Lagi Nyicil Rumah? Ayo Terapkan 4 Jurus Ini Biar Bebas dari Kata Bokek

cicilan rumah

cicilan rumah

Sedang punya cicilan rumah yang dibayar tiap bulan? Kamu tentunya butuh strategi keuangan yang tepat agar beban finansial yang satu ini gak menjadi kendala untuk bisa bebas finansial.

Cicilan rumah memang beda dengan cicilan kartu kredit atau kendaraan bermotor. Bagi yang ngambil KPR di bank konvensional, bunga cicilan itu sifatnya floating atau naik turun mengikuti suku bunga pada waktu yang telah ditentukan.

Berbeda dengan KPR syariah yang margin bagi hasilnya gak berubah dari awal kamu mencicil. Buat yang belum tahu, di KPR Syariah, gak ada istilah “suku bunga”, melainkan margin bagi hasil antara penerima dan pemberi KPR. Presentase margin ini juga besarnya flat alias gak berubah dari waktu ke waktu. 

Tapi terlepas dari konvensional atau syariah, intinya dua-duanya tentu menjadi beban finansial buatmu. Ketika besaran cicilan ini di atas 30 persen dari penghasilan per bulan maka keuanganmu malah jadi gak sehat.

Khusus buat kamu yang sedang nyicil rumah, mungkin beberapa strategi bujeting dan manajemen keuangan di bawah ini bisa bermanfaat. 

Baca juga: DP Rumah Turun, tapi Bunga KPR Masih Sebesar Ini Lho Persentasenya

1. Kurangi penggunaan kartu kredit

masih bayar cicilan rumah jangan sering pakai kartu kredit
Bijak pakai kartu kredit. (Pixabay)

Cicilan rumah yang dibayar tiap bulan sejatinya adalah cicilan utang. So, ada baiknya untuk mengurangi atau membatasi penggunaan kartu kredit untuk belanja ya.

Hal ini mungkin bisa diaplikasikan bagi kamu yang cicilannya sudah memasuki masa bunga floating. Mengapa demikian?

Karena gak sedikit dari kita yang kurang waspada ketika kita menggunakan kartu ini untuk belanja.

Sekali gesek uang memang gak berasa karena gak ada uang yang berkurang. Tapi ketika tagihan keluar, baru deh kaget melihat nominalnya. Bijak-bijak ya dalam menggunakan kartu yang satu ini.

Baca juga: Pilih KPR BTN, BCA, Mandiri, BRI, atau CIMB Niaga? Bandingkan Bunganya Berikut Ini

2. Jangan cicil mobil

masih bayar cicilan rumah jangan kredit mobil
Jangan dulu cicil mobil. (Pixabay)

Mengajukan kredit rumah dan mobil tentu bukan hal yang baik dilakukan. Karena dua aset tersebut nilainya sama-sama gak murah.

Baik rumah atau mobil, cicilan per bulan yang bakal kamu keluarkan ada di angka jutaan Rupiah. Mana ada yang ratusan ribu. 

Lain halnya dengan rumah, harga mobil yang kamu cicil justru mengalami depresiasi dalam hitungan waktu. Belum lagi, kamu juga harus siap dengan biaya-biaya kepemilikan mobil yang jumlahnya gak sedikit.

Kalau mau beli kendaraan saat nyicil rumah, ada baiknya pilih motor saja deh karena biaya operasionalnya gak besar. Atau naik kendaraan umum malah lebih baik.

Baca juga: Resmi, KPR Khusus Pengemudi Grab Cuma Rp 200 Jutaan

3. Cari investasi dengan risiko rendah dan tinggi

cicilan rumah
Cari investasi rendah dan tinggi risiko. (Pixabay)

Walau ada cicilan rumah, jangan jadikan alasan ini untuk gak berinvestasi lho. Kamu tetap butuh untuk bekal di masa depan. 

Pilihlah dua jenis instrumen untuk mengisi portofoliomu. Pertama adalah yang risiko rendah seperti reksadana pasar uang dan yang kedua adalah yang tinggi, yaitu saham blue chip.

Investasi berisiko rendah akan membantumu untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek atau menengah. Sebut saja seperti untuk biaya menikah atau pendidikan anak.

Sementara itu risiko tinggi tentu baik untuk masa depan alias pensiun. 

Khusus untuk investasi risiko tinggi, belilah saham blue chip yang rutin membagikan dividen, dengan cara rutin membeli setiap bulan. Hindari berinvestasi Forex, cryptocurrency, atau kontrak komoditas, dan lain sebagainya karena risikonya yang amat sangat tinggi.

Ada baiknya juga untuk tidak melakukan trading saham karena risko trading tentu lebih besar ketimbang investasi.

4. 10% saja untuk lifestyle

masih bayar cicilan rumah irit gaya hidup
Tekan pengeluaran lifestyle hingga 10 persen saja. (Pixabay)

Gak ada istilah puasa biaya traveling, gak boleh kulineran, atau stop belanja. Gimana kalau kita sepakati saja bahwa ketika nyicil rumah, maka pengeluaran untuk gaya hidup cukup 10 persen saja dari penghasilan per bulan?

Kalau mau belanja, kulineran, atau traveling ya silahkan saja. Asalkan pengeluaran untuk tiga aktivitas itu, gak lebih dari 10 persen dari total penghasilanmu. Cukup kan? 

Itulah empat strategi manajemen keuangan buat yang lagi nyicil rumah. Semoga bermanfaat, selamat mencoba. (Editor: Ruben Setiawan)

Marketplace Asuransi #1 di Indonesia

Cari Asuransi Terbaik Sesuai Anggaranmu

  • Bandingkan > 100 polis asuransi
  • Konsultasi & bantuan klaim gratis