Pusing Tiap Bulan Bayar Kredit Rumah Terus? Lunasi Aja Pakai Cara Ini

Jalan setahun, masih kuat. Jalan dua tahun, masih bisa tahan. Jalan tiga tahun, udah mulai berat. Entah gimana nantinya begitu masuk tahun keempat, masih sanggup gak ya? Kira-kira begitulah gambaran memiliki kredit rumah.

Asal tahu aja nih. Punya kredit rumah itu bukan urusan yang simpel lho. Mengajukannya aja udah susah payah. Begitu juga saat bayar, tiap bulan harus alokasikan bujet buat bayar cicilan. Udah gitu lunasnya pun lebih dari 10 tahun, bahkan hingga 20 tahun lebih.

Makanya gak sedikit orang yang merasa kredit rumah ini menjadi beban pikiran. Soalnya naiknya cicilan yang dipengaruhi besaran bunga yang fluktuatif bisa meningkatkan besaran cicilan itu sendiri.

Syukur-syukur saat bunga kredit rumah naik, gaji bulanan juga ikut naik dan bisa mengimbangi. Gimana kalau seandainya gaji gak naik? Apa gak pusing tuh?

Inilah kenapa banyak yang kepengin kredit rumahnya cepat lunas. Nah, kira-kira gimana ya caranya supaya kredit ini cepat beres? Cari tahu yuk dalam ulasan berikut ini.

1. Mengurangi sisa pokok kredit rumah

over kredit rumah
Kredit rumah (Ilustrasi).

Karena bank menerapkan perhitungan bunga anuitas dalam perhitungan kredit rumah, bagian terbesar dari cicilan yang kamu bayarkan di awal-awal dialokasikan buat membayar bunga.

Sebagai informasi, perhitungan bunga anuitas adalah perhitungan kredit yang komposisi pembayaran pokok kredit dan bunganya dimodifikasi sesuai dengan periode waktu pembayaran cicilan. Setelah periode tertentu, barulah kamu membayar pokok utang lebih besar.

Tentu aja besaran bunga yang kamu bayarkan tergantung dari besaran pinjaman yang dapat dari bank. Di sinilah kenapa pentingnya mengurangi sisa pokok utang supaya cicilan kredit yang dibayarkan lebih ringan dari sebelumnya.

Emang benar ada biaya penalti sebesar 1 persen-2 persen yang berlaku begitu kamu mengurangi sisa pokok utang. Namun, mengurangi sisa pokok utang plus membayar penaltinya masih lebih baik ketimbang membayar kredit yang suatu saat bisa meningkat besarannya.

2. Melakukan take over kredit

pinjaman kta tanpa kartu kredit
Take over kredit (Ilustrasi).

Cara ini juga bisa menjadi solusi buat kamu agar cicilan kredit rumah yang dibayarkan gak besar-besar amat. Caranya, pindahkan kredit saat ini dengan mengajukan kredit take over di bank lain.

Intinya, dengan melakukan take over, kamu berarti telah memindahkan kredit dari satu bank ke bank lain. Bunga take over jelas ditawarkan lebih murah ketimbang bunga kredit yang saat ini masih kamu bayarkan.

Proses pengajuan take over kredit kurang lebih sama dengan pengajuan KPR. Kamu diharuskan memiliki penghasilan tetap, lama kerja minimal 2 tahun, memberikan fotokopi rekening tiga bulan terakhir, fotokopi NPWP, hingga SPT PPh 21 pribadi.

Waktu yang dibutuhkan bank buat memproses pengajuan kredit take over juga kurang lebih sama dengan memproses pengajuan KPR, yaitu selama satu bulan.

Supaya take over ini gak sia-sia, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatikan. Pertama, kamu mesti bayar denda sebagai syarat melakukan take over. Besarannya antara 2-5 persen dari sisa pinjaman.

Kedua, kamu bakal dikenakan biaya-biaya sama seperti biaya-biaya yang berlaku saat mengurus KPR semisal biaya administrasi, biaya provisi, hingga biaya notaris.

3. Mengurangi sisa pokok kredit sekaligus ambil take over

kredit pemilikan rumah
Kredit pemilikan rumah (Ilustrasi).

Agar cicilan makin kecil, kamu bisa melakukan kedua cara di atas sekaligus, yaitu mengurangi sisa pokok kredit dan juga melakukan take over.

Kalau kamu mengambil opsi ini, hal pertama yang harus kamu lakukan adalah mengurangi sisa pokok kredit. Setelah beberapa lama membayar cicilan dengan kredit yang baru, lakukan take over sebagai langkah selanjutnya buat mengompres cicilan kredit.

Pastinya melakukan kedua cara di atas gak semudah yang dibayangkan, terutama soal penyediaan biaya. Dana yang kamu miliki berperan andil agar kedua cara di atas bisa dilakukan dengan lancar.

Siapkan dana pelunasan kredit rumah dengan investasi

Seperti yang disinggung di atas, ketersediaan dana berperan penting dalam pelunasan kredit rumah. Lagian juga kalau ada dana lebih, ngapain bayar cicilan lama-lama. Syukur-syukur dananya bisa langsung lunasi kredit. Bisa lepas deh dari beban utang.

Agar dana cepat terkumpul, mempersiapkannya bukan dengan cara ditabung, melainkan dengan diinvestasikan. Sebab return yang didapat dari investasi lebih besar dari menabung.

Buat informasi aja nih, menginvestasikan dana dengan membeli saham bisa memberi return sebesar 20,63 persen selama tiga tahun lho. Lebih besar bukan ketimbang kamu menyimpan di tabungan? Kamu juga bisa mendapat untung besar kalau menginvestasikannya ke reksa dana.

Jadi, daripada disimpan dalam bentuk tabungan, mendingan disimpan dalam bentuk saham atau reksa dana yuk! (Editor: Winda Destiana Putri).

Marketplace Asuransi #1 Indonesia
Jaminan termurah sesuai anggaran Layanan gratis dari beli hingga klaim Proses praktis, polis langsung terbit Pilihan polis dari 50 asuransi terpercaya
Lihat Penawaran Promo →