbang McDonalds, resto ini tetap saja laris lho. Tentu saja hal ini disebabkan karena mereka tepat dalam membidik target pasarnya pada orang-orang yang menjalani gaya hidup sebagai vegetarian.

Itulah ketiga tolak ukur yang bisa digunakan untuk menilai bisnis sukses terhadap kompetitornya. Nah bagi kamu yang berencana menjalani sebuah usaha gak ada salahnya memperhatikan poin-poin di atas. (Editor: Mahardian Prawira Bhisma)

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →